Berita Terbaru :
Profesor LIPI Menilai Perekonomiai Jatim Masih Baik Ditengah Pandemi
Presiden Beri Tanda Jasa dan Kehormatan Kepada 53 Tokoh Terpilih
PKB dan PDIP Akan Koalisi Dalam Pilkada Lamongan 2020
Dolar Loyo, Harga Emas Antam Naik Lagi
Jika Pimpinan Manfaatkan Anak Buahnya
Resiko Penularan Lewat Aerosol, WHO Peringatkan Tunda ke Dokter Gigi
Klaster Rumah Makan, Tiga Karyawan Positif Covid-19
Panas, PDIP Beri Sinyal Ganggu Dominasi Mahfud Arifin di Surabaya
Bursa Transfer: Gelandang Chelsea ke Milan, Juventus Jual Dybala
3 Laptop Terbaru Acer Menarget Konsumen Modern
Masker Batik Merah Putih Kemerdekaan Banyak Diburu Warga
KASBI Kecam PHK Secara Sepihak Terhadap Karyawan BUMN
Sadas, Handsanitizer Berbahan Alami Tanaman Adas
Ada Dua Pilihan Yang Meragukan, Saya Pilih Mana
Begini Pembelajaran Tatap Muka di SMKN 6 Surabaya
   

Pemakai Sekaligus Pengedar Narkoba Asal Taman Sidoarjo Berhasil Diringkus
Metropolis  Selasa, 19-11-2019 | 17:51 wib
Reporter : Usrox Indra
Sidoarjo pojokpitu.com, Berdalih untuk menambah stamina dalam beraktifitas dan menutupi kebutuhan hidup sehari-hari, 2 pekerja pabrik di Kawasan Taman Senpanjang nekad menjadi pemakai sekaligus pengedar narkoba jenis sabu sabu. Aksi kedua tertangap setelah petugas mengunakan sistim ranjau. Keduanya ditangkap ketika sedang berpesa sabu sabu dirumahnya sendiri.

Dua karyawan pabrik  yang juga berprofesi sebagai bandara sabu-sabu Djoko Purwantoro (45), warga Jalan Nyi Cempo Barat RT 16 RW 06,  Desa Kedungturi, Kecamatan Taman  dan Efendi warga Desa Keras Kecamatan Diwek Kbupaten Jombang, kini harus mempertanggung jawabkan perbuatanya karena tertangkap sedang melakukan pesta sabu-sabu di rumah Purwanto.

Dihadapan petugas, salah satu pelaku, Djoko  mengaku memakai narkotika sabu-sabu untuk menambah  penghasilan, guna menutupi kebutuhan hidupnya karena gaji yang ia terima tidak cukup untuk dimakan bersama keluarganya.

Sedangakan, Efendi sendiri mengaku ia mengunakan sabu untuk menambah stamina karena sistim kerjanya ketat, jika ia mengunakan sabu maka uang penghasilan jauh dari kata minim.

Menurut Kapolsek Taman AKP Himawan Setiawan,  penangkapan, kedua tersangka mengaku mendapatkan barang haram itu dengan sistem ranjau, "Tersangka membeli seharga Rp 200 ribu dengan sistem ranjau, barang itu ia dapat di kawasan Pondok Jati, Geluran Taman Sidoarajo," ucap AKP Himawan.

Tidak hanya pemakai,  keduanya tersangka ini juga menjual barang haram itu ke teman-temannya yang membutuhkan.

Saat dilakukan penangkapan, petugas juga berhasil menyita yaitu alat hisap sabu. Penggeledahan kami lanjutkan dan kami temukan dompet kecil dan didalamnya ada tiga poket sabu masing-masing dua poket berisi 0,38 gram dan satu poket berisi 0,46 gram sabu.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatanya, keduanya kini dijerat dengan pasal 114 tahun 2009 tenatang narkotika dan pasal 112 ayat 1 dengan acaman hukuman 5 tahun penjara. (yos)

Berita Terkait

Enam Pengedar Narkoba Lumajang Ditangkap Polisi

Jelang Perayaan Natal, Polisi Tangkap Pengedar Narkoba dan Ekstasi Jaringan Lapas Madiun

Satresnarkoba Ringkus 5 Sindikat Pengedar Narkoba

Puluhan Pengunjung Kafe Dites Urine, Satu Sampel Positif Mengandung Narkoba
Berita Terpopuler
Jika Pimpinan Manfaatkan Anak Buahnya
Konsultasi Psikologi  2 jam

Berburu Sinyal Wifi, Para Siswa Ini Belajar di Pos Ronda
Pendidikan  13 jam

Ada Dua Pilihan Yang Meragukan, Saya Pilih Mana
Konsultasi Psikologi  10 jam

Masker Batik Merah Putih Kemerdekaan Banyak Diburu Warga
Life Style  7 jam



Cuplikan Berita
Ratusan Ibu Hamil Swab Massal di Gelora Pancasila
Pojok Pitu

Begini Pengakuan Bupati Menanggapi Pemakzulan DPRD Jember
Pojok Pitu

Awal September Subsidi Gaji Dari Pemerintah Cair 1,2 Juta
Jatim Awan

Lupa Mematikan Kompor, 1 Rumah di Bojonegoro Terbakar
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber