Berita Terbaru :
Sungai Gemblo Yang Penuh Sampah Disulap Menjadi Destinasi Wisata Air
Rakercabsus, Bahas Program Unggulan Hingga Reformasi Birokrasi
Puluhan Calon Pasien di Rumah Sakit Pasang Batu dan Botol Air Mineral
Razia Masker, Polisi Justru Temukan Warga Sedang Bermain Judi
Tiga Pria Pengangguran Tipu Pemuda Berkebutuhan Khusus
Ratusan Warga di Nganjuk Antri Bensin Premium
Dua Pelaku Tawuran Ternyata Masih Remaja
Pemkot Surabaya Gelar Rakor Terkait Rencana Sekolah Dibuka
Bersiap Sekolah Tatap Muka, 21 SMP Jalani Simulasi
Demo Pekerja Hiburan Malam Tuntut Walikota Cabut Perwali 33 Tahun 2020
Di Kampus Unair, Gilang Dikenal Baik dan Pandai
Adu Jangkrik Mobil VS Motor, Satu Tewas
Dirut PDAM Surabaya Bantah Siap Dampingi Machfud Arifin Sebagai Bakal Calon Wawali
Gelar Demo, Mahasiswa Segel Gedung Dewan
Dukun Cabul Asal Bondoeo Ditetapkan Tersangka
   

Ibu-Ibu Dharma Wanita Berlomba Merangkai Sayur Menjadi Bunga
Rehat  Kamis, 21-11-2019 | 17:00 wib
Reporter : Ayul Anhdim
Surabaya pojokpitu.com, Puluhan ibu Dharma Wanita Jawa Timur kreasikan sayur mayur jadi aneka bentuk bunga dan burung. Lomba merangkai sayur ini selain meramaikan hari ulang tahun organisasi dharma wanita se Jawa Timur, sekaligus mengkampanyekan cinta sayuran lokal Indonesia.

Sayur jadi bahan untuk aneka masakan, tapi ditangan ibu-ibu dharma wanita ini justru dikreasikan jadi rangkaian sayur yang berbentuk estetik pada momen perayaan hari ulang tahun organisasi darma wanita provinsi Jawa Timur.
 
Para peserta sibuk memotong, menghias dan membentuk beragam sayur mayur diantaranya sawi, wortel, cabai, lobak, kacang panjang, tomat, dan sayur mayur lainnya di bentuk aneka macam bunga.
 
Siapa sangka bunga yang menyerupai krisan, mawar, terbuat dari sayur wortel, sawi, dan terong. Meski tidak mudah, membuat kreasi ini membutuh ketelatenan dalam memotong dan menyayat bagian sayur agar membentuk detail bunga.
 
Seperti halnya Sri Sulastri, yang mengkreasikan sayur mayur ini untuk menjadi taman yang unik.
 
Kegiatan ini selain menjadi perayaan ulang tahun organisasi, sekaligus mengkampanyekan gemar makan sayur lokal Indonesia, dan mensosialisasikan agar wanita Jawa Timur, memiliki keterampilan yang dapat menumbuhkan jiwa kreatifitas dan kewirausahaan.
 
Untuk menjadi pemenang, penilaian di lihat dari estetika, karya yang orisinil, dan memiliki bentuk yang unik. (yos)

Berita Terkait

Ibu-Ibu Dharma Wanita Berlomba Merangkai Sayur Menjadi Bunga

Pemkab Wadahi 16 Sektor Bidang Kreatif di Bojonegoro

Kreatif, Warga Olah Limbah Gelas Plastik Bernilai Ekonomis Tinggi

Manfaatkan Limbah Plastik Bekas Disulap Menjadi Robot
Berita Terpopuler
Kasus Pembunuhan Istri Ternyata Bermotif Ekonomi dan Asmara
Peristiwa  8 jam

Anak Sangat Usil, Perlukah Ada Reward dan Punishment ?
Konsultasi Psikologi  8 jam

Nadim Perbolehkan Dana BOS Untuk Beli Kuota Internet
Pendidikan  10 jam

Ribuan Santri Dan Buruh Demo Tolak RUU HIP
Peristiwa  7 jam



Cuplikan Berita
Ratusan Ibu Hamil Swab Massal di Gelora Pancasila
Pojok Pitu

Begini Pengakuan Bupati Menanggapi Pemakzulan DPRD Jember
Pojok Pitu

Jual Beli Tebu Diluar Pabrik Meresahkan PG Lestari
Jatim Awan

Dampak Pandemi, 68 Ribu Warga Bojonegoro dan Tuban Menunggak Iuran BPJS
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber