Berita Terbaru :
Cairan Desinfektan Untuk Penyemprotan Dan Bilik Sterilisasi Dipastikan Aman
Dewan Kota Surabaya Soroti Kandungan Bahan Kimia Bilik Sterilisasi yang Dibuat Pemkot
Pemkot Surabaya Akan Terapkan Karantina Wilayah Cegah Covid 19
Kondisi Terkini Penyebaran Virus Covid 19 di Kabupaten Sidoarjo
Jokowi Larang Warga Mudik ke Kampung Halaman
Bupati Banyuwangi Umumkan 1 PDP Positif Virus Corona
Empat Positif Covid-19, Petugas Gabungan Semprot Disinfektan di Wilayah Kecamatan Terdampak
Pemburu Biawak Ditemukan Tewas Mengapung di Sungai
Dituntut 7 Tahun, Sekda Gresik Divonis Bebas
Pasien Positif Covid 19, Jalani Isolasi Mandiri di Rumah
Pastikan Tidak Lockdown, Targetkan Zero Covid-19
Anggota DPRD Jatim Diana Amaliyah Nilai APD di Magetan Masih Minim
Dinkes: Warga Mojopurno yang Dijemput Tim Medis BerAPD Sakit Flu Biasa
Habiskan Rp3,8 Miliar Jembatan Gempol Baru Sudah Rusak
Dari 38 Kabupaten Kota Sudah Ada 18 yang Zona Merah
   

Puspenerbal Juanda Gelar Kegiatan Simulasi Pengamanan Bandara Dari Serangan Teroris dan Radikalisme
Metropolis  Selasa, 19-11-2019 | 15:30 wib
Reporter : Usrox Indra
Sidoarjo pojokpitu.com, Mendekati ahkir tahun Puspenerbal Juanda gelar kegiatan simulasi pengamanan Bandara Internasional Juanda. Simulasi ini bertujuan melatih mental personil mulai dari aksi huru hara massa, pembebasan sandera, penjinakan bom, hingga evakuasi medis menggunakan helikopter.

Kegiatan sendiri dilaksanakan di dua lokasi yaitu jalan raya bandara juanda menuju ke Terminal 1 dan kantor PT. Angkasa Pura I Juanda.

Simulasi sendiri diawali dengan kedatangan puluhan aksi massa yang menentang pembangunan terminal 3 bandara juanda. Namun massa yang berencana akan menuju ke T 1 dihadang oleh Pasukan Huru Hara (PHH) serta K-9 Pomal Juanda. 

Dalam aksinya, massa yang berjumlah sekitar 100 orang lebih tetap berupaya keras merangsek dan malah membakar sebuah boks kayu yang disimulasikan sebagai mobil. 

PHH akhirnya menembakkan peluru hampa untuk memukul mundur massa. Sedangkan api sendiri berhasil dipadamkan oleh PMK Bandara Juanda.

Namun, ternyata massa malah berhasil menyandera seorang personil phh. sehingga meminta bantuan sat kopaska untuk membebaskan sandera.

Dalam kegiatan simulas pihak puspenerbal  menurunkan sebanyak 400 personil, selain personil dari TNI AL, pihaknya juga bekerjasama dengan avsec. 
karena memang kegiatan pengamanan bandara juga harus melibatkan berbagai stakeholder otoritas Bandra Juanda.

Sementra itu, Komandan Puspenerbal, Laksamana Pertama TNI Edwin, mengatakan, kegiatan simulasi ini digelar untuk menjaga kesiapsiagaan personil dalam mengamankan wilayah Bandara, seperti yang kita ketahui bandara juanda berada di dalam kawasan pertahanan TNI AL. 

"Sehingga merupakan kewenangan kita sebagai anggota TNI AL dalam melaksanakan pengamanan," kata Laksamana Pertama TNI Edwin.

Berita Terkait

Puspenerbal Juanda Gelar Kegiatan Simulasi Pengamanan Bandara Dari Serangan Teroris dan Radikalisme

Yonif 514 Raider Simulasikan Aksi Tangkap Teroris di Kantor Kejaksaan
Berita Terpopuler
Mantan Kadinkes Kabupaten Malang Akhirnya Ditahan Kejari Kabupaten Malang
Hukum  5 jam

Dituntut 7 Tahun, Sekda Gresik Divonis Bebas
Hukum  3 jam

Puluhan Peserta Kongres Demokrat Dites Corona, Begini Hasilnya
Politik  19 jam

Tulungagung Konfirmasi Kasus Positif Covid 19 Pertama
Covid-19  10 jam



Cuplikan Berita
Viral, Wakil Bupati Sidoarjo Ikut Memakamkan Pasien Positif Corona
Pojok Pitu

Seorang Dokter Sidoarjo Tertular Virus Covid 19, Satu Perawat PDP
Pojok Pitu

Gubernur Jatim Takziah ke Kediaman Ibunda Presiden Jokowi
Jatim Awan

Santri di Jombang Gelar Sholat Ghoib Ibunda Presiden
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber