Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Peristiwa 

Tambang Ditutup, Puluhan Warga Kehilangan Pekerjaan
Sabtu, 30-11-2019 | 14:39 wib
Oleh : Agung Prawoto
Pacitan pojokpitu.com, Polemik tuntutan ganti rugi PT. Gemilang Limpah Internusa, hingga kini belum berakhir. Di sisi lain, penutupan tambang milik investor asing tersebut, membuat puluhan pekerjaan kehilangan mata pencaharianya.

Penutupan tambang PT. Gemilang Limpah Internusa di Desa Kluwih Kecamatan Tulakan, membuat puluhan pekerja di perusahaan tersebut kehilangan pekerjaan. Salah satunya dialami oleh Kateni (52) warga Dusun Pinggir desa setempat.

Sudah sekitar 3 bulan terakhir, ia menganggur lantaran perushaan tempatnya bekerja ditutup, akibat polemik ganti rugi lahan,yang hingga kini belum selesai.

Sebelumnya, Kateni bekerja di PT milik investor asing tersebut,sebagai penggali terowongan tambang. Dengan upah minimal Rp 2 juta, dalam 2 minggu ia mengaku bisa mencukupi kebutuhan hidup keluarganya.

Namun, Kateni kini berencana untuk menjalankan profesi lamanya yakni merantau, jika tambang PT. GLI tak kunjung beroperasional kembali.
Selain kateni, ada sekitar 70 pekerja lain, di PT. GLI yang kehilangan pekerjaan. "Saya berharap, polemik yang melibatkan sejumlah warga Desa Cokrokembang dan PT. GLI,bisa segera berakhir," kata Kateni.

Sementara itu tarik ulur tuntutan ganti rugi, antara warga dan PT GLI hingga kini belum berujung. Meski sempat bertemu dan bernegosiasi, kedua belah pihak belum menuai kesepakatan. (yos)

Berita Terkait


Tambang Ditutup, Puluhan Warga Kehilangan Pekerjaan

Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber