Berita Terbaru :
KPU Kabupaten Malang : Soal Penyelenggaraan Pilkada Ada 3 Opsi
Klien Membludak, 5 ODGJ Antri Panti Rehabilitasi Sosial
Tawadhu Pada Ulama, Bu Nyai Mantap Pilih Machfud Arifin Walikota
Pasien Corona di Pacitan Tembus 41 Orang, 2 Tambahan Anak-Anak dan Batita
Bantuan Jaring Pengaman Sosial Jatim Hanya 3 Bulan
Tersangka Pencurian Motor 5 TKP Ditangkap
Sebelas ASN, 4 TNI Positif Covid-19, Sebagian Sudah Sembuh
Polisi Ringkus Sindikat Pengedar Sabu-Sabu Antar Kota Jaringan Lapas
Anak SD Dinikahkan Siri Dengan Pria Beristri Tiga
Ingin Menabah Subscribe, Youtuber Berujung Penjara
Belasan Truk Terjaring Operasi Keselamatan dan Ketertiban Lalu Lintas
Puluhan Warga Positif Covid-19, Jalam Binor Kota Malang Terapkan PSBL
Rumah Bergeser Sendiri Saat Dibangun Gegerkan Warga Ngawi
Perawat Jatim Terpapar Covid 19 Bertambah 334 Orang
27 Kios di Pasar Sukorejo Ludes Dilalap Api
   

Warga Laporkan Istrinya Gunakan Akta Cerai Palsu
Mataraman  Senin, 18-11-2019 | 16:27 wib
Reporter : Achmad Syarwani
Nganjuk pojokpitu.com, Seorang pria di Nganjuk melaporkan istrinya siri ke Mapolres Nganjuk, suami itu melapor karena istrinya diduga telah menggunakan akta cerai palsu saat menikah dengan dirinya, dan menikah lagi dengan pria lain dengan duplikat asli. Sementara pihak polisi dalam waktu dekat akan memanggil pelapor dan terlapor serta sejumlah saksi saksi.

Adalah Jarwono warga Kelurahan Kartoharjo Nganjuk, melaporkan istri sirinya sendiri ke Unit Reskrim Mapolres Nganjuk. Jarwono melaporkan atas dugaan kasus pemalsuan data otentik yaitu surat cerai yang digunakan oleh Lilik Imayati yang berstatus siri Jarwono.

Menurut Jarwono, ia menikah dengan terlapor warga Desa Bagor Kulon Kecamatan Bagor Nganjuk, pada November 2018 lalu, dan terlapor menggunakan foto copi akta nikah cerai duplikat.

Namun pada tahun 2019, Lilik Imayati menikah lagi secara negara dengan pria lain dengan menggunakan akta cerai asli.

Pelapor merasa tertipu dan diduga istrinya menggunakan 2 akta cerai yang diduga salahsatunya ada yang palsu, atau memberikan keterangan di dalam akta cerai yang tidak pada kenyataannya. Atas hal itu, ia melaporkan istriyanya ke Unit Reskrim Mapolres Nganjuk, guna proses penegakan hukum.

Sementara Kasat Reskrim Mapolres Nganjuk, AKP Nicholas Bagas, membenarkan pihak polisi telah menerima pengaduan dari Jarwono, atas dugaan pemalsuan keterangan atau data pada surat otentik, sesuai dengan pasal 266 KUHP dengan ancaman hukuman diatas 5 tahun penjara.

"Hingga saat ini pihak polisi masih melakukan pendalaman dan tidak menutup kemungkinan akan memanggil pelapor dana terlapor, serta sejumlah saksi saksi guna pengembagan penyelidikan lebih lanjut," AKP Nicholas Bagas.

Sebelumnya, terlapor yang berstatus sebagai istri dari pelapor dari hasil pernikahan secara siri itu, tiba-tiba menikah lagi dengan pria lain tanpa ijin dari suami pertamanya. Hingga suami pertama tak terima dan melaporkan kasus tersebut ke Kemenag hingga ke Polisi. (yos)

Berita Terkait

Tak Kurang Dari 5 Jam, Pasutri Pembunuh Bocah di Kubangan Ditangkap

Sudah 2 Tahun Pasutri Ini Tidur di Becak

Kapolres Malang Datangi Polsek Wagir Dengan Kasus Pasutri Bundir Bersama Yang Terlihat Janggal

Warga Laporkan Istrinya Gunakan Akta Cerai Palsu
Berita Terpopuler
Rumah Bergeser Sendiri Saat Dibangun Gegerkan Warga Ngawi
Peristiwa  3 jam

Gara-Gara Ngantuk Truk Diesel Tabrak Truk Gandeng
Metropolis  5 jam

Tabrak Lari, Pengendara Motor Tewas
Peristiwa  7 jam

Perawat Jatim Terpapar Covid 19 Bertambah 334 Orang
Kesehatan  3 jam



Cuplikan Berita
Mobil Rombongan Gubernur Jawa Timur Kecelakaan di Tol Mojokerto-Kertososno
Pojok Pitu

Dendam Lama, Karyawan Pabrik Kayu Bacok Teman Kerja Pakai Samurai
Pojok Pitu

Dari 51 Peserta UTBK Reaktif, 38 Orang Ternyata Negatif Covid 19
Jatim Awan

Orkemiban, Minuman Tinggi Anti Oksidan Berbahan Daun Kelor
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber