Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Peristiwa 

Tak Kunjung Hujan Ratusan Warga Gelar Salat Istisqo dan Tradisi Tiban
Minggu, 17-11-2019 | 17:22 wib
Oleh : Unggul Dwi Cahyono, Muhammad Zainurofi
Kediri pojokpitu.com, Ratusan warga di Lereng Gunung Wilis, Kabupaten Kediri,menggelar salat istisqo dan kesenian tiban. Mereka berdoa agar hujan segera turun, karena musim kemarau yang berkepanjangan, mengakibatkan daerah ini mengalami kekeringan.

Ratusan warga Dusun Gedangan, Desa Mojo, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri, menggelar salat istisqo di sebuah tanah lapang untuk meminta turun hujan. 

Sudah delapan bulan lamanya, kawasan di lereng gunung wilis ini tidak turun hujan, padahal beberapa daerah sekitar sudah mulai hujan.
Usai Shalat Istisqo, dilanjutkan dengan kesenian tiban. Ritual saling cambuk antara dua orang ini digelar setiap tahun, disaat kemarau panjang terjadi. 

Meskipun terluka dan berdarah, tetapi warga tampak senang. Bahkan, tak hanya orang dewasa, tetapi anak-anak juga turut serta tanpa rasa takut.

Lukman Hakim, tokoh agama setempat mengatakan, selain melestarikan budaya leluhur, kegiatan itu sebagai bentuk pengharapan kepada tuhan agar hujan segera turun. "Biasanya , setelah salat istisqo dan ritual tiban dilaksanakan tidak lama kemudian hujan turun," ujar Lukman Hakim.

Untuk diketahui, sedikitnya ada 400 an kepala keluarga yang terdampak kekeringan di Dusun Gedangan. 

Sumber mata air yang selama ini memenuhi kebutuhan warga mulai mengering akibat kemarau panjang. Bahkan, banyak tanaman pertanian yang mati dan petani mengalami gagal panen. (yos)



Berita Terkait


Tak Kunjung Hujan Ratusan Warga Gelar Salat Istisqo dan Tradisi Tiban

Berharap Hujan, Ratusan Petani Shalat Istisqa

Warga Gelar Shalat Istisqa di Penghujung Kemarau

Kemarau Panjang, Warga Pamekasan Shalat Minta Hujan

Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber