Berita Terbaru :
Satu Guru Terpapar Covid-19, SMKN 1 Bojonegoro Kembali Belajar Daring
Kenalan di Medsos, Kakek Satu Cucu Perkosa Pelajar di Rumahnya Sendiri
Mayat Laki Laki Ditemukan Disungai Dengan Beberapa Luka
Kasus Penularan Covid-19 Masih Tinggi, Polri Tak Beri Izin Liga 1
Petugas PMK Menyelamatkan Kucing Terjebak di Pipa Paralon Saluran Air
Empat Pemain Persebaya Positif Covid 19
Laka Lantas Truk Lpg, Honda Jazz dan 2 Sepeda Motor, 1 Meninggal
Langgar Protokol Kesehatan Pertunjukan Seni Musik Tradisional Dibubarkan Satgas Covid 19
Angka Gugat Cerai di Sidoarjo Didominasi oleh Pihak Istri
Bupati Tuban Bersama Forkopimda Gowes Bareng dan Bagikan Masker
Pemerintah Lumajang Cek Gudang Tembakau
Kuota Internet Dari Kemendikbud Belum Cair
Selama Pandemi Covid-19, Pusvetma Gelar Vaksinasi Rabies Secara Drive Thru Pertama Kali
Kreasi di Tengah Pandemi, Mahasiswa Tulungagung Buat Kerajinan Shadow Box Light
Sekda Ponorogo : Rp 200 M Murni Demi Masyarakat, Tidak Ada Kepentingan Politik
   

Inovasi Pipa U Bebaskan Desa Suger Lor Dari Krisis Air
Teknologi  Rabu, 27-11-2019 | 13:30 wib
Reporter : Rizqi Setiawan
Setiap hari saat jam istirahat siang, Kusnadi, Kepala Desa Suger Lor bersama perangkat melakukan pengecekan pipa di beberapa titik. Foto Rizqi Setiawan
Bondowoso pojokpitu.com, Desa Suger Lor Kecamatan Maesan Kabupaten Bondowoso, punya inovasi desa bernama pipa U. Jaringan irigasi pipa tersebut menjadi langkah membebaskan kekeringan dan krisis air bersih, terutama saat kemarau 3 tahun terakhir.

Sistem pipa U, inovasi desa yang telah 3 tahun membebaskan Desa Suger Lor dari kekeringan dan krisis air bersih. Pipa berbentuk huruf U berdiri di sejumlah titik pada 5 dusun yang ada. Fungsi pipa, yakni sebagai pembagi dan pelancar aliran air bersih dari tandon sumber mata air.

Di bagian sisi tegak dipasang kran, serta di bagian atas terdapat lubang angin yang dapat di buka sewaktu-waktu ketika saluran macet.

Dengan inovasi tersebut, air bersih dapat dinikmati warga di rumah masing-masing baik untuk minum, memasak, mandi serta untuk keperluan lainnya. "Setiap rumah pengguna diberi water meter layaknya PDAM dengan harga per meter kubik sangat murah yakni Rp 900 saja," kata Kusnadi.

Menurut Kusnadi, Kepala Desa Suger Lor, berawal dari tahun 2015 lalu. Dimana setiap tahun warga mengeluhkan krisis air. Bahkan kering sumber mata air. Sehingga dengan adanya pipa U tersebut, masyarakat yang sebelumnya  mengambil air sungai, saat ini sudah berpola hidup sehat dengan air bersih di rumahnya.

Pengembangan akan terus dilakukan, dengan target seluruh warga dapat menerima manfaat air bersih dari pipa U tanpa khawatir krisis air saat kemarau. (pul)

Berita Terkait

Marak Sumur Pompa Untuk Pertanian, Krisis Air Bersih di Ngawi Meluas

Kekeringan Meluas, 5 Kecamatan Alami Krisis Air Bersih

Kesulitan Air Bersih, Warga Manfaatkan Air Sawah

Krisis Air Bersih,Warga Berebut Air Bantuan Pemkab
Berita Terpopuler
Laka Lantas Truk Lpg, Honda Jazz dan 2 Sepeda Motor, 1 Meninggal
Peristiwa  3 jam

Warga Pesisir Jember Tak Terpengaruh Isu Tsunami
Peristiwa  14 jam

Angka Gugat Cerai di Sidoarjo Didominasi oleh Pihak Istri
Peristiwa  5 jam

Mayat Laki Laki Ditemukan Disungai Dengan Beberapa Luka
Peristiwa  41 menit



Cuplikan Berita
Mobil Wuling Ludes Terbakar di Tol Gempol-Pandaan
Pojok Pitu

Viral Danramil dan Anggota Bubarkan Orkes Hajatan
Pojok Pitu

Hingga Malam Hari Bukit Bentar Terbakar, Petugas Masih Lakukan Pemadaman Manual
Jatim Awan

Kebakaran Gudang Margomulyo, Tiga Isi Gudang Ludes Dilalap Api
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber