Berita Terbaru :
Dampak Positif Covid, Merebaknya UMKM
Waspada Banjir, Kerja Bhakti Bersihkan Sungai Dari Sampah
Pelanggar yang Terjaring Operasi Zebra Tidak Ditilang Tetapi Dihipnoterapi
Kantor PLN Ponorogo Tutup Akibat Covid 19
Jaksa Agung Muda Pengawas Sidak Barang Bukti di Kejaksaan Negeri Sidoarjo
Sempat Ditahan di Malaysia, 154 Orang Pekerja Imigran Indonesia Asal Madura Dideportasi
Tiga Bos Nasional Turun Tangan Selesaikan Konflik Klenteng Tuban
Warga Datangi Balai Desa Tuntut Penutupan Kandang Ayam
Tolak UU Omnibus Law, BEM Malang Raya Gelar Aksi Demo
Bencana Angin Kencang, Sejumlah Pohon Tumbang Timpa Rumah
Hasil Otopsi Korban Pembunuhan Ada Tindak Kekerasan
Dinas Pendidikan Berlakukan Belajar Tatap Muka Tingkat SD-SMP Masuk Zona Hijau dan Kuning
Seorang Laki-Laki Tanpa Identitas Tenggelam di Sungai Bengawan Solo
Persebaya Tagih Hak Komersial Rp 800 Juta Per Bulan ke PSSI
Tanaman Padi Rusak Diterjang Angin Kencang
   

Curi HP Buat Bayar Hutang, Petani Ditangkap Polisi
Mataraman  Sabtu, 23-11-2019 | 18:15 wib
Reporter : Agus Bondan
Tulungagung pojokpitu.com, Bobol rumah dan gondol dua buah telepon genggam, seorang petani di Tulungagung ditangkap polisi. Dihadapan petugas tersangka mengaku nekat melakukan aksi pencurian karena terdesak kebutuhan untuk membayar hutang.

Masrukin alias Mejo ditangkap polisi. Tersangka berhasil ditangkap di rumahnya di Desa Betak, Kecamatan Kalidawir, Tulungagung, tanpa upaya perlawanan. Saat digelandang petugas ke Mapolres Tulungagung, tersangka hanya bisa tertunduk lesu menyesali perbuatannya.

Menurut Aiptu Ramang Budianto , Kanit Reskrim Polsek Kalidawir, aksi pencurian tersebut dilakukan oleh tersangka, pada rabu malam, 6 November lalu.

Tersangka yang saat itu tengah mencari ikan di sungai, melihat hp menyala di dalam rumah korban, Anang Mustakim, di Desa Jabon Kecamatan Kalidawir.

"Melihat hal tersebut, kemudian tersangka nekat masuk kerumah korban yang saat itu tengah tertidur dengan cara mencongkel jendela menggunakan obeng," kata Aiptu Ramang Budianto.

Dari rumah korban, tersangka berhasil menggondol dua buah telepon genggam. Barang hasil curian tersebut kemudian dijual, dan laku sebesar Rp 1, 5 juta.

Dihadapan petugas tersangka mengaku, uang hasil kejahatan tersebut digunakan untuk membayar hutang.

Akibat perbuatannya tersebut, kini tersangka harus menjalani proses hukum dan ditahan.

Tersangka dijerat pasal 363 kuhp tentang pencurian dengan pemberatan, dengan ancaman hukuman paling lama 7 tahun penjara. (yos)





Berita Terkait

Curi HP Bersama Dengan Temannya, Seorang Pelajar Diamankan Warga

Berpura-Pura Beli Es Campur, Janda Anak Satu Nekat Embat Hanphone Penjual

Curi HP Tamu, Pegawai Guest House Dipolisikan

Tim Jatanras Tangkap Perampas HP Pesepeda Perempuan
Berita Terpopuler
Obyek Wisata Budug Asu Bisa Lewati 2 Jalur Berbeda
Malang Raya  9 jam

Tingkatkan Efektif Sekolah Daring di Sekolah Luar Biasa
Malang Raya  7 jam

Hasil Otopsi Korban Pembunuhan Ada Tindak Kekerasan
Peristiwa  3 jam

Tanaman Padi Rusak Diterjang Angin Kencang
Peristiwa  5 jam



Cuplikan Berita
Kebakaran Pemukiman Padat Penduduk, Dua Rumah Petak Ludes Terbakar
Pojok Pitu

Diduga Korsleting Listrik, Dua Kafe di Area Alon-Alon Kota Terbakar
Pojok Pitu

Banjir Lahar Ganggu Aktivitas Warga dan Penambang
Jatim Awan

Polisi Amankan 169 Orang Dalam Aksi Demo Lanjutan
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber