Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Malang Raya 

Pengadilan Agama Kabupaten Malang memenangkan gugatan atas nama Watilah, anak dari Rubai yang sudah meninggal. Foto Khaerul Anwar
Pengadilan Agama Bagikan Warisan Kepada yang Berhak
Kamis, 21-11-2019 | 00:13 wib
Oleh : Khaerul Anwar
Malang pojokpitu.com, Eksekusi lahan seluas 2 ribu meter persegi yang dihuni keluarga Djumari di Desa Tanggung, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang berlangsung tegang. Djumari bapak dari 7 anak berusaha mempertahankan tanah yang dianggap warisannya.

Sebelumnya selama tahun 2012 silam, tanah tersebut telah dikuasai Suratman anak mantu dari Rubai. Dalam silsilahnya, Rubai memiliki anak 3. Yaitu Ngatiah, Budianto dan Watilah. Sudah sejak dahulu ketiga anak ini meminta hak warisannya namun selalu gagal. Sebab Suratman merupakan anak mantu yang mengusahi lahan.

Watilah salah satu pemohon memenangkan gugatan, sehingga Suratman harus angkat kaki dari lahan yang dikuasasinya.  Suratman  harus membongkar seluruh usaha yang berdiri diatas lahan tersebut.

Pihak eksekutor yang dipimpin panitera muda PA Kabupaten Malang, Margono menyampaikan, perkara sejak Oktober 2016 telah diputus dan dimenangkan pemohon keluarga Watilah. Keputusan itu setelah melalui 6 kali sidang dan para termohon tidak pernah hadir.

"Eksekusi bangunan yang berdiri di atas lahan yang bersengketa harus segera dilakukan, serta memberikan waktu satu minggu untuk membongkar seluruh bangunan di atasnya," kata Margono.

Pihak eksekutor langsung memberikan patok bagian dari 3 anak Rubai sesuai haknya.

Sementara itu Watilah pemohon mengatakan, dahulu pernah dipasang patok oleh pihak desa. Namun dicopoti oleh Suratman selaku mantu.

Saat patok-patok terpasang, salah satu pihak anak sempat protes atas tidak adilnya pembagian. Namun pihak eksekutor tetap kekeh untuk melakukan pematokan sebab sesuai keputusan pengadilan.

"Selama proses persidangan dan pemanggilan untuk menyelesaikan kasus waris secara kekeluargaan tidak pernah hadir, namun giliran dieksekusi mereka protes," kata Watilah. (pul)

Berita Terkait


Pengadilan Agama Bagikan Warisan Kepada yang Berhak

Preservasi Naskah Kuno, Menjaga Warisan Budaya Nenek Moyang


Pengrajin Wayang Kulit Tetap Eksis Lestarikan Warisan Budaya

Mediasi Buntu, Adik Tetap Gugat Kakak Terkait Warisan Rp 80 Miliar

Rebutan Warisan Adik Tega Bacok Kakak Ipar Hingga Tewas

Tingkatkan Warisan Budaya, Ratusan Siswa TK dan SD Membatik

Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber