Berita Terbaru :
Tempat Wisata di Jalur Jatim Jateng Dipenuhi Pengunjung
Ratusan Kaum Milenial di Jatim Mengikuti Lomba Cipta Lagu Partai Golkar
Antisipasi Penyebaran Corona Saat Libur Panjang, Petugas Awasi Tempat Wisata
Ditutup Peziarah Makam Gus Dur Baca Tahlil di Luar
Puncak Long Weekend PT Kai Daop 8 Operasionalkan 71 Kereta
Daerah Zona Kuning Ada di 23 Kabupaten Kota
Dinas Pendidikan Harus Realisasikan Program Seragam Gratis Jangan Kembali Gagal
Kasus Dugaan Penipuan dan Penggelapan Mandek di Polda Jatim
Jamaah Ansharu Syariah Malang Demo Boikot Prancis
Ketua Tim Pemenangan MAJU: Pilwali Nyaman dan Kondusif
Lokasi Wisata Waterpark Masih Sepi
Antisipasi Banjir dan Jalan Rusak Pj Bupati Sidoarjo Sidak Pengerjaan Jalan
Libur Panjang, Stasiun Bojonegoro Tambah Dua Kereta Api
Anggaran Perbaikan Jalan di Ngawi Turun Drastis
Gandeng Ulama Operasi Zebra Pelanggar Lalin dan Prokes Diberi Tausiah
   

Hampir Dua Pekan, Nelayan Sedati Merugi Akibat Perubahan Cuaca Ekstrim di Tengah Laut
Peristiwa  Senin, 25-11-2019 | 20:15 wib
Reporter : Usrox Indra
Sidoarjo pojokpitu.com, Akibat cuaca ekstrim di Selat Madura, dua pekan terakhir ini, ratusan nelayan tradional di Kecamatan Sedati memilih tidak melaut. Selain karena sering ada badai kecepatan angin membuat hasil tangkapan ikan tidak seperti biasanya.

Ratusan perahu nelayan di Desa Gisik Cemandi ini  sudah hampir  dua pekan terakhir bersandar dan tidak dioperasikan untuk mencari ikan. Para nelayan enggan melaut, karena terhalang  cuaca buruk.

Tinggi gelombang di perairan Sedati, terutama di Selat Madura . Perahu-perahu yang berukuran kecil ini, tidak mampu menghadapi hantaman gelombang yang tinggi, dan membahayakan nelayan.

Menurut nelayan Sutrisno, kalau pun ada nelayan nekad melaut, mereka tidak berani terlalu ke tengah laut, sehingga hanya mendapatkan ikan kecil dan sedikit. Kondisi dinginnya permukaan laut juga mempengaruhi tangkapan ikan para nelayan.

Sementara itu, menurut Kepala Data dan Informasi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Bandara Juanda di Sidoarjo Jawa Timur saat dihubungi melalui telepon,  tinggi gelombang dan kecepatan angin  05 - 30 km/jam diperkirakan masih akan terjadi hingga beberapa hari ke depan.(end)


Berita Terkait

Hampir Dua Pekan, Nelayan Sedati Merugi Akibat Perubahan Cuaca Ekstrim di Tengah Laut

Hampir Dua Pekan, Nelayan Sedati Merugi Akibat Perubahan Cuaca Ekstrim di Tengah Laut
Berita Terpopuler
Machfud Klaim Unggul 20 Persen di Pilkada Surabaya, Poltracking Enggan Buka Suar...selanjutnya
Pilkada  7 jam

Gandeng Ulama Operasi Zebra Pelanggar Lalin dan Prokes Diberi Tausiah
Peristiwa  4 jam

Polsek Ampelgading Dipra Peradilankan
Malang Raya  5 jam

Polisi Ciptakan Laporan Kehilangan Via Aplikasi, Cegah Penyebaran Covid19
Teknologi  18 jam



Cuplikan Berita
Kapal Motor Muatan Solar Terbakar di Dermaga Pulau Gili Ketapang
Pojok Pitu

Jalan Penghubung Antar Kecamatan Longsor, Kendaraan Roda 4 Tidak Bisa Melintas
Pojok Pitu

Truk Penambang Pasir Terseret Banjir Lahar Semeru
Jatim Awan

Terjatuh Dari Motor Curiannya, Pelaku Babak Belur Dimassa
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber