Berita Terbaru :
Pasangan OK Segera Deklarasi Parpol Pengusung
Unik, UWK Malang Gelar Wisuda Secara Drive Thrue
Meski Harga Gabah Naik, Petani Tak Jual Semua Hasil Panennya
Mendagri Bilang Ada Kepala Daerah Yang Tidak Serius Tangani Covid-19
   

Air Bengawan Solo Tercemar Berwarna Hitam Kemerahan
Pantura  Jum'at, 29-11-2019 | 12:16 wib
Reporter : Avrizal Ilmi
Beginilah kondisi air sungai bengawan solo,yang melintasi kawasan kracakan di Desa Payaman Kecamatan Ngeraho Kabupaten Bojonegoro.
Bojonegoro pojokpitu.com, Air sungai bengawan solo di kawasan kracakan Desa Payaman Kecamatan Ngeraho Bojonegoro, berwarna hitam kemerahan,kondisi tersebut sudah berlangsung sejak tiga hari terahir. Sungai terpanjang di Pulau Jawa ini diduga telah tercemar berbagai jenis limbah dari kawasan hulu, seperti limbah tektil batik minuman keras ciu serta peternakan babi.

Air sungai yang mengalir deras ini terlihat berwarna hitam atau merah kehitaman. Menurut Suparman, warga setempat,kondisi tersebut sudah berlangsung sejak tiga hari terahir.

Padahal biasanya air sungai terpanjang di pulau jawa ini tidak separah ini. "Warga menduga bengawan solo mendapat limpahan limbah dari kawasan hulu Jawa Tengah," kata Suparman.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bojonegoro, Hanafi, mengatakan, pihaknya masih melakukan penelitian terkait kondisi air bengawan solo.

Karena sebelumnya Pemprov Jawa tengah sudah  melakukan kajian terhadap kandungan air yang berwarna merah. Hasilnya air sungai terpanjang di Pulau Jawa ini tercemar berbagai jenis limbah, diantaranya limbah tekstil batik, limbah ciu serta peternakan babi.

Warga mengaku resah, pasalnya air bengawan solo digunakan untuk mengaliri lahan pertanian. Bahkan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) juga menggunakan air sungai sebagai bahan baku.

Berita Terkait

Sulap Limbah Tali Plastik Jadi Tas Bernilai Rupiah

Warga Protes Mesin Pembakaran Limbah Pasien Covid 19 di RS Dokter Haryoto Lumajang

Bioplastik Kurangi Sampah Plastik Makanan

Peneliti Ecoton Temukan Limbah Mikroplastik Cemari Sungai Kalimas
Berita Terpopuler
Meski Harga Gabah Naik, Petani Tak Jual Semua Hasil Panennya
Ekonomi Dan Bisnis  2 jam



Cuplikan Berita
Ratusan Ibu Hamil Swab Massal di Gelora Pancasila
Pojok Pitu

Begini Pengakuan Bupati Menanggapi Pemakzulan DPRD Jember
Pojok Pitu

Karyawan Toko Tipu Korban dan Gelapkan Ribuan Lpg
Jatim Awan

Sebanyak 65 Guru SMP di Surabaya Reaktif
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber