Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Hukum 

Ngaku Sales Kredit, Kakak Adik Divonis 10 Bulan
Senin, 25-11-2019 | 18:14 wib
Oleh : Fakhrurrozi
Surabaya pojokpitu.com, Mengaku sales home kredit, dua kakak beradik divonis 10 bulan penjara. Modus yang dilakukan kedua terdakwa dengan menyuruh nasabah bodong untuk mengajukan kredit laptop. Akibat perbuatan terdakwa, Home Credit Indonesia mengalami kerugian Rp 38 juta.

Dalam amar putusannya, majelis hakim yang diketuai Dwi Winarko ini menyatakan kedua terdakwa, Anggraini Puspitasari dan Arieke Iswanti terbukti secara sah dan menyakinkan bersalah melakukan penipuan. Kakak beradik ini terbukti menipu PT Home Credit Indonesia, dengan mengaku sebagai sales.

Modus yang dilakukan dengan mencari nasabah bodong, yang berpura-pura sebagai customer dan mengajukan kredit. Nasabah bodong ini lalu mengajukan kredit laptop ke Home Credit Indonesia. Akibat perbuatan kedua terdakwa, Home Credit Indonesia mengalami kerugian Rp 38 juta.

Atas perbuatannya, hakim akhirnya menjatuhkan hukuman pidana 10 bulan penjara kepada terdakwa. Vonis ini lebih ringan dari tuntutan jaksa selama 1 tahun penjara. Atas vonis ini, jaksa dan terdakwa sama-sama menerima vonis hakim. (end)

Berita Terkait


Polisi Tangkap Tersangka Penipuan Investasi Mobil Senilai Milyaran Rupiah

Lahan 12 Hektar Barang Bukti Praktik Penipuan Fiktif Perumahan Syariah di Sedati

Pelaku Penipuan Rekrutmen Menjadi Anggota Polri Diamankan Polisi

Penipuan Calon PNS, Oknum Guru Bojonegoro Diamankan Polisi


Polisi Periksa 9 Saksi Kasus Penipuan Properti Fiktif

Polisi Ungkap Penipuan Properti Berkedok Syariah Kerugian Milyaran Rupiah

Tiga Pelaku Penipuan Online Modus Hipnotis Dibekuk Tim Resmob Suropati

Dinyatakan Bersalah,Tiga Terdakwa Penipuan Investasi Bodong Divonis 3 Tahun 6 Bulan Penjara
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber