Berita Terbaru :
KPU Siapkan Satu TPS Khusus Lapas
Hari Santri, Rapat Paripurna Anggota DPRD Gunakan Atribut Santri
Masuk Zona Kuning Covid-19, Permohonan Izin Hajatan Membludak
Ketua DPRD : Santri Harus Komitmen Jaga Pancasila
Peneliti Unej Temukan Melinjo Berpotensi Suplemen Cegah Covid 19
Dikpora Ajukan Izin Pembelajaran Tatap Muka SMP
Peringati Hari Santri Nasional, Satlantas Polres Bojonegoro Bagikan Ratusan Masker dan Handsanitizer
   

Hampir Dua Pekan, Nelayan Sedati Merugi Akibat Perubahan Cuaca Ekstrim di Tengah Laut
Peristiwa  Minggu, 24-11-2019 | 16:58 wib
Reporter : Usrox Indra
Sidoarjo pojokpitu.com, Akibat cuaca ekstrim di Selat Madura, dua pekan terakhir ini, ratusan nelayan tradional di Kecamatan Sedati memilih tidak melaut. Selain karena sering ada badai kecepatan angin membuat hasil tangkapan ikan tidak seperti biasanya.

Ratusan perahu nelayan di Desa Gisik Cemandi ini  sudah hampir  dua pekan terakhir bersandar dan tidak dioperasikan untuk mencari ikan. Para nelayan enggan melaut, karena terhalang  cuaca buruk.

Tinggi gelombang di perairan Sedati, terutama di Selat Madura . Perahu-perahu yang berukuran kecil ini, tidak mampu menghadapi hantaman gelombang yang tinggi, dan membahayakan nelayan.

Menurut nelayan Sutrisno, kalau pun ada nelayan nekad melaut, mereka tidak berani terlalu ke tengah laut, sehingga hanya mendapatkan ikan kecil dan sedikit. Kondisi dinginnya permukaan laut juga mempengaruhi tangkapan ikan para nelayan.

Sementara itu, menurut Kepala Data dan Informasi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Bandara Juanda di Sidoarjo Jawa Timur saat dihubungi melalui telepon,  tinggi gelombang dan kecepatan angin  05 - 30 km/jam diperkirakan masih akan terjadi hingga beberapa hari ke depan.(end)


Berita Terkait

Hampir Dua Pekan, Nelayan Sedati Merugi Akibat Perubahan Cuaca Ekstrim di Tengah Laut

Hampir Dua Pekan, Nelayan Sedati Merugi Akibat Perubahan Cuaca Ekstrim di Tengah Laut
Berita Terpopuler
Peringati Hari Santri Nasional, Satlantas Polres Bojonegoro Bagikan Ratusan Mask...selanjutnya
Peristiwa  7 jam

Dikpora Ajukan Izin Pembelajaran Tatap Muka SMP
Pendidikan  6 jam

Peneliti Unej Temukan Melinjo Berpotensi Suplemen Cegah Covid 19
Pendidikan  5 jam

Ketua DPRD : Santri Harus Komitmen Jaga Pancasila
Peristiwa  4 jam



Cuplikan Berita
Kebakaran Pemukiman Padat Penduduk, Dua Rumah Petak Ludes Terbakar
Pojok Pitu

Diduga Korsleting Listrik, Dua Kafe di Area Alon-Alon Kota Terbakar
Pojok Pitu

Polisi Amankan 169 Orang Dalam Aksi Demo Lanjutan
Jatim Awan

Jelang Unras Omnibus Law, 61 Titik Dijaga Petugas Keamanan Gabungan
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber