Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Peristiwa 

Diduga Lakukan Pungli, Ratusan Warga Laporkan Oknum Perhutani ke Mapolsek
Jum'at, 22-11-2019 | 17:55 wib
Oleh : Zulkifli Zakaria
Lamongan pojokpitu.com, Ratusan warga di Kecamatan Ngimbang, Jumat (22,11) pagi tadi mendatangi Polsek Ngimbang. Hal ini lantaran adanya dugaan pungli yang dilakukan salah satu oknum Perhutani kepada warga Desa Lawak dan Mangun Rejo.

Warga meminta pihak kepolisian segera mengusut tuntas kasus dugaan pungli yang dilakukan oleh oknum pegawai Perhutani tersebut. Oknum Perhutani ini melakukan pungli dengan cara meminta uang sewa kepada para warga desa yang menggarap tanah Perhutani. Oknum Perhutani tersebut meminta uang sewa dengna besaran antara Rp 1,5 juta hingga Rp 2,5 juta.

AKP Guntar, Kapolsek Ngimbang mengatakan, pihaknya akan menindak lanjuti laporan warga desa tersebut ke Polres Lamongan.

Menurut korlap aksi Soni, kekecewaan warga terhadap pihak Perhutani  dikarenakan pihak Perhutani beralasan lahan tersebut akan digunakan oleh pihak PTPN X untuk ditanami.

"Padahal sebelumnya warga sudah bertahun - tahun menggunakan lahan tersebut dan sudah mengeluarkan biaya. Termasuk jika pada waktu panen, warga pun harus membagikan hasil panen satu karung terhadap oknum perhutani tersebut," pungkas Soni.(end)







Berita Terkait


Ratusan Sopir Self Loader Protes Pungli Pengawalan

Pelimpahan Tahap 2, Kades Kranggan Dijebloskan ke Bui

Diduga Pungli Prona, Warga Sumber Malang Dumas ke Kejaksaan

Belasan Warga Laporkan Aksi Pungli PTSL ke Kejari Nganjuk


Terlibat Pungli, Ali Hendro PNS ESDM Dituntut 2 Tahun Penjara

Tim Saber Pungli Kabupaten Madiun Sidak Pelayanan Uji Kir dan Dispencukcapil

Tim Saber Pungli Amankan Satu ASN dan Dua Karyawan Honorer

Inovasi Si Canti-Q dan Info Kawan Cegah Pungli di BBKP Surabaya
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber