Berita Terbaru :
Manajemen Terus Melakukan Tracing Karyawan PT KTI
Dari 51 Peserta UTBK Reaktif, 38 Orang Ternyata Negatif Covid 19
Begini Cara Santri Ngaji di Ruang Isolasi
Orkemiban, Minuman Tinggi Anti Oksidan Berbahan Daun Kelor
Dalam Keadaan Mabuk, Sekelompok Pemuda Merusak Warung Kopi dan Aniaya Orang
Tiga Tersangka Pengedar Narkoba Diamankan Polisi
Menteri Kelautan Dan Perikanan Cabut Permen Nomer 56 Tentang Ekspor Benih Lobster
31 Kabupaten di Jawa Tmur Berpotensi Terjadi Kekeringan
Karena Diputus Pacar Terjadi Penculikan dan Penganiayaan
Maling Alat Alat Bengkel Dimassa
Tahun Ajaran Baru Akan Berlangsung Secara Virtual
Pemkab Akan Rapid Tes Seluruh Santri Gontor
Pasar Lumbung Pangan Target Menjangkau Ke 28 Kabupaten Kota di Jatim
Wakapolda Cek Perkembangan Covid 19 di Ponpes Gontor
Selama 14 Hari Terakhir Angka Kesembuhan Mencapai 2.150
   

Satreskrim Polres Kediri Ungkap Prostitusi Online
Mataraman  Kamis, 28-11-2019 | 15:14 wib
Reporter : Unggul Dwi Cahyono, Muhamad Zainurofi
Unit Perlindungan Perempuan dan anak Satreskrim Polres Kediri, membongkar bisnis esek esek melalui media sosial. Foto: Muhammad Zainurrofi
Kediri pojokpitu.com, Satreskrim Polres Kediri membongkar praktik prostitusi online di Kabupaten Kediri, mucikari berinisial MA alias Diko warga Desa Tengger Kidul, Kecamatan Pagu Kabupaten Kediri, berhasil diamankan. Pelaku mengaku telah dua kali menjual wanita yang merupakan temannya sendiri.

Diko, sang mucikari prostitusi online ini ditangkap, setelah pihaknya mengamankan tiga perempuan yang menjadi saksi dan dimintai keterangan terkait bisnis yang dijalankan Diko.

Kapolres Kediri, AKBP Roni Faisal, mengatakan, pengungkapan tersebut merupakan tindak lanjut dari penyelidikan yang dilakukan Satreskrim Polres Kediri. "Awalnya petugas mendapat informasi akan adanya prostitusi online di wilayah Kabupaten Kediri, petugaspun melakukan penyelidikan dan patroli cyber," ujar AKBP Roni Faisal.

Petugas berhasil mendeteksi adanya prostitusi online yang dilakukan oleh Diko. Selanjutnya tim buser melakukan serangkaian penyelidikan mengenai informasi tersebut. "Hasilnya benar, pelaku memperdagangkan seorang perempuan sebagai pemuas nafsu pria hidung belang," kata AKBP Roni Faisal.

Dihadapan penyidik, Diko mengaku baru dua kali menjual temannya tersebut kepada pria hidung belang dengan tarif Rp 500 ribu , kemudian Diko mendapatkan jatah bayaran sebersar 20 persen atau senilai Rp 100 ribu.

Bersama pelaku, polisi mengamankan uang tunai senilai Rp 500 ribu, telepon genggam, alat kontrasepsi, serta resi hotel.

Atas perbuatnnya tersebut, Diko terancam dijerat dengan pasal 296 KUHP dan pasal 506 KUHP, dengan ancaman hukuman minimal 3 tahun maksimal 15 tahun. (yos)

Berita Terkait

Prostitusi Model Cantik Dibongkar, Polisi Amankan Tiga Mucikari

Satreskrim Polres Kediri Ungkap Prostitusi Online

Sepasang Suami Istri Ditangkap Gara-Gara Bisnis Prostitusi

Baru Lulus SMA, Gadis Penyedia Prostitusi Diringkus Polisi
Berita Terpopuler
Pemancing Tersangkut Karang, Lalu Digulung Ombak
Malang Raya  11 jam

Ini Patut Menjadi Perhatian, Biker Tewas Dilindas Truk
Peristiwa  11 jam

Pemkab Bondowoso Akan Bangun Rumah Janda Tua Makan Daun Talas
Rehat  12 jam

Strategi Tabung Haji Dan Umroh Ringankan Beban Jamaah Saat Pandemi COVID-19
Ekonomi Dan Bisnis  9 jam



Cuplikan Berita
Viral Hasil Tes Rapid Peserta UTBK Berubah
Pojok Pitu

Dokter dan Satpam Postif Covid 19, Puskesmas Wates Mojokerto Ditutup Sementara
Pojok Pitu

Delapan Terkena Corona, Membuat Ribuan Karyawan PT KTI Diliburkan
Jatim Awan

Ternyata Satu Tersangka Pengambilan Paksa Jenazah Positif Covid 19
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber