Berita Terbaru :
Patroli Skala Besar, Petugas Gabungan Sisir Warga Tak Pakai Masker
Menganggur, Seorang Pria Nekat Curi Sepeda
DPRD Surabaya Sayangkan Kebijakan Wajib Rapid Tes Terlalu Mendadak
Berkunjung ke Rumah Ibadat Wajib Patuhi Protokol Kesehatan
Percepatan Penyidikan Pembakaran Mobil Via Vallen, Pelaku Pije Masih Ditahan
Sempat Diburu, 3 Pelaku Tik-Tok di Jembatan Suramadu Akhirnya Diamankan Polisi
Sehari 100 Perawat Terpapar Covid, Surabaya dan Sidoarjo Paling Banyak
Begini Kata Gubernur tentang Wacana Pasien Covid-19 Dipindah ke Pulau Galang
Pusat UTBK di Surabaya Sediakan Rapid Test Gratis Sebelum Ujian
Guru dan Siswa SMK Buat Mobil Listrik Untuk Pelaku UMKM
Golkar Akan Definitifkan Calon di 9 Kabupaten Kota
Rumah Sakit Surabaya Mulai Adakan Rapid Test Untuk Peserta UTBK SBMPTN
Adik Via Vallen Lapor Pencemaran Nama Baik di Medsos
Antisipasi Konflik, Bupati Lumajang Cek Jalan Tambang
Empat Rumah Ludes Terbakar Akibat Arus Pendek Listrik
   

Media Sosial Satukan Siswa Tionghoa Setelah 60 Tahun Pisah
Rehat  Sabtu, 16-11-2019 | 21:11 wib
Reporter : Fakhrurrozi
Surabaya pojokpitu.com, Media Sosial Satukan Ratusan Alumni Siswa Tionghoa

Media sosial ternyata mampu menyatukan ratusan alumni siswa etnis tionghoa yang terpisah lama. Ratusan alumni siswa Xinzhong School dari 5 negara yang telah terpisah selama 60 tahun, bisa berkumpul kembali.

Ratusan alumni siswa Xinzhong School bertemu setelah terpisah selama 60 tahun. Pertemuan di Surabaya bertepatan dengan Hari Pahlawan, maka para alumni ikut merayakan Hari Pahlawan dengan menyanyikan Lagu Indonesia Raya, Lagu Padamu Negeri sambil membawa bendera Merah Putih.

Suwanto, salah satu alumni mengatakan tidak mudah untuk mengumpulkan seluruh alumni siswa Xinzhong School. Dikarenakan mereka tinggal di beberapa negara, seperti  Indonesia, Amerika, Hongkong, China, Makau, Shenzhen dan Quangzhou.

"Berkat kemajuan media sosial, kita bisa mengumpulkan alumni dari lima negara. Amerika, Hongkong, China, Makau, Shenzhen, Quangzhou, Lombok dan Jakarta. Bedanya dengan sebelumnya, pertemuan ini yang terbesar dan mengundang 5 guru yang tersisa," kata Suwanto

Mereka tetap menjalankan tradisi tionghoa. Salah satunya berbagi angpao dan kenang-kenangan kepada guru mereka yang masih tersisa. (pul)

Berita Terkait

Perkuat Silaturrahmi, Pertama Kalinya IKA Tetrasma Gelar Pertemuan Daring

Media Sosial Satukan Siswa Tionghoa Setelah 60 Tahun Pisah

Forum Insinyur Muda dukung Prof Erani jadi Ketum IKA UB

Ketum GMNI Instruksikan Kader Door To Door Menangkan Alumni GMNI
Berita Terpopuler
Kembali Dibuka, Tempat Wisata di Blitar Terapkan Protokol Kesehatan
Mlaku - Mlaku  21 jam

Tugu Polisi Monumen Perjuangan Polri Karesidenan Besuki Akan Direnovasi
Tempo Doeloe  20 jam

Curi Bawang Merah, Pelaku Dimassa dan Motor Dibakar
Peristiwa  7 jam

Hama Ulat Mulai Serang Tanaman Jagung
Ekonomi Dan Bisnis  18 jam



Cuplikan Berita
Dua Kadis Terpapar Covid-19, Kantor Terpaksa Dilockdown
Pojok Pitu

Pemkot Surabaya Tepis Isu Pemecatan Kadis DKRTH Surabaya
Pojok Pitu

Diserang Tikus, Petani Ponorogo Resah
Jatim Awan

Rumah Pegawai Lapas Mojokerto Jadi Sasaran Pelemparan Bom Molotov
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber