Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Metropolis 

Puluhan Mahasiswa Bagikan Bunga Pada Pengguna Jalan di Peringatan Hari Hiv Aids
Minggu, 01-12-2019 | 11:57 wib
Oleh : Mirza Azkia Muhammad Yoski Adiba
Surabaya pojokpitu.com, Tanggal 1 Desember yang juga sebagai hari Hiv Aids sedunia, diperingati oleh puluhan mahasiswa Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya, dengan membagikan ratusan bunga kepada pengguna jalan disekitaran lampu merah Taman Flora, Surabaya.

Ketua panitia acara, Fahmi Irfan Makruf, menjelaskan, tujuan kegiatan ini selain memperingati hari Hiv Aids Sedunia, juga memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai Hiv Aids, serta bagaimana cara mengatasi dan mencegahnya. "Kita memberikan wawasan agar masyarakat tidak mendiskriminasi orang-orang yang terkena Hiv Aids," ujarnya.

Lebih lanjut, Fahmi menerangkan, saat ini masih banyak masyarakat yang masih ketakutan ketika berhubungan dengan pengidap penyakit Hiv Aids. "Masyarakat menganggap bahwa saat kita berkomunikasi dengan pegidap, maka kita bisa saja tertular, padahal itu tidak benar," imbuhya.

Selain membagikan bunga, para mahasiswa juga melakukan kegiatan sharing mengenai Hiv Aids kepada pengunjung yang hadir di Taman Flora, Surabaya.

YDH, salah satu pengidap HIv Aids yang hadir dalam kesempatan tersebut, menerangkan bahwa pengidap Hiv Aids itu bukan hanya menderita penyakit saja, namun juga derita anggapan negatif masyarakat. "Banyak bilang bahwa penyakit ini merupakan penyakit kutukan, penyakit kelamin atau anggapan negatif lainya," ujar penedrita Hiv sejak tahun 2006 tersebut.

Baginya, stigma ini harus segera dirubah karena siapun  bisa saja terkena penyakit Hiv Aids, "Pernah tidak dibayangkan bahwa seorang ibu rumah tangga biasa yang baik-baik terkena, bahkan lulusan pondok pesantren bisa terkena virus Hiv Aids, bagaimana perasaan mereka," terangnya.

Pria, yang pernah divonis tidak panjang umur karena sudah stadium 4 ini, menambahkan, dukungan orang-orang terdekatlah yang mampu membuatnya bertahan hingga sekarang.  "Saya dikuatkan oleh almarhum bapak saya, beliau bilang kamu boleh mati, kamu boleh pergi, tapi hargai orang-orang yang sayang sama kamu, sudah berusaha sekuat tenaga untuk kamu," tutur bapak 2 anak ini. (yos)

 
 




Berita Terkait


Penderita HIV-Aids Kabupaten Bojonegoro Capai 1.160 Orang

KPAD Madiun Catat 113 Penderita HIV/Aids Tambahan

Puluhan Mahasiswa Bagikan Bunga Pada Pengguna Jalan di Peringatan Hari Hiv Aids

Puluhan Komunitas Gelar Aksi Damai Peringati Hari Hiv Aids se Dunia


4 Penderita HIV AIDS Dari 1117 Penderita Dipulangkan

Pemkab Nganjuk PUlangkan 4 PSK Penderita HIV Aids

35 Warga Binaan Rutan Medaeng Menderita Sakit HIV AIDS

Dinas Akan Segerah Sosialisasikan Perda HIV Aids
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber