Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Teknologi 

Tantangan Pilkades e-Voting, Mulai Scan KTP dan Sidik Jari Eror
Rabu, 27-11-2019 | 14:32 wib
Oleh : M.Ramzi
Magetan pojokpitu.com, Dari 184 desa yang menggelar Pilkades serentak Magetan, 18 desa menggunakan sistem e-voting. Secara umum, pelaksanaan lancar.

Desa Baron Kecamatan Magetan Kabupaten Magetan, salah satu yang menggelar Pilkades dengan cara e-voting. Tidak seperti Pilkades yang mencoblos surat suara, pemilih menentukan pilihannya dengan cara menyentuh gambar yang ada, sesuai dengan jumlah calon.

Saat pelaksaan Pilkades e-voting, sering terjadi alat scan e-KTP, dan sidik jari yang eror. Beberapa pemilih harus berulang-ulang melakukan scan sidik jari. Sebagian bisa terbaca, dan sebagian tidak. Sehingga panitia harus input data pemilih dengan cara manual.

Indah salah satu warga desa yang menggunakan hak pilihnya dengan cara e-voting, indah mengaku, lebih efisien dibanding mencoblos. Hanya saja memang terjadi eror saat scan e-KTP dan sidik jari.

Sementara itu Anggota Komisi A DPRD Jawa Timur, Diana Amaliyah, mengapresiasi menggelar Pilkades dengan cara e-voting. Cara ini bisa menjadi contoh kabupaten desa lain di Jawa Timur. "Terjadinya scan e-KTP atau sidik jari yang terkadang eror tidak menjadi masalah, karena bisa diinput secara manual. Dengan mamasukkan NIK pemiliih," kata Diana Amaliyah. (PUL)

Berita Terkait


Tingkat Partisipasi Pilkades E-Voting Capai 80,61 Persen

Tantangan Pilkades e-Voting, Mulai Scan KTP dan Sidik Jari Eror

Jadi Hari Libur, Bupati Magetan Ajak Sukseskan Pilkades

Tak Lolos Seleksi, Balon Kades Protes ke Kantor Desa


Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber