Berita Terbaru :
Sampai Saat Ini, Pemprov Jatim Belum Memutuskan Kenaikan UMP 2021
Musim Panen Raya , Petani Mengeluh Harga Jual Tomat Sayur Rendah
Bangkalan Masuk Kabupaten Kategori Potensi Bencana Hidrometeorologi
Dinkop : Tidak Ada Pendaftaran Bantuan UMKM Secara Online
Pengerjaan Gedung Shelter Covid 19 Dimulai
Bawaslu Gandeng Santri Jadi Mitra Pengawasan Pilkada
Ribuan Pohon Ditanam di Bumi Perkemahan Glagah Arum Senduro
Masa Pandemi Bisa Tingkatkan Imun Untuk Refreshing di Coban Bidadari
Sekretaris DPC PPP: Meski Sudah Bukan Ketua DPC, Status Ra Mamak Tetap Kader PPP
Usai Pilkada Nanti, 22 Desa di Ngawi Gelar Pilkades
Pemkot Siapkan Pembelajaran Tatap Muka
   

Tambang Ditutup, Puluhan Warga Kehilangan Pekerjaan
Mataraman  Sabtu, 30-11-2019 | 14:39 wib
Reporter : Agung Prawoto
Pacitan pojokpitu.com, Polemik tuntutan ganti rugi PT. Gemilang Limpah Internusa, hingga kini belum berakhir. Di sisi lain, penutupan tambang milik investor asing tersebut, membuat puluhan pekerjaan kehilangan mata pencaharianya.

Penutupan tambang PT. Gemilang Limpah Internusa di Desa Kluwih Kecamatan Tulakan, membuat puluhan pekerja di perusahaan tersebut kehilangan pekerjaan. Salah satunya dialami oleh Kateni (52) warga Dusun Pinggir desa setempat.

Sudah sekitar 3 bulan terakhir, ia menganggur lantaran perushaan tempatnya bekerja ditutup, akibat polemik ganti rugi lahan,yang hingga kini belum selesai.

Sebelumnya, Kateni bekerja di PT milik investor asing tersebut,sebagai penggali terowongan tambang. Dengan upah minimal Rp 2 juta, dalam 2 minggu ia mengaku bisa mencukupi kebutuhan hidup keluarganya.

Namun, Kateni kini berencana untuk menjalankan profesi lamanya yakni merantau, jika tambang PT. GLI tak kunjung beroperasional kembali.
Selain kateni, ada sekitar 70 pekerja lain, di PT. GLI yang kehilangan pekerjaan. "Saya berharap, polemik yang melibatkan sejumlah warga Desa Cokrokembang dan PT. GLI,bisa segera berakhir," kata Kateni.

Sementara itu tarik ulur tuntutan ganti rugi, antara warga dan PT GLI hingga kini belum berujung. Meski sempat bertemu dan bernegosiasi, kedua belah pihak belum menuai kesepakatan. (yos)

Berita Terkait

Tambang Ditutup, Puluhan Warga Kehilangan Pekerjaan
Berita Terpopuler
Pemkot Siapkan Pembelajaran Tatap Muka
Malang Raya  10 jam

Masa Pandemi Bisa Tingkatkan Imun Untuk Refreshing di Coban Bidadari
Malang Raya  7 jam

Ribuan Pohon Ditanam di Bumi Perkemahan Glagah Arum Senduro
Peristiwa  6 jam

Usai Pilkada Nanti, 22 Desa di Ngawi Gelar Pilkades
Pilkada  9 jam



Cuplikan Berita
Kebakaran Pemukiman Padat Penduduk, Dua Rumah Petak Ludes Terbakar
Pojok Pitu

Diduga Korsleting Listrik, Dua Kafe di Area Alon-Alon Kota Terbakar
Pojok Pitu

Banjir Lahar Ganggu Aktivitas Warga dan Penambang
Jatim Awan

Polisi Amankan 169 Orang Dalam Aksi Demo Lanjutan
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber