Berita Terbaru :
Begini Cara Santri Ngaji di Ruang Isolasi
Orkemiban, Minuman Tinggi Anti Oksidan Berbahan Daun Kelor
Dalam Keadaan Mabuk, Sekelompok Pemuda Merusak Warung Kopi dan Aniaya Orang
Tiga Tersangka Pengedar Narkoba Diamankan Polisi
Menteri Kelautan Dan Perikanan Cabut Permen Nomer 56 Tentang Ekspor Benih Lobster
31 Kabupaten di Jawa Tmur Berpotensi Terjadi Kekeringan
Karena Diputus Pacar Terjadi Penculikan dan Penganiayaan
Maling Alat Alat Bengkel Dimassa
Tahun Ajaran Baru Akan Berlangsung Secara Virtual
Pemkab Akan Rapid Tes Seluruh Santri Gontor
Pasar Lumbung Pangan Target Menjangkau Ke 28 Kabupaten Kota di Jatim
Wakapolda Cek Perkembangan Covid 19 di Ponpes Gontor
Selama 14 Hari Terakhir Angka Kesembuhan Mencapai 2.150
JTV Mendapatkan Penghargaan dari KPID
Tukang Sopir Dealer Meninggal Secara Mendadak Di Kamar Mandi
   

Nikah Massal, Kakek 81 Tahun Nikahi Nenek 63 Tahun
Rehat  Kamis, 21-11-2019 | 13:47 wib
Reporter : Khusni Mubarok
Tuban pojokpitu.com, Dua puluh pasangan calon suami istri mengikuti nikah massal gratis di Pendopo Kabupaten Tuban. Acara ini merupakan rangkaian hari jadi Kabupaten Tuban yang ke-726. Uniknya, salah mempelai pria berusia lebih dari 80 tahun.

Suasana berbeda terlihat di Pendopo Krido Manunggal Kabupaten Tuban, 20 pasangan calon suami istri berjalan masuk pendopo untuk mengikuti nikah massal yang diadakan oleh Pemerintah Kabupaten Tuban. Uniknya, beberapa diantaranya merupakan pasangan kakek nenek.

Pernikahan massal ini merupakan rangkauan hari jadi Kabupaten Tuban ke 726, acara ini digelar untuk mengurangi jumlah pasangan yang sudah tinggal dalam satu rumah selama bertahun tahun, namun belum terikat pernikahan resmi dari negara.

Dari 20 pasangan pengantin itu, 18 pasang diantaranya sudah hidup serumah layaknya suami istri yang sudah berlangsung bertahun-tahun. Untuk itu dengan pernikahan massal gratis ini, diharapkan dapat membantu masyarakat yang kurang mampu agar tetap dapat melaksanakan pernikahan, sehingga tidak ada lagi pasangan kumpol kebo.

Pernikahan massal gratis ini, didominasipasangan pengantin dari Kecamatan Semanding 6 pasang dan Kecamatan Kenduruan 4 pasang. Pasangan pengantin itu, secara serentak dinikahkan oleh para penghulu, dan disaksikan oleh para undangan dan keluarga pengantin.

Uniknya, salah satu pasangan pengantin berusia lanjut, yakni Nor Damuri (81) yang menikah dengan Mulyaningsing (63. Kedua merupakan warga Desa Jetis, Kecamatan Kenduruan, Tuban.

Keduanya mengaku senang dapat mengikuti pernikahan massal gratis ini dan sah secara administrasi negera. Karena selama ini, keduanya telah tinggal bersama selama tiga tahun, tanpa ikatan suami istri yang sah dari negara.

Menurut Bupati Tuban, Fathul Huda, kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab pemerintah kabupaten, untuk membantu masyarakat yang ingin menikah tapi tidak memiliki biaya. 

"Diharapkan kedepan, tidak ada lagi pasangan yang menjalin hubungan dan telah tinggal satu rumah tapi belum melangsungkan pernikahan secara sah," kata Fathul Huda. (yos) 

Berita Terkait

Nikah Massal, Kakek 81 Tahun Nikahi Nenek 63 Tahun

Walikota Madiun Mantu, Gelar Nikah Massal Gratis

Nikah Massal, Pasangan Tertua Akhirnya Bahagia

Nikah Massal, 15 Pasangan Ijab Qabul di Pendopo Kabupaten Tuban
Berita Terpopuler
Pemancing Tersangkut Karang, Lalu Digulung Ombak
Malang Raya  9 jam

Ini Patut Menjadi Perhatian, Biker Tewas Dilindas Truk
Peristiwa  9 jam

Pemkab Bondowoso Akan Bangun Rumah Janda Tua Makan Daun Talas
Rehat  10 jam

Strategi Tabung Haji Dan Umroh Ringankan Beban Jamaah Saat Pandemi COVID-19
Ekonomi Dan Bisnis  7 jam



Cuplikan Berita
Viral Hasil Tes Rapid Peserta UTBK Berubah
Pojok Pitu

Dokter dan Satpam Postif Covid 19, Puskesmas Wates Mojokerto Ditutup Sementara
Pojok Pitu

Delapan Terkena Corona, Membuat Ribuan Karyawan PT KTI Diliburkan
Jatim Awan

Ternyata Satu Tersangka Pengambilan Paksa Jenazah Positif Covid 19
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber