Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Peristiwa 

Hampir Dua Pekan, Nelayan Sedati Merugi Akibat Perubahan Cuaca Ekstrim di Tengah Laut
Minggu, 24-11-2019 | 16:58 wib
Oleh : Usrox Indra
Sidoarjo pojokpitu.com, Akibat cuaca ekstrim di Selat Madura, dua pekan terakhir ini, ratusan nelayan tradional di Kecamatan Sedati memilih tidak melaut. Selain karena sering ada badai kecepatan angin membuat hasil tangkapan ikan tidak seperti biasanya.

Ratusan perahu nelayan di Desa Gisik Cemandi ini  sudah hampir  dua pekan terakhir bersandar dan tidak dioperasikan untuk mencari ikan. Para nelayan enggan melaut, karena terhalang  cuaca buruk.

Tinggi gelombang di perairan Sedati, terutama di Selat Madura . Perahu-perahu yang berukuran kecil ini, tidak mampu menghadapi hantaman gelombang yang tinggi, dan membahayakan nelayan.

Menurut nelayan Sutrisno, kalau pun ada nelayan nekad melaut, mereka tidak berani terlalu ke tengah laut, sehingga hanya mendapatkan ikan kecil dan sedikit. Kondisi dinginnya permukaan laut juga mempengaruhi tangkapan ikan para nelayan.

Sementara itu, menurut Kepala Data dan Informasi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Bandara Juanda di Sidoarjo Jawa Timur saat dihubungi melalui telepon,  tinggi gelombang dan kecepatan angin  05 - 30 km/jam diperkirakan masih akan terjadi hingga beberapa hari ke depan.(end)


Berita Terkait


Hampir Dua Pekan, Nelayan Sedati Merugi Akibat Perubahan Cuaca Ekstrim di Tengah Laut

Hampir Dua Pekan, Nelayan Sedati Merugi Akibat Perubahan Cuaca Ekstrim di Tengah Laut


Pasokan Sayur Mayur Mulai Turun Dampak Cuaca Ekstrim
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber