Berita Terbaru :
Seorang Pemuda Ngaku Dapat Bisikan Gaib Untuk Begal Payudara Wanita
Polrestabes Surabaya Terima 100 Ribu Masker Kesehatan Untuk Masyarakat Miskin
Pemkot Tutup Karanggayam, 20 Club Persebaya Mengadu dan Dukung MA-Mujiaman
Pemkab Gresik Sangat Serius Untuk Meningkatkan Pelayanan Kesehatan
Euphoria Sepak Bola Usia Dini
Dewan Adat Majapahit Protes Dugaan Pelecehan Seksual Terhadap Sejumlah Karyawati Pabrik
Dua Pasang Calon Walikota Blitar Deklarasikan Kampanye Damai dan Sehat
Deklarasi Damai, Kampanye Pilkada Kota Surabaya Harus Sesuai Protokol Kesehatan
Bawaslu Ajak Kedua Paslon Disiplin Menerapkan Protokol Kesehatan Saat Kampanye
Forkopimda Gelar FGD dan Deklarasi Pilkada Damai Serta Sehat
Satreskrim Polresta Banyuwangi Bekuk Dua Pelaku dan Empat Penadah Motor
Dispendukcapil Tolak Permintaan RSUD Soal Perubahan Akta Bayi
Seluruh Paslon Deklarasi Pemilu Damai
1 Pedagang Terkonfirmasi Covid-19, Pasar Desa Mojorejo Ditutup
Penipuan Berkedok Menawarkan Layanan Spiritual Jarak Jauh, Korban Alami Kerugian Hingga Belasan Juta
   

Warga Kabupaten Jember Kesulitan Air Bersih
Tapal Kuda Dan Madura  Senin, 25-11-2019 | 13:00 wib
Reporter : Felli Kosasi
Jember pojokpitu.com, Meski sebagian lokasi Kabupaten jember diguyur hujan, namun sebagian wilayah masih kekeringan. Salah satunya di wilayah Kecamatan Wuluhan, setiap hari warga harus mencari air bersih di sumur tengah sawah.

Hampir 2 bulan warga Dusun Sumberjo, Desa Glundengan, Kecamatan Wuluhan Kabupaten Jember, kesulitan mendapatkan air bersih,  mereka terpaksa setiap harinya mencari air bersih di tengah persawahan yang jauh dari pemukiman penduduk. Mereka berharap adanya pengiriman air bersih di tempatnya.

Mamik , warga, menjelaskan, air bersih yang mereka cari yang ada di area persahawan tersebut juga sangat minim bahkan terbatas sekedar untuk kebutuhan masak dan minum.

Menurut Heri Hatiyanto, Kepala Desa Glundengan, Kecamatan Wuluhan, dirinya menjelaskan bahwa warga Dusun Sumberjo ini mulai dua bulan yang lalu mengalami kesulitan mendapatkan air bersih. "Untuk mendapatkan air bersih mereka harus rela berjalan kali sepanjang kurang lebih 500 meter di tengah pesawahan," kata Heri Hariyanto.

Untuk yang terdapat kekurangan air bersih yakni ada enam RT di Dusun Sumberjo, Desa Glundengan, Kecamatan Wuluhan. (yos)



Berita Terkait

Terdampak Kekeringan, Warga Harus Ambil Air di Tengah Hutan

Bencana Kekeringan Belum Bisa Diatasi, Terutama Daerah Kering Kritis

Penyalahgunaan Lahan Sebabkan Kekeringan Berulang di Jatim

Kemarau Panjang 4 Waduk Kering, Tanaman Jagung Mati
Berita Terpopuler
Puluhan Santri Pesantren Terpapar Covid 19
Covid-19  6 jam

Dispendukcapil Tolak Permintaan RSUD Soal Perubahan Akta Bayi
Peristiwa  4 jam

Padat Karya Mangrove bagi Pemulihan Ekonomi Nasional
Peristiwa  12 jam

LSM Yakini RSUD Tak Melakukan Mal Administrasi
Peristiwa  18 jam



Cuplikan Berita
Janji Datangkan Samurai 500 M, Korban Justru Tertipu Rp 18 M
Pojok Pitu

Diduga Akibat Puntung Rokok Dibuang Sembarangan, Savana Kawah Wurung Terbakar
Pojok Pitu

Hingga Malam Hari Bukit Bentar Terbakar, Petugas Masih Lakukan Pemadaman Manual
Jatim Awan

Kebakaran Gudang Margomulyo, Tiga Isi Gudang Ludes Dilalap Api
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber