Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Olah Raga 

ketua umum koni jatim airlangga satriagung bersama reporter jtv tika s_mba
Puslatda PON XX-2020 Papua
Selasa, 19-11-2019 | 20:48 wib
Oleh : Ambari Taufiq
Surabaya pojokpitu.com, Komite Olahraga Nasional Indonesia atau KONI Jawa Timur secara resmi menghentikan Pemusatan Latihan Daerah (Puslatda) kesepuluh cabang yang urung ditandingkan di Pekan Olahraga Nasional (PON) XX 2020 di Papua.

Kesepuluh cabor yang dihapus dari PON 2020 yakni, tenis meja, balap sepeda, petanque, dansa, woodball, gateball, golf, bridge, soft tenis, dan ski air. Dari sepuluh cabor ini, beberapa di antaranya merupakan cabang olympic.

"Per 31 Oktober kemarin Puslatda untuk sepuluh cabor ini resmi kami hentikan. Karena ketika tidak ada tujuan prestasi, maka tidak bisa dianggarkan secara rutin seperti halnya Puslatda," bilang Ketua Umum KONI Jatim, Erlangga Satriagung, Selasa (18/11) siang.

Meski tak lagi menggelar Puslatda, Erlangga memastikan bahwa pembinaan di kesepuluh cabor itu tetap berjalan. Hanya saja dana yang diberikan oleh KONI Jatim sifatnya berupa bantuan, "Misalnya kepuluh cabor ini mau mengikuti event tertentu, kami siap membantu. Misal mereka butuh alat, kami siap bantu. Tetapi tidak ada uang saku untuk atlet yang dulu didapatkan per bulan," jelas Erlangga.
Erlangga mengatakan, KONI Jatim tengah menunggu kejelasan kabar dari KONI Pusat dan Kemenpora. "Sampai menunggu ada kejelasan dari KONI Pusat dan Menpora tentang jadi tidaknya dialihkan ke daerah lain," ucapnya.

Sebelumnya, Sekjen KONI Pusat, TB Ade Lukman mengatakan bahwa pihaknya berusaha agar sepuluh cabang tersebut tetap dipertandingkan di PON. Caranya adalah menggelar kesepuluh cabor ini di tempat lain.

"Dengan demikian, apabila kapasitas di Papua hanya bisa 37 cabor, ada provinsi lain yang bisa menyelenggarakan sepuluh cabor yang lain. Itu yang kami harapkan bisa menjadi salah satu solusi untuk menghadapi PON 2020," harapnya.

Tapi, mereka terbentur dengan PP No. 17 2007 di mana PON hanya boleh digelar di satu daerah. "Kami mencari solusi terbaik. Sedang proses. Kami berharap bisa ada kepastian tahun ini," jelasnya.(ambari)

Berita Terkait


KONI Pusat Usulkan Revisi PP No 17 Tahun 2007

Atlet dan Pelatih Puslatda Jatim Bintal di Depo Rindam V Brawijaya

KONI Jatim Terpaksa Hentikan Puslatda 10 Cabor

Puslatda PON XX-2020 Papua


Imam Nahrowi Ditetapkan Tersangka dalam Kasus Dugaan Suap Hibah KONI

Pelaku Suap Dana KONI Divonis 6 Tahun

Tak Dapat Anggaran, Puluhan Anggota KONI dan Atlet Demo di Depan Halaman Pemkot Mojokerto

Kantor Kejaksaan Blitar Didemo, Tuntut Kasus Dana Hibah KONI

Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber