Berita Terbaru :
Perempuan Pegawai Bank Terkonfirmasi Positif Covid-19
39.182 Pengangguran Baru di Bojonegoro Selama Pandemi Covid-19
Diduga Terinveksi Covid-19, Pria Paruh Baya Mati Mendadak Didalam Angkot
Ketua DPRD Ngawi Minta KPU-Bawaslu Fokus Peningkatan Partisipasi Pemilih
Pelaku Curanmor 14 TKP Ditangkap Polisi, Motor Curian Dijual ke Penadah di Madura
Bupati Lantik 37 Pejabat Jelang Pilkada
Dua Danau di Lumajang Menyusut
Nenek 83 Tahun Hidup Rentah di Gubug Reot Tak Tersentuh Pemerintah
Mayat Perempuan Ditemukan di Kebun Tebu
Tolak Jual Tanah ke Pertamina, Warga Lurug BPN Tuban
Bobol Toko, Pemuda Gondrong Dimassa
Enam Tahanan Lapas Jombang Positif Covid 19
Dua CJH Asal Indonesia Dilarang Wukuf karena Terpapar Covid-19
Ratusan ASN Pemkab Bojonegoro Ikuti Rapid Tes, 8 Orang Dinyatakan Reaktif
Polda Jatim Buka Posko Pengaduan Untuk Korban Fetish
   

Satreskrim Polres Kediri Ungkap Prostitusi Online
Mataraman  Kamis, 28-11-2019 | 15:14 wib
Reporter : Unggul Dwi Cahyono, Muhamad Zainurofi
Unit Perlindungan Perempuan dan anak Satreskrim Polres Kediri, membongkar bisnis esek esek melalui media sosial. Foto: Muhammad Zainurrofi
Kediri pojokpitu.com, Satreskrim Polres Kediri membongkar praktik prostitusi online di Kabupaten Kediri, mucikari berinisial MA alias Diko warga Desa Tengger Kidul, Kecamatan Pagu Kabupaten Kediri, berhasil diamankan. Pelaku mengaku telah dua kali menjual wanita yang merupakan temannya sendiri.

Diko, sang mucikari prostitusi online ini ditangkap, setelah pihaknya mengamankan tiga perempuan yang menjadi saksi dan dimintai keterangan terkait bisnis yang dijalankan Diko.

Kapolres Kediri, AKBP Roni Faisal, mengatakan, pengungkapan tersebut merupakan tindak lanjut dari penyelidikan yang dilakukan Satreskrim Polres Kediri. "Awalnya petugas mendapat informasi akan adanya prostitusi online di wilayah Kabupaten Kediri, petugaspun melakukan penyelidikan dan patroli cyber," ujar AKBP Roni Faisal.

Petugas berhasil mendeteksi adanya prostitusi online yang dilakukan oleh Diko. Selanjutnya tim buser melakukan serangkaian penyelidikan mengenai informasi tersebut. "Hasilnya benar, pelaku memperdagangkan seorang perempuan sebagai pemuas nafsu pria hidung belang," kata AKBP Roni Faisal.

Dihadapan penyidik, Diko mengaku baru dua kali menjual temannya tersebut kepada pria hidung belang dengan tarif Rp 500 ribu , kemudian Diko mendapatkan jatah bayaran sebersar 20 persen atau senilai Rp 100 ribu.

Bersama pelaku, polisi mengamankan uang tunai senilai Rp 500 ribu, telepon genggam, alat kontrasepsi, serta resi hotel.

Atas perbuatnnya tersebut, Diko terancam dijerat dengan pasal 296 KUHP dan pasal 506 KUHP, dengan ancaman hukuman minimal 3 tahun maksimal 15 tahun. (yos)

Berita Terkait

Prostitusi Model Cantik Dibongkar, Polisi Amankan Tiga Mucikari

Satreskrim Polres Kediri Ungkap Prostitusi Online

Sepasang Suami Istri Ditangkap Gara-Gara Bisnis Prostitusi

Baru Lulus SMA, Gadis Penyedia Prostitusi Diringkus Polisi
Berita Terpopuler
Perusahaan Properti di Indonesia yang Mengutamakan Kepuasan Konsumen
Peristiwa  15 jam

Musda,Toufik Kembali Nahkodai Golkar Ponorogo
Pilkada  13 jam

Mayat Perempuan Ditemukan di Kebun Tebu
Peristiwa  2 jam

Prinsip ATM Untuk Remaja Sedang Tumbuh Kembang
Konsultasi Psikologi  16 jam



Cuplikan Berita
Ratusan Ibu Hamil Swab Massal di Gelora Pancasila
Pojok Pitu

Begini Pengakuan Bupati Menanggapi Pemakzulan DPRD Jember
Pojok Pitu

Jual Beli Tebu Diluar Pabrik Meresahkan PG Lestari
Jatim Awan

Dampak Pandemi, 68 Ribu Warga Bojonegoro dan Tuban Menunggak Iuran BPJS
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber