Berita Terbaru :
Hendak Menginap di Rumah Janda, TNI Gadungan Diamankan
Ajak Akhiri Polemik, Demokrat Sebut Jatim Butuh 10 Unit Mobil PCR
Politisi PDIP : Bu Risma Milik Warga Surabaya, Bukan Partai
Dianggap Pekerja Beresiko, Belasan Jurnalis Ikuti Rapid Test
   

Sungai Kotor Disulap Jadi Tempat Wisata Asyik dan Menarik
Mlaku - Mlaku  Senin, 02-12-2019 | 06:13 wib
Reporter : Khusni Mubarok
Di tempat tersebut, pengunjung bisa berwisata susur sungai dengan perahu rakit, berenang di sungai yang jernih, hingga terapi cocok ikan. Foto Khusni Mubarok
Berita Video : Sungai Kotor Disulap Jadi Tempat Wisata Asyik dan Menarik
Tuban pojokpitu.com, Wisata Pelang di Kabupaten Tuban, kini menjadi jujugan wisatawan. Tempat wisata yang awalnya sungai kotor penuh sampah, kini tiap minggu dikunjungi ribuan wisatawan.

Tempat Wisata Pelang berada di Desa Mandirejo, Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban, menjadi tempat wisata paling nge-trend di kalangan warga Kota Bumi Wali. Tiap akhir pekan, ribuan wisatawan dari tuban maupun kota lain datang untuk berwisata.

Pengunjung bisa berwisata susur sungai dengan perahu rakit, berenang di sungai yang jernih, hingga terapi cocok ikan. Salah satu yang paling diminati oleh wisatawan adalah terapi cocok ikan.

"Begitu kaki kita dicelupkan di air, ribuan ikan nila dan tombro akan mematuk kaki. Patukan tersebut dipercaya dapat mengangkat sel sel kulit. Agar ikan yang mematuk lebih banyak, pengunjung bisa memberi makan ikan dengan biji buah randu yag dijual di sekitar lokasi," kata Novi salah satu pengunjung
 
Selain terapi ikan, wahana lain yang menjadi favorit di wisata pelang adalah kolam renang. Kolam renang dipisah antara anak anak dan dewasa. Air yang terus mengalir dari mata air ke sungai, membuat air di kolam renang ini selalu jernih.

Menurut Agus Susanto, pengelola Wisata Pelang, pengunjung juga bisa menikmati nuansa asri sungai yang dipenuhi pohon sagu dengan wisata susur sungai. Untuk naik rakit menyusuri sungai, pengunjung hanya wajib membayar Rp 2 ribu per orang. Sementara untuk anak-anak disediakan perahu bebek, dengan biaya sewa Rp 15 ribu sekali menyusuri sungai.

"Wahana akhir yang bisa membuat pengunjung menikmati suasana alam pedesaan adalah kebon sagu, yang di kemas menyerupai taman sagu nan rindang. Pengunjung bisa berfoto selfie di kebon sagu itu," kata  Agus Susanto.

Menurut Agus Susanto, lokasi tersebut awalnya hanya sebuah sungai kecil penuh sampah. Namun, oleh kelompok sadar wisata atau Pokdarwis, sungai kemudian dibersihkan dan secara bertahap dibangun fasilitas-faslitas untuk menarik wisawatan.

Air yang mengalir di sungai ini bersumber dari kebon sagu, yang tumbuh di sekitar lintasan air sungai, yang tak pernah kering meski di musim kemarau.

Untuk masuk ke lokasi wisata pelang, pengunjung hanya diminta mengisi kotak seikhlasnya. Dengan harga yang super murah, pengunjung bisa berwisata di wahana alam, sambil menyegarkan badan dan pikiran setelah penat bekerja. (pul/VD:YAN)

Berita Terkait

Wisatawan Dipinggir Jalan Pacet Cangar Dibubarkan Petugas

Para Pelaku Usaha Wisata Usul Dapat Bantuan Sosial

Curhat Warga Sarangan Jual Cincin Untuk Makan

Virus Corona buat Jumlah Wisatawan Asing ke Borobudur Menurun
Berita Terpopuler
Dianggap Pekerja Beresiko, Belasan Jurnalis Ikuti Rapid Test
Peristiwa  2 jam

Politisi PDIP : Bu Risma Milik Warga Surabaya, Bukan Partai
Metropolis  1 jam



Cuplikan Berita
Gelombang Tinggi Terjang Pantai Selatan Lumajang
Pojok Pitu

Puluhan Rumah Warga Pantai Sine Terendam Banjir Rob
Pojok Pitu

Banjir Terjang 5 Kecamatan di Tengah Pandemi Covid-19
Jatim Awan

Dua Truk Pasir Terseret Lahar Dingin Semeru
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber