Berita Terbaru :
Sebanyak 14 PDP Berhasil Disembuhkan,1 Positif Masih Diisolasi
Tim Gugus Tugas Covid-19 Rapid Test Keluarga PDP
Sebar Berita Hoax, Seorang Warga Tertangkap Polisi
Pasca Libur, Pemohon SIM di Polresta Sidoarjo Membludak
ASN Jatuh ke Jurang Saat Potong Pohon Jati
Salah Paham Suara Motor, Seorang Pemuda Dikeroyok
Seorang Warga Negatif Dari Covid 19 Setelah Menjalani Test Poliymerase Chain Reaction
Anggaran 40 M Alokasikan Pemkab Madiun Untuk Penanganan Covid-19
Viral Tim Medis Ber-APD Evakuasi Orang Terlantar Tak Beridentitas Pingsan
Kades Minta Pemkab Nganjuk Memperlakukan Khusus Ratusan Warga Berstatus OTG
Perbaiki Atap, Seorang Pekerja Tersengat Listrik
Antisipasi Aksi Borong Waspada Covid 19, Petugas Operasi Pasar
Mengaku Rugi Rp 2,3 Miliar, Arema Fc Akan Berlatih 1 Juni
Tebing Sungai Longsor Setiap Hujan Datang, Warga Kian Resah
Terhambat Status Keadaan Darurat, DPRD Tunda Sidang Pembahasan LPKJ
   

Marak Calo SIM, Mahasiswa Demo Polres Tuban
Pantura  Senin, 18-11-2019 | 18:05 wib
Reporter : Khusni Mubarok
Sedikitnya 30 mahasiswa yang tergabung dalam Pergeraan Mahasiswa Islam Indonesia Cabang Tuban, berunjuk rasa di depan mapolres setempat. Foto: Khusni Mubarok
Tuban pojokpitu.com, Puluhan mahasiswa dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) berunjukrasa di Mapolres Tuban. Mereka menuntut Kapolres menindak tegas praktik pencaloan pembuatan Surat Ijin Mengemudi (SIM) yang diduga marak terjadi.

Setelah longmarch menyusuri jalur pantura, massa berjalanan kaki menuju Mapolres Tuban di Jalan Wahidin Sudiro Husodo.
Mahasiswa melakukan orasi bergantian dan menenteng spanduk tuntutan, di depan gerbang masuk Mapolres. Dalam orasinya, mereka mengecam maraknya praktik pencaloan pembuatan surat ijin mengemudi di lingkungan Satlantas Polres Tuban.

Berdasarkan pengakuan masyarakat yang ditemui para mahasiswa, mereka diminta membayar Rp 650.000 untuk mendapat SIM C. Mustofatul Adib, Ketua PC PMII Tuban, mengatakan, untuk itu mahasiswa menuntut Kapolres menindak tegas dan membasmi praktik pencaloan SIM.

Setelah berorasi sekitar setengah jam, mahasiswa ditemui langsung oleh Kapolres Tuban, Kasatlantas dan sejumlah perwira polisi di Mapolres setempat. 

Terkait tuntutan mahasiswa, Kapolres Tuban, AKBP Nanang, berjanji akan menindaklanjuti informasi yang disampaikan mahasiswa. Secepatnya, kapolres akan menurunkan tim khusus untuk melakukan penyelidikan. 

"Kita bmenegaskan bahwa praktik pencaloan sim tidak mungkin bisa dilakukan, karena mekanisme ujian dilakukan secara online," kata AKBP Nanang.

Setelah bertemu dan menyampaikan tuntutan kepada kapolres, mahasiswa langsung membubarkan diri. (yos) 





Berita Terkait

Mahasiswa Sumenep Tuntut Tambak Udang Segera Ditindak

Ratusan Mahasiswa PMII Gelar Demo Tolak Kenaikan Iuran BPJS

Ratusan Mahasiswa Tolak Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan

Marak Calo SIM, Mahasiswa Demo Polres Tuban
Berita Terpopuler
Jelang Puasa dan Dampak Corona, Harga Daging Naik
Ekonomi Dan Bisnis  12 jam

Aplikasi Ini Tawarkan Gratis Kuota Selama di Rumah Saja
Teknologi  17 jam

Tebing Sungai Longsor Setiap Hujan Datang, Warga Kian Resah
Peristiwa  4 jam

FK Unair Sumbang Washable Hazmat ke RSUD dr Soetomo
Metropolis  13 jam



Cuplikan Berita
Jalan Darmo dan Tunjungan Surabaya Ditutup 2 Minggu
Pojok Pitu

Berburu Manisnya Buah Srikaya Puthuk Tuban
Pojok Pitu

Banjir Rendam Tiga Titik Jalan Penghubung Antar Kecamatan
Jatim Awan

Zona Merah di Jatim Menjadi 23 Kabupaten Kota, Kasus Positif 187 Orang
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber