Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Politik 

Kepala Kejaksaan Negeri Madiun, Joko Susanto
Begini Tanggapan Kejaksaan dan Walikota Terkait Pembubaran TP4
Minggu, 24-11-2019 | 04:12 wib
Oleh : Ega Patria
Madiun pojokpitu.com, Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan, Mahfud MD dan Jaksa Agung, St Burhanuddin sepakat membubarkan Tim Pengawal dan Pengaman Pemerintah dan Pembangunan (TP4) Kejaksaan.

Awalnya, TP4 dibentuk dengan tujuan mendampingi para pemerintah pusat dan daerah membuat program-program, agar tidak terlibat dalam korupsi. Hanya saja, di sejumlah daerah terdapat keluhan bahwa fungsi TP4 justru dijadikan alat untuk mengambil keuntungan.

Kepala Kejaksaan Negeri Madiun, Joko Susanto mengatakan, pihaknya masih menunggu keputusan resmi dari pemerintah dan Kejaksaan Agung terkait wacana pembubaran TP4. Sambil menunggu instruksi, kejaksaan masih melanjutkan pendampingan sejumlah proyek Pemkot Madiun.

Sementara itu Walikota Madiun, Maidi mengakui, keberadaan TP4 berdampak positif terhadap pembangunan daerah. Sebab, jika terjadi kekurangan atau kekeliruan dalam perencanaan proyek, TP4 justru memberikan masukan. "Seperti halnya penggunaan dana kelurahan yang juga mendapat pendampingan dan pengawalan TP4 agar pemanfaatannya tepat anggaran dan tepat sasaran," kata Maidi.

Menurut Maidi, terkait wacana pembubaran TP4 bukan berbicara soal setuju atau tidak setuju. Hanya saja, pihaknya akan mengikuti instruksi pemerintah pusat, karena pembentukan TP4 merupakan instruksi presiden. (pul)




Berita Terkait


Walikota Probolinggo Tolak Pembubaran TP4D

Begini Tanggapan Kejaksaan dan Walikota Terkait Pembubaran TP4


Tidak Ikut Pendampingan Saat Lelang, TP4D Pilih Wait And See

Rawan Penyimpangan, DPRD dan TP4D Sidak Proyek Fisik

Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber