Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Peristiwa 

Dua poin menjadi tuntutan, yakni meminta pemerintah memberlakukan upah layak serta menolak kenaikan iuran BPJS Kesehatan.
Buruh Madiun Minta Upah Layak dan Tolak Kenaikan Iuran BPJS
Rabu, 20-11-2019 | 15:05 wib
Oleh : Ega Patria
Madiun pojokpitu.com, Buruh yang tergabung dalam Serikat Buruh Madiun (SBM)- Konfederasi Aliansi Serikat Buruh Indonesia (Kasbi) Madiun, menggelar aksi di depan gedung DPRD dan balaikota.

Dalam aksinya, buruh menuntut UMK yang diterapkan di Kota Madiun tahun 2020 sebesar Rp 2,8 juta. Tuntutan itu lebih tinggi dari yang diusulkan Pemkot Madiun ke Gubernur Jatim sebesar Rp 1.954.705.

Ketua Divisi Advokasi dan Buruh Migran SBM-Kasbi, Aris Budiono mengatakan, penghitungan Rp 2,8 juta didasari survei kebutuhan hidup layak (KHL). Setidaknya ada 60 item yang disurvei.

Menurut Aris Ketua Divisi Advokasi dan Buruh Migran SBM-KASBI, jika pemerintah menetapkan kenaikan umk sebesar 8,51 persen, maka tidak sebanding dengan kenaikan dua kali lipat iuran BPJS Kesehatan yang diberlakukan pemerintah mulai 1 Januari tahun depan.

Sementara itu Ketua Komisi 2 DPRD Kota Madiun Ngedi Trisno Yushianto menyatakan, akan menindaklanjuti tuntutan yang disampaikan buruh. Kenaikan iuran BPJS kesehatan tentunya juga akan membebani perusahaan, sehingga biaya yang dikeluarkan setiap bulannya cukup tinggi. Karenanya, dalam waktu dekat dewan akan melakukan rapat dengar pendapatan atau hearing dengan dinas terkait. (pul)

Berita Terkait


Buruh Madiun Minta Upah Layak dan Tolak Kenaikan Iuran BPJS

Demo Guru Honorer K2, Tuntut Upah Layak Serta Status PNS

Tuntut UMK 2017, Buruh Mojokerto Gelar Aksi Di Depan Kantor Pemkab

Digaji Dibawah UMK, Buruh Indumanis Protes


Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber