Berita Terbaru :
KMP Munggiyango Hulalo Berlayar Tujuan Jangkar Pulau Kangean Madura
Kasus Positif Covid-19 Tembus 80.094, Suspek 47.859 Orang
DPR Duga Banyak RS Nakal Klaim Pasien Meninggal karena Covid-19
Tes Swab Kedua, 20 Pegawai Puskesmas Banyu Urip Dinyatakan Negatif
Kejari Tunggu Pelimpahan Tahap 2 Kasus Watu Dakon
Total 122 Karyawan Petrokimia Group Ditemukan Positif Covid 19
GPD Minta YKP Surabaya Dibubarkan
Ketua DPRD Sayangkan MPLS Tatap Muka SMPN 4
Kurang Hati-Hati Saat Bermain, Bocah 13 Tahun Jatuh ke Sumur
Cegah Peyebaran Virus Corona, Pengadilan Agama Akan Ditutup Seminggu
Penumpang Tewas di Dalam Bus, Evakuasi Dengan Protokol Covid-19
Petugas BPCB Eskavasi Struktur Bangunan Kaki Candi Kerajaan Kuno
Xenia Tabrak Warung Karena Sopir Berhalusinasi
Mobil Minibus Berisi Puluhan Jerigen BBM Terbakar di SPBU Pamekasan
Tak Tahan Dirawat, Pasien Covid-19 Pilih Kabur
   

DPRD Surabaya Bentuk Pansus Perubahan Nama Jalan
Peristiwa  Kamis, 28-11-2019 | 19:02 wib
Reporter : Dewi Imroatin
Surabaya pojokpitu.com, DPRD Surabaya akhirnya membentuk 4 pansus Raperda baru terkait pembebasan nama jalan, dan juga pengelolaan barang milik daerah. Diharapkan pembahasan Raperda dapat selesai tepat waktu.

Pembentukan pansus setelah gagal dalam pembahasan Raperda  pada periode 2014-2019 kemarin. Adapun pansus baru, yaitu Pansus penyelenggaraan, ketertiban umum dan ketentraman masyarakat. Pansus retribusi kekayaan daerah. Pansus tentang pengelolaan barang milik daerah. Pansus tentang penohonan pemberian dan perubahan nama jalan.

Sementara itu Wakil Ketua DPRD Reni Astuti mengaku sengaja baru membentuk pansus di akhir tahun,  lantaran kemarin anggota dewan yang baru tengah disibukkan dengan pembahasan APBD 2020.

Sedangkan AH Thony menegaskan, dalam aturan tidak mengatur Pansus harus tuntas sebelum tutup tahun. Masa kerja pansus pasca pembentukan selama 60 hari. Untuk itu pihaknya akan menjaga Pansus mengoptimalkan waktu yang telah ditentukan, sehingga  Raperda dapat selesai tepat waktu.

Terkait pansus tersebut, Wakil Walikota Surabaya Whisnu Sakti Buana berharap agar DPRD surabaya dapat cepat menyelesaikan. Karena menyangkut orang banyak. Terlebih  akhir tahun akan tutup anggaran, sehingga  jika molor otomatis tahun depan dibentuk kembali.

"Saya tidak mengerti kenapa DPRD Surabaya baru membentuk pansus,  karena rencana perubahan nama jalan sudah diajukan sejak awal tahun 2019 lalu," kata Whisnu Sakti Buana. (pul)

Berita Terkait

Pansus DPRD Surabaya Setujui 6 Pemberian Dan Perubahan Jalan Baru

Pansus Pastikan 3 Nama Jalan Batal Dirubah, Pemkot Jemput Bola Pergantian Identitas

DPRD Surabaya Bentuk Pansus Perubahan Nama Jalan

Tirulah penamaan Jl. Stasiun kota, Jl. Stasiun wonokromo dan Jl. Smea
Berita Terpopuler
GPD Minta YKP Surabaya Dibubarkan
Hukum  2 jam

Pemkab Ancam Tutup Lagi Lokasi Wisata Yang Tidak Paruh Protokol Kesehatan
Mlaku - Mlaku  17 jam

Periksa Hewan Qurban, Petugas Temukan Hewan Terjangkit Penyakit Hipersalivasi
Peristiwa  16 jam

Cegah Peyebaran Virus Corona, Pengadilan Agama Akan Ditutup Seminggu
Politik  2 jam



Cuplikan Berita
Mobil Rombongan Gubernur Jawa Timur Kecelakaan di Tol Mojokerto-Kertososno
Pojok Pitu

Dendam Lama, Karyawan Pabrik Kayu Bacok Teman Kerja Pakai Samurai
Pojok Pitu

Dari 51 Peserta UTBK Reaktif, 38 Orang Ternyata Negatif Covid 19
Jatim Awan

Orkemiban, Minuman Tinggi Anti Oksidan Berbahan Daun Kelor
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber