Berita Terbaru :
Razia Kos Sewa Drive Thru, Tujuh Pasangan Mesum Diamankan Petugas Gabungan
New Normal, Bukit Teletubbies dan Seluruh Objek Wisata Dibuka untuk Kunjungan
Dokter RSJ Menur Meninggal Dunia Terpapar Covid 19
Kembali Terpilih Jadi Ketua Golkar Tuban, Lindra Akan Kembalikan Kejayaan Golkar
Ada Yang Positif Covid-19, Telaga Sarangan Ditutup Lagi
Jelang Idul Adha, Harga Sapi di Tuban Justru Turun
Amitabh Bachchan Positif Covid-19
Tak Pakai Masker, Dihukum Push Up dan Membersihkan Jalan
Jadi Saksi Kasus Dugaan Klinik Ilegal, Ivan Gunawan: Ini Pengalaman Berharga
Musim Panen, Petani Merugi Harga Cengkeh Anjlok
Cantiknya Lampu Hias Dari Pipa Paralon Bekas
Duh, Honor Panitia Asian Games 2018 Ternyata Belum Dibayar Semua
Pemuda Asal Krian Ini Ngamen Untuk Nyabu
Mayat Pria Ditemukan di Sungai Beserta Motornya
Lima Ahli Waris dari Tenaga Kesehatan yang Meninggal Terima Penghargaan
   

Sensasi Wisata Kampung Toga Desa Genengan di Lereng Gunung Kelud
Mlaku - Mlaku  Jum'at, 22-11-2019 | 00:08 wib
Reporter : Mohammad Asrofi , Imron Danu
Blitar pojokpitu.com, Wisata edukasi kampung toga di Desa Genengan Kecamatan Doko Kabupaten Blitar, menjadi saah satu wisata yang menarik untuk kita kunjungi. Di kampung toga tersebut, selain disajikan taman sejuk di balik kaki gunung gelud, pengunjung bisa belajar bagaimana memanfaatkan tanaman obat di sekitar kita.

Di tempat wisata kampung toga yang berada di Desa Genengan Kecamatan Doko Kabupaten Blitar, ini terdapat berbagai macam tanaman obat keluarga , atau toga. Tanaman-tanaman tertata rapi di taman wisata, setiap tanaman dipasangi sebuah papan nama agar pengunjung bisa mengetahui bentuk serta nama aslinya.

Di sini pengunjung juga sudah disiapkan brosur tentang cara pengolahan tanaman obat . Dengan harapan bila masyakat sakit bisa mengobati sendiri dengan tanaman herbal, sehingga bisa menghemat biaya tanpa perlu bantuan tenaga medis.

Inovator  Kampong Toga Desa Genengan Kecamatan Doko, Anik Nurdamayanti, mengatakan,  kampung toga ini dibentuk sesuai dengan tujuan , yaitu untuk mengedukasi masyarakat. "Dengan konsep memberikan pembelajaran kepada masyarakat berbagai tanaman obat di sekitarnya," ujar Anik Nurdamayanti.

Karena masih banyak masyarakat tak tahu mengolahnya tumbuhan tersebut, seperti daun stefia bisa digunakan pemanis alami yang baik untuk diabetes. "Kemudian tanaman mint untuk mengobati batuk," imbuhnya.

Di Wisata Toga ini berbagai olahan tanaman obat mulai dari bentuk teh, sirup dan permen, yang siap di konsumsi.  Ada 63 inovasi olahan tanaman dari taman ini, dan tentunya semakin memanjakan masyakat untuk ikut icip-icip makanan sambil melihat lihat berbagai tanaman. (yos)

Berita Terkait

Sensasi Wisata Kampung Toga Desa Genengan di Lereng Gunung Kelud

Lebaran, Ribuan Pengunjung Serbu Wisata Kampung Coklat

Wisata Kampung Lawas Surabaya Tarik Wisatawan Asing
Berita Terpopuler
IAKMI: PSBB Transisi dan Proporsional Hanya Menyesatkan Saja
Metropolis  16 jam

Mayat Pria Ditemukan di Sungai Beserta Motornya
Peristiwa  15 jam

Lima Ahli Waris dari Tenaga Kesehatan yang Meninggal Terima Penghargaan
Covid-19  15 jam

Pemuda Asal Krian Ini Ngamen Untuk Nyabu
Metropolis  13 jam



Cuplikan Berita
Viral Hasil Tes Rapid Peserta UTBK Berubah
Pojok Pitu

Dokter dan Satpam Postif Covid 19, Puskesmas Wates Mojokerto Ditutup Sementara
Pojok Pitu

Delapan Terkena Corona, Membuat Ribuan Karyawan PT KTI Diliburkan
Jatim Awan

Ternyata Satu Tersangka Pengambilan Paksa Jenazah Positif Covid 19
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber