Berita Terbaru :
Positif Covid-19 di Tuban Tembus 157 Kasus
Traffic Light Lumajang Dipasang Garis Jaga Jarak Layaknya Starting Grid Moto GP
Kembangkan Bakat, 5 ABK Membuat Grup Band
Pelaku Diduga Copet Diamankan Polisi Usai Gasak HP Milik Demonstran
Demo Tolak RUU Omnibus Law di Tengah Pandemi Covid-19
Dokter dan Perawat RSUD Caruban Terpapar Virus Corona
Warga Dibuat Bingung Atas Pelayanan PDAM
Sebanyak 30 Persen PPDP Surabaya Enggan Melakukan Rapid Tes
Polresta Banyuwangi Ungkap Kasus Narkoba Dalam Bungkusan Rengginang
Empat Tahun Buron, Perampok Sadis Dibekuk Jatanras
Robot Arta Mulai Layani Rapid Tes UTBK di Unair
Menko PMK Kecewa Jatim Tak Bisa Penuhi Target Dua Minggu Dari Jokowi
Perwali No 33, Masuk Surabaya Wajib Rapid Tes Bagi Warga Luar Kota
Sidak Takaran Minyak, Petugas Temukan Produsen Nakal
Program Diskon Pajak Selama Corona Berhasil Meningkatkan PAD Rp 562 Milyar
   

Ratusan Santri Ponorogo Keracunan Ikan Tongkol
Mataraman  Senin, 18-11-2019 | 11:34 wib
Reporter : Heru Kuswanto
Sebagian besar santri mengalami mual , pusing hingga mata memerah. Maka santri yang sakit harus menjalani rawat inap di beberapa rumah sakit dan Puskesmas. Foto Heru Kuswanto
Ponorogo pojokpitu.com, Ratusan santri di salah satu Pondok Pesantren Ponorogo dilarikan ke rumah sakit terdekat, karena keracunan seusai menyantap ikan tongkol menu makan malam.

Sedikitnya 130 santri Pondok Pesantren Darul Fikri Desa Bringin, Kecamatan Kauman , Kabupaten Ponorogo keracunan masal usai menyantap ikan tongkol menu makan malam. Banyak santri baik laki laki maupun perempuan mengalami mual muntah hingga mata memerah.

Mengetahui kabar para santri keracunan, pihak pengasuh Ponpes langsung melarikannya ke rumah sakit dan  Puskesmas terdekat. Setelah mendapat perawatan oleh tim medis, sebagian besar santri menjalani rawat jalan. Namun tak sedikit juga menjalani rawat inap karena kondisinya melemah.

Menurut Made Jeren, Direktur RSU Hardjono Ponorogo, berdasarkan data yang diperoleh sebanyak 25 santri jalani rawar inap di RSU Hardjono. 10 santri rawat inap di Puskesmas Kauman, 20 orang  rawat inap di Puskesmas Ngrandu dan 14 santri rawat inap di RS Aisyah Ponorogo. Sedangkan sisanya diperbolehkan pulang, karena kondisinya beransur membaik. (pul/vd:yan)

Berita Terkait

Polisi Periksa Juru Masak dan Warga Yang Belanja Bahan Makanan

Polisi Masih Selidiki Penyebab Keracunan Massal

Korban Keracunan Massal Mendapat Perawatan di Sejumlah Puskesmas

Puluhan Warga Satu Dusun Keracunan Makanan
Berita Terpopuler
FKPPI Demo Tuntut DPR RI Membatalkan RUU HIP
Peristiwa  7 jam

Tuntut Kejelasan Kasus Korupsi Warga Demo Kejaksaan
Peristiwa  11 jam

Inkrah Sejak Januari Hingga Juni, Kejari Kabupaten Malang Musnahkan Barang Bukti...selanjutnya
Malang Raya  8 jam

Persidangan Abah Ipul, Kabag ULP Sangadji Ungkap Pemberian Uang 200 Juta
Hukum  7 jam



Cuplikan Berita
Anak Jerapah Lahir di Tengah Pandemi
Pojok Pitu

Anak SD Dinikahkan Siri Dengan Pria Beristri Tiga
Pojok Pitu

Ingin Ketahui Fakta Penanganan Covid 19, Kapolda Jatim Akan Berkantor di Polsek
Jatim Awan

Begini Gejala Awal Hingga Rudy Ermawan Yulianto Meninggal Dunia
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber