Berita Terbaru :
Cendikiawan NU Dukung Kementan Kembangkan Antivirus Eucalyptus
Puluhan Peserta UTBK Rapid Test di Lokasi Ujian
Mo Salah Memang Berhati Mulia, Ini Sedekah Terbarunya setelah Liverpool Juara
Gempar,Bayi Perempuan Dibuang di Teras Rumah Warga
46.334 Ribu Peserta UTBK Mulai Ujian Masuk PTN, Sempat Molor 15 Menit
Mendikbud Nadiem Ingin Kepsek dari Guru Penggerak, Indra Merasa Heran
Blitar Diguncang Gempa 5.3 Skala Richter
Konvesi PSI: Bacalon Wali Kota Surabaya Berdebat Seru soal Pasar Turi hingga PHK Massal
BPCB Jatim Mulai Uji Coba Eskavasi Situs Kumitir Jatirejo
Polisi Tangkap Pencuri Motor Lengkap Dengan 7 Hasil Curian
Inspektorat Terjunkan 4 Tim Kejar Kutu Dalam Program BPNT
Pasukan Garuda Indonesia Mampu Akhiri Peperangan Antar Suku di Kongo
Lima Bulan Terakhir Jumlah Penderita HIV/Aids Bojonegoro Mencapai 39 Orang
TMMD Tulungagung Terapkan Protokol Kesehatan Selama Masa Pandemi Covid-19
Inovasi Batako Berbahan Dasar Abu Sisa Pembakaran Sampah
   

Pastikan Itu Makam Bersejarah, Warga Datangkan Ahli Nasab dan Makam
Pantura  Minggu, 17-11-2019 | 15:15 wib
Reporter : Zulkifli Zakaria
Lamongan pojokpitu.com, Sempat terjadi polemik pro kontra terkait dengan penemuan sebuah makam di tambak milik Sudarsono, warga Desa Tawangrejo Kecamatan Turi pada akhir Oktober kemarin , akhirnya beberapa warga mendatangkan ahli nasab dan ahli makam dari daerah Ngimbang Lamongan.

Setelah dilakukan penelitian dengan datang ke tempat penemuan yang diduga makam di tambak tersbeut, akhirnya Kyai Haji Zaenuri Al Yusak  Muhtarom, ahli nasab dan ahli makam kuno meyakini kalau di tambak milik Sudarsono ini adalah makam seorang ulama besar pada zamannya. 

Dimungkinkan bahwa makam tersebut adalah makam syekh Mugholib yang berasal dari daerah kerajaan Demak Bontoro Jawa Tengah, yang wafat pada tahun 1825 masehi. Beliau adalah salah satu murid Sunan Kali Jaga dan Syekh Maulana Malik Ibrahim salah satu wali songo.

Bahkan untuk menaykin kan hal itu, puluhan warga bersama dengan Kyai Haji Zaenuri Al Yusak Muhtarom ahli nasab dan makam kuno ini mendatangi ke makam tersebut.

Selain ditemukannya makam murid dari syekh Maulana Malik Ibrahim, di sebelah makam tersbeut juga di temukan makam Siti Munawaroh, istrinya dan Muzamil anaknya. 

Salah satu tujuan didatangkannya ahli nasab dan ahli makam kuno ini, dikarenakan pasca penemuan makam di tambak tersebut sempat terjadi perbedatan hingga saat ini. Ada warga yang menyakini kalau itu adalah bukan makam, namun hanya gundukan batu saja. 

Namun ada yang meyakini kalau itu adalah makam, karena saat ditemukan makam tersebut, sempat di temukan tulang belulang yang diduga tulang manusia.

Menurut Saiful Arif, penemu makam kuno tersbeut, salah satu tujuan didatang kan nya ahli nasab dan ahli makam kuno ini dalah untuk meyakin kan  agar tidak timbul permasalahan pro kontra di masyarakat . 

"Yang nantinya dikhawatirkan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, dari hasil penemuan ini akhirnya dipastikan kalau itu adalah sebuah peninggalan makam ulama besar pada zamannya," ucap Saiful Arif.

Seperti yang telah diberitakan sebelumnya, bahwa di Desa Tawangrejo Kecamatan Turi Lamongan, pada akhir Oktober telah ditemukan sebuah makam di tengah-tengah tambak milik warga. 

Bahkan penemuan makam di tengah-tengah tambak ini sempat menjadi guncingan di kalangan masyarakat sekitar. (yos/vd:yan)

Berita Terkait

Pastikan Itu Makam Bersejarah, Warga Datangkan Ahli Nasab dan Makam

Warga Lamongan Temukan Makam Kuno di Tengah Tambak

Heboh, Warga Temukan Makam 2 Wali Kerajaan Mataram Di Atas Gunung

Warga Malang Gempar Penemuan Makam Misterius di Ladang
Berita Terpopuler
Gempar,Bayi Perempuan Dibuang di Teras Rumah Warga
Peristiwa  2 jam

Tradisi Nyadar, Ritual Penghormatan Petani Garam Digelar di Tengah Pandemi Covi...selanjutnya
Life Style  16 jam

BMKG Instal Alat WRS Untuk Pemantauan Gempa Bumi atau Tsunami
Peristiwa  15 jam

Menkes Serahkan Santunan Rp 300 Juta Kepada Nakes Gugur Covid 19
Kesehatan  14 jam



Cuplikan Berita
Dua Kadis Terpapar Covid-19, Kantor Terpaksa Dilockdown
Pojok Pitu

Pemkot Surabaya Tepis Isu Pemecatan Kadis DKRTH Surabaya
Pojok Pitu

Diserang Tikus, Petani Ponorogo Resah
Jatim Awan

Rumah Pegawai Lapas Mojokerto Jadi Sasaran Pelemparan Bom Molotov
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber