Berita Terbaru :
Lagi, Kasus Covid 19 Ponorogo Tambah 2 Orang
Penerimaan Siswa Baru, SMP Negeri 2 Rejotangan Hanya Mendapatkan 3 Calon Siswa
Menanti Sanitasi Yang Layak, Begini Keluh Kesah Pasien Covid 19 Terisolasi di RSUD
Kampung Tangguh Covid 19 Binaa Kejari Sidoarjo Dengan Slogan Transparansi Penggunaan Anggaran
Terkilir, 3 Pendaki Gunung Lawu Dievakuasi Petugas
Warga Dua Desa Demo Kandang Ayam di Jember
Siswa Asal Kediri Ciptakan Drone Dari Bahan Bekas
Tetap Berlanjut, Nominal yang Diterimakan Semakin Berkurang
Kereta Api Tabrak Ertiga, Seorang Bocah Tewas
Akibat Covid-19, Pembangunan Terapi Nuklir di RS BDH Tertunda
Calon Mahasiswa Wajib Rapid Test Sebelum Ujian SBMPTN
Jumlah Pasien Covid Meningkat, Warga Ini Pilih Demo Bergerombol
Nasib Pasutri Ini Mengenaskan, Tewas Tertabrak Kereta Api
Pemkab Bojonegoro Bangun Jembatan Penghubung Jawa Timur - Jawa Tengah
Resmi, Gelora GBT Surabaya Jadi Veneu Piala Dunia U 20
   

Harapan Baja
Inspirasi DIS  Jum'at, 22-11-2019 | 12:48 wib
Reporter :
pojokpitu.com, Masihkah ada harapan untuk Krakatau Steel? Tidak mudah. Namun masih ada anak usaha KS yang labanya besar: pelabuhannya masih bisa laba Rp 200 miliar setahun.

Pelabuhan itu memang istimewa. Yang terdalam di Indonesia. Kapal 200 ton bisa sandar. Lokasinya menghadap Gunung Krakatau di Selat Sunda.

Dengan demikian bahan baku bisa masuk Cilegon dalam jumlah besar. Yang ongkosnya bisa menjadi lebih murah.

Masih ada lagi.

Usaha penjernihan airnya juga masih bisa laba Rp 100 miliar. Semua industri besar di Cilegon membeli air dari KS. Pun Pemkot Cilegon.

Pelabuhan itu, dan air bersih itu, bukan usaha pokok. Laba besar tersebut tertelan begitu saja oleh kerugian besar yang di usaha pokoknya.

Di usaha pokok, KS punya saham 30 persen di pabrik baja yang baru. Yang sangat besar: PT Krakatau Posco.
Itu merupakan perusahaan patungan antara KS dan pabrik baja Korea Selatan, Posco. Posco memegang 70 persen saham dan karena itu manajemen Krakatau Posco dipegang oleh Korea.

Karena masih baru PT Krakatau Posco masih rugi. Sangat besar. Bahkan sampai harus melakukan restrukturisasi utang.

Kerugian di Krakatau Posco itu pun 30 persennya menjadi kerugian Krakatau Steel. Itulah sebabnya KS yang rugi mendapat tambahan rugi.

Di KS juga masih ada dua pabrik baru lagi. Hasil joint venture dengan dua perusahaan Jepang.

Di masing-masing perusahaan Krakatau Steel memegang saham 20 persen. Dua perusahaan baru ini sebenarnya sudah berlaba. Cepat sekali.

Namun labanya masih kecil. Belum banyak bisa mengurangi kerugian KS yang besar.

Dua perusahaan patungan dengan Jepang ini setidaknya tidak menambah besar kerugian KS.

Kerja sama dengan Jepang ini pun membawa harapan baru: pasarnya terjamin. Produk bajanya 100 persen untuk memasok pabrik mobil Jepang yang ada di Indonesia.Merintis patungan dengan Jepang ini awalnya tidak mudah. Keputusan menggandeng Jepang ini ditentang oleh banyak petinggi zaman itu. Dianggap bisa mengganggu pemodal Korea di Krakatau Posco.

Korban pun jatuh. Ada yang harus kehilangan jabatan.

Namun saya yakin mengorbanan orang itu tidak sia-sia. Bayangkan kalau tidak ada dua pabrik Jepang itu. KS bisa lebih parah lagi.

Mengapa saham di dua perusahaan Jepang itu hanya 20 persen?

Pihak Jepang sebenarnya menawarkan 50 persen. Namun Krakatau Steel tidak punya uang --untuk setor modal sampai 50 persen.

Namun Jepang tetap menyediakan ruang sampai 50 persen itu. Suatu saat nanti, kalau KS sudah punya uang, ruang itu bisa diambil.

Bahkan Jepang setuju untuk diikat lebih jauh: dua pabrik baru itu harus menjual bajanya ke satu perusahaan milik bersama --yang saham mayoritasnya di pihak Indonesia.

Perusahaan itu bergerak di bidang pemasaran baja. Oleh perusahaan ini baja dari dua pabrik tersebut dijual untuk pasar Indonesia. Yakni pabrik-pabrik mobil Jepang di sini.Harapannya: dua-tiga tahun lagi laba dua pabrik ini sudah membaik.

Masih ada harapan lain. Satu pabrik lagi akan selesai dibangun. Yang ini 100 persen milik KS.

Setahun lagi pabrik dengan mesin-mesin dari Jerman itu akan bisa operasi. Produknya untuk mendukung pembangunan infrastruktur di dalam negeri.

Maka dua-tiga-empat tahun lagi mestinya KS sangat sibuk. Empat pabrik baru sudah jalan semua. Masih ditambah fasilitas baru yang juga segera selesai dibangun: blast furnace.

Seperti juga pabrik baru yang lain, pabrik baru keempat ini pun ada dramanya. Ada korbannya.

Memang tidak mudah membangkitkan Krakatau Steel, tetapi empat pabrik baru tadi menjadi harapan. Diam-diam di tengah kesulitannya KS bisa punya lima pabrik baru.

Namun mungkin juga itu belum cukup untuk mengatasi kelemahan mendasar di KS. Kelemahan mendasar pertama adalah mahalnya energi. Padahal pabrik baja itu haus sekali energi.

Krakatau Steel sangat telat menyadari ini. Sadarnya mungkin tidak telat, tetapi action-nya tidak cepat. Termasuk action saya waktu itu. Sudah membangun empat pabrik baru pun KS masih kurang cepat.

Semestinya dibangun pula infrastruktur energinya. Agar tidak lagi tergantung gas alam.

Naiknya harga gas bumi telah membuat KS tidak kompetitif!

Apalagi, di Indonesia, harga gas dibuat sama untuk siapa saja. Tidak ada kebijakan yang mengistimewakan industri strategis. Atau industri dalam negeri.

Memang Krakatau Steel punya pembangkit listrik sendiri. Namun bahan bakarnya juga gas!

Padahal sejak 15 tahun lalu sudah banyak industri lain memindahkan bahan bakar ke batubara.

Ada harapan di KS.

Ada tantangan di KS.

Adakah juga ada ketenangan dan kesabaran.(***)

Berita Terkait

Dua Buku

Password Yudiu

Juan de Onate

Ledakan Momentum
Berita Terpopuler
Menanti Sanitasi Yang Layak, Begini Keluh Kesah Pasien Covid 19 Terisolasi di R...selanjutnya
Opini  39 menit

Stok Menipis, Harga Ayam Potong Terus Melambung
Ekonomi Dan Bisnis  15 jam

Tergelincir Lempengan Jalan, Pengendara Motor Terlindas Truck Trailer
Metropolis  15 jam

Sahabat Anak, Bhabinkamtibmas Polres Situbondo Bagikan Alquran dan Alat Kesehata...selanjutnya
Peristiwa  9 jam



Cuplikan Berita
Ratusan Orangtua Protes PPDB SMP Zonasi
Pojok Pitu

Audiensi Dengan IDI, Risma Nangis dan Bersujud
Pojok Pitu

Di Palau Ini Dihasilkan Kepiting Jumbo dan Rumput Laut Berkuwalitas
Jatim Awan

Wisata Bahari Snorkling Pulau Gili Ketapang Siap Dibuka Dengan Protokol Kesehata...selanjutnya
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber