Berita Terbaru :
Patroli Skala Besar, Petugas Gabungan Sisir Warga Tak Pakai Masker
Menganggur, Seorang Pria Nekat Curi Sepeda
DPRD Surabaya Sayangkan Kebijakan Wajib Rapid Tes Terlalu Mendadak
Berkunjung ke Rumah Ibadat Wajib Patuhi Protokol Kesehatan
Percepatan Penyidikan Pembakaran Mobil Via Vallen, Pelaku Pije Masih Ditahan
Sempat Diburu, 3 Pelaku Tik-Tok di Jembatan Suramadu Akhirnya Diamankan Polisi
Sehari 100 Perawat Terpapar Covid, Surabaya dan Sidoarjo Paling Banyak
Begini Kata Gubernur tentang Wacana Pasien Covid-19 Dipindah ke Pulau Galang
Pusat UTBK di Surabaya Sediakan Rapid Test Gratis Sebelum Ujian
Guru dan Siswa SMK Buat Mobil Listrik Untuk Pelaku UMKM
Golkar Akan Definitifkan Calon di 9 Kabupaten Kota
Rumah Sakit Surabaya Mulai Adakan Rapid Test Untuk Peserta UTBK SBMPTN
Adik Via Vallen Lapor Pencemaran Nama Baik di Medsos
Antisipasi Konflik, Bupati Lumajang Cek Jalan Tambang
Empat Rumah Ludes Terbakar Akibat Arus Pendek Listrik
   

KONI Jatim Terpaksa Hentikan Puslatda 10 Cabor
Olah Raga  Rabu, 20-11-2019 | 00:13 wib
Reporter : Ambari Taufiq
Ketua Umum KONI Jatim, Erlangga Satriagung
Surabaya pojokpitu.com, KONI Jawa Timur (Jatim) secara resmi menghentikan Pemusatan Latihan Daerah (Puslatda) untuk kesepuluh cabang yang urung ditandingkan di Pekan Olahraga Nasional (PON) XX 2020 di Papua.

Kesepuluh cabor yang dihapus dari PON 2020 yakni, tenis meja, balap sepeda, petanque, dansa, woodball, gateball, golf, bridge, soft tenis, dan ski air. Dari sepuluh cabor ini, beberapa di antaranya merupakan cabang olympic.

"Per 31 Oktober kemarin Puslatda untuk sepuluh cabor ini resmi kami hentikan. Karena ketika tidak ada tujuan prestasi, maka tidak bisa dianggarkan secara rutin seperti halnya Puslatda," bilang Ketua Umum KONI Jatim, Erlangga Satriagung, Selasa (19/11) siang.

Erlangga memastikan bahwa pembinaan di ke 10 cabor itu tetap berjalan. Hanya saja dana yang diberikan oleh KONI Jatim sifatnya berupa bantuan

"Misalnya kepuluh cabor ini mau mengikuti event tertentu, kami siap membantu. Misal mereka butuh alat, kami siap bantu. Tetapi tidak ada uang saku untuk atlet yang dulu didapatkan per bulan," jelas Erlangga.

Erlangga mengatakan, KONI Jatim tengah menunggu kejelasan kabar dari KONI Pusat dan Kemenpora. "Sampai menunggu ada kejelasan dari KONI Pusat dan Menpora tentang jadi tidaknya dialihkan ke daerah lain," ucapnya.

Sebelumnya, Sekjen KONI Pusat, TB Ade Lukman mengatakan bahwa pihaknya berusaha agar sepuluh cabang tersebut tetap dipertandingkan di PON. Caranya adalah menggelar kesepuluh cabor ini di tempat lain.

"Dengan demikian, apabila kapasitas di Papua hanya bisa 37 cabor, ada provinsi lain yang bisa menyelenggarakan sepuluh cabor yang lain. Itu yang kami harapkan bisa menjadi salah satu solusi untuk menghadapi PON 2020," harapnya.

Tapi, mereka terbentur dengan PP No. 17 2007 di mana PON hanya boleh digelar di satu daerah. "Kami mencari solusi terbaik. Sedang proses. Kami berharap bisa ada kepastian tahun ini," jelasnya. (ambari)

Berita Terkait

Tiga Kabupaten Tidak Siap, Koni Jatim Ajukan Penundaan Porprov 2021

Koni Jatim Beri Tali Asih Atlet Berprestasi

Rapat Virtual Koordinasi KONI Jatim Dengan Tuan Rumah Porprov

COVID-19 Merebak, KONI Jatim Ubah Pola Puslatda
Berita Terpopuler
Curi Bawang Merah, Pelaku Dimassa dan Motor Dibakar
Peristiwa  7 jam

Kembali Dibuka, Tempat Wisata di Blitar Terapkan Protokol Kesehatan
Mlaku - Mlaku  21 jam

Tugu Polisi Monumen Perjuangan Polri Karesidenan Besuki Akan Direnovasi
Tempo Doeloe  20 jam

Hama Ulat Mulai Serang Tanaman Jagung
Ekonomi Dan Bisnis  18 jam



Cuplikan Berita
Dua Kadis Terpapar Covid-19, Kantor Terpaksa Dilockdown
Pojok Pitu

Pemkot Surabaya Tepis Isu Pemecatan Kadis DKRTH Surabaya
Pojok Pitu

Diserang Tikus, Petani Ponorogo Resah
Jatim Awan

Rumah Pegawai Lapas Mojokerto Jadi Sasaran Pelemparan Bom Molotov
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber