Berita Terbaru :
Sepuluh Pilkada Paling Menarik Perhatian
Ini Pesan Mahfud MD untuk Pemuda Muhammadiyah
California Larang Penjualan Mobil Bensin Mulai 2035
Gubernur Jawa Timur Sosialisasi Bermasker di Lumajang
Diduga Bunuh Diri, Artis Cantik Ditemukan Meninggal Dunia
Standar Ganda Pemkot Surabaya: IBL Ditolak, Turnamen Armuji Diberi Izin
   

Komplotan Penipu Emas 7 Ton Dituntut 3,5 Tahun
Hukum  Selasa, 26-11-2019 | 17:56 wib
Reporter : Fakhrurrozi
Surabaya pojokpitu.com, Perkara sidang penipuan jual beli emas seberat 7 ton atau senilai Rp 3,5 triliun memasuki babak tuntutan. Jaksa Kejati Jatim akhirnya menuntut keempat terdakwa bersalah dalam kasus penipuan jual beli emas.

Dalam tuntutannya, Jaksa Winarko dari Kejati Jatim menyatakan keempat terdakwa, yakni Endang Kumoro, mantan head office Butik Emas Logam Mulia dan tiga marketing, Eksi Anggraini, Misdianto dan Ahmad Purwanto, terbukti secara sah dan menyakinkan bersalah.

Keempat terdakwa terbukti melakukan penipuan jual beli 7 ton emas PT Aneka Tambang, (PT. Antam) senilai Rp 3,5. Perbuatan keempat terdakwa melanggar pasal 378 KUHP juncto pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

Dari keempat terdakwa, terdakwa Eksi Anggraeni dituntut paling tinggi dengan hukuman 3 tahun 10 bulan penjara. Sedangkan terdakwa Endang Kumoro dan Misdianto sama-sama dituntut 3 tahun 6 bulan penjara. Sementara terdakwa Ahmad Purwanto hanya dituntut 2 tahun 6 bulan penjara.

Atas tuntutan ini, keempat terdakwa menilai tuntutan Jaksa terlalu berat. Keempat terdakwa menilai tidak ada kerugian lantaran sudah mengembalikan uang kepada korban, Budi Said. Usai pembacaan tuntutan ini, majelis hakim yang diketuai Maxi Sigarlaki ini memberi kesempatan kepada keempat terdakwa untuk menyampaikan pembelaannya pada tanggal 3 Desember mendatang.

Sekedar diketahui, kasus penipuan jual beli emas ini berawal saat Budi Said, pengusaha emas membeli emas seberat 7 ton atau 7.071 kilogram emas senilai Rp 3,5 triliun. Korban  tergiur iming-iming diskon pembelian emas di PT Antam yang ditawarkan terdakwa eksi anggraini.

Saat itu, para terdakwa menjelaskan bila harga emas setelah diskon yakni 530 juta rupiah. Tergiur diskon tersebut, bjdi said lalu membeli 20 kilogram emas senilai 10,6 miliar rupiah. Namun Budi Said hanya mendapatkan 17,6 kilogram emas.

Belum sempat menerima kekurangan emas, Budi Said kembali mendapat tawaran emas dengan harga diskon. Budi Said membeli 7 ton atau 7.071 kilogram emas senilai Rp 3,5 triliun rupiah, namun hanya menerima 5,9 ton emas. Sementara kekurangan 1,1 ton emas tidak jelas lantaran tidak mendapat jawaban pasti dari keempat terdakwa. Akibat peristiwa ini, Budi said mengaku mengalami kerugian Rp 573 miliar. (end)

Berita Terkait

Komplotan Penipu Emas 7 Ton Dituntut 3,5 Tahun

Komplotan Penipu Emas Palsu Diringkus Polisi
Berita Terpopuler
Standar Ganda Pemkot Surabaya: IBL Ditolak, Turnamen Armuji Diberi Izin
Sepak Bola  6 jam

Diduga Bunuh Diri, Artis Cantik Ditemukan Meninggal Dunia
Infotainment  5 jam

Gubernur Jawa Timur Sosialisasi Bermasker di Lumajang
Peristiwa  3 jam

California Larang Penjualan Mobil Bensin Mulai 2035
Otomotif  2 jam



Cuplikan Berita
Janji Datangkan Samurai 500 M, Korban Justru Tertipu Rp 18 M
Pojok Pitu

Diduga Akibat Puntung Rokok Dibuang Sembarangan, Savana Kawah Wurung Terbakar
Pojok Pitu

Hingga Malam Hari Bukit Bentar Terbakar, Petugas Masih Lakukan Pemadaman Manual
Jatim Awan

Kebakaran Gudang Margomulyo, Tiga Isi Gudang Ludes Dilalap Api
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber