Berita Terbaru :
Menganggur, Seorang Pria Nekat Curi Sepeda
DPRD Surabaya Sayangkan Kebijakan Wajib Rapid Tes Terlalu Mendadak
Berkunjung ke Rumah Ibadat Wajib Patuhi Protokol Kesehatan
Percepatan Penyidikan Pembakaran Mobil Via Vallen, Pelaku Pije Masih Ditahan
Sempat Diburu, 3 Pelaku Tik-Tok di Jembatan Suramadu Akhirnya Diamankan Polisi
Sehari 100 Perawat Terpapar Covid, Surabaya dan Sidoarjo Paling Banyak
Begini Kata Gubernur tentang Wacana Pasien Covid-19 Dipindah ke Pulau Galang
Pusat UTBK di Surabaya Sediakan Rapid Test Gratis Sebelum Ujian
Guru dan Siswa SMK Buat Mobil Listrik Untuk Pelaku UMKM
Golkar Akan Definitifkan Calon di 9 Kabupaten Kota
Rumah Sakit Surabaya Mulai Adakan Rapid Test Untuk Peserta UTBK SBMPTN
Adik Via Vallen Lapor Pencemaran Nama Baik di Medsos
Antisipasi Konflik, Bupati Lumajang Cek Jalan Tambang
Empat Rumah Ludes Terbakar Akibat Arus Pendek Listrik
Rekomendasi PKB di Pilkada 2020 Jatuh ke Keturunan Raja dan Sosok Kyai
   

Arek Bogangin Finish Pertama Gerak Jalan Perjuangan
Metropolis  Minggu, 17-11-2019 | 17:00 wib
Reporter : Fakhrurrozi
Inilah Rizal Andriansyah, peserta perseorangan yang pertama kali tiba di Tugu Pahlawan Surabaya
Berita Video : Arek Bogangin Finish Pertama Gerak Jalan Perjuangan
Surabaya pojokpitu.com, Rizal Andriansyah, arek Bogangin Surabaya, menjadi peserta perorangan yang finish pertama dalam gerak jalan perjuangan Mojokerto-Suroboyo. Sementara di kelompok beregu, Aremba alias Arek Bangkingan menjadi yang tercepat tiba di Tugu Pahlawan Surabaya.

Rizal yang memakai nomor dada 0092 ini tiba sekitar jam 21.45. Pemuda asal Bogangin Surabaya, ini menempuh rute Mojokerto-Surabaya sejauh 55 kilometer dengan waktu 6 jam 45 menit. 

Kelompok Aremba alias Arek Bangkingan kembali yang pertama di kelompok beregu. Ini merupakan kesekian kalinya, kelompok yang berisi 14 orang ini menjadi yang pertama, dalam gerak jalan perjuangan Mojokerto-Suroboyo. Setelah kedua peserta tiba, satu persatu peserta tiba di Tugu Pahlawan. 

Rizal Andriansyah, mengaku selalu ikut gerak jalan perjuangan Mojokerto-Suroboyo lantaran tak melupakan sejarah di tahun 1959-1964. "Ketika saat itu, para pejuang mempertahankan sektor barat yang dikenal dengan  batalyon laskar hizbullah, tentara pelajar, polisi istimewa yang dikenang dengan monumen mayangkara di Wonokromo," kata Rizal Andriansyah.

Tercatat ada 1529 peserta perseorangan, 24 grup beregu pelajar, 390 grup beregu umum, 19 grup beregu TNI, Polri. Yang menarik, sebagian peserta memakai kostum unik, salah satunya Didik Wijanarko, peserta nomor 1018, asal ngelom sepanjang, yang memakai asesoris botol bekas. (yos/vd:yan) 

Berita Terkait

Arek Bogangin Finish Pertama Gerak Jalan Perjuangan

Sebanyak 1500 Peserta Dari Berbagai Daerah di Jatim Ramaikan Gerak Jalan Perjuangan

Peserta Gerak Jalan di Kota Pasuruan Meninggal Dunia Saat Lomba

Peserta Asal Bangkingan Finish Pertama di Tugu Pahlawan
Berita Terpopuler
Kembali Dibuka, Tempat Wisata di Blitar Terapkan Protokol Kesehatan
Mlaku - Mlaku  21 jam

Tugu Polisi Monumen Perjuangan Polri Karesidenan Besuki Akan Direnovasi
Tempo Doeloe  20 jam

Curi Bawang Merah, Pelaku Dimassa dan Motor Dibakar
Peristiwa  7 jam

Hama Ulat Mulai Serang Tanaman Jagung
Ekonomi Dan Bisnis  18 jam



Cuplikan Berita
Dua Kadis Terpapar Covid-19, Kantor Terpaksa Dilockdown
Pojok Pitu

Pemkot Surabaya Tepis Isu Pemecatan Kadis DKRTH Surabaya
Pojok Pitu

Diserang Tikus, Petani Ponorogo Resah
Jatim Awan

Rumah Pegawai Lapas Mojokerto Jadi Sasaran Pelemparan Bom Molotov
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber