Berita Terbaru :
Polisi Tangkap Pencuri Motor Lengkap Dengan 7 Hasil Curian
Inspektorat Terjunkan 4 Tim Kejar Kutu Dalam Program BPNT
Pasukan Garuda Indonesia Mampu Akhiri Peperangan Antar Suku di Kongo
Lima Bulan Terakhir Jumlah Penderita HIV/Aids Bojonegoro Mencapai 39 Orang
TMMD Tulungagung Terapkan Protokol Kesehatan Selama Masa Pandemi Covid-19
Inovasi Batako Berbahan Dasar Abu Sisa Pembakaran Sampah
Menkes Serahkan Santunan Rp 300 Juta Kepada Nakes Gugur Covid 19
BMKG Instal Alat WRS Untuk Pemantauan Gempa Bumi atau Tsunami
Tradisi Nyadar, Ritual Penghormatan Petani Garam Digelar di Tengah Pandemi Covid-19
   

Perhutani: yang Terbakar Hutan Produksi dan Hutan Lindung
Mataraman  Sabtu, 16-11-2019 | 18:00 wib
Reporter : M. Ramzi
Hingga Sabtu (16/11) sore, titik api masih terlihat di Gunung Lawu. Foto: M. Ramzi
Magetan pojokpitu.com, Hingga Sabtu (16/11) sore, kebakaran Gunung Lawu masih belum bisa dipadamkan. Angin kencang, membuat api terus meluas hingga tiga desa, mulai dari Bedagung, Sukowidi, dan Ngiliran. Petugas terus melakukan pemadaman api dengan cara manual.

Dari arah Kecamatan Sidorejo dan Kecamatan Panekan Kabupaten Magetan, misalnya. Terlihat tiga titik api atau kepulan asap dari gunung lawu. 

Kebakaran hutan gunung lawu, yang terjadi sejak Jumat (15/11) kemarin terus meluas. Dari Desa Bedagung, Sukowidi, hingga Ngiliran Kecamatan Panekan Magetan.

Asper BPKPH Lawu Selatan, Marwoto, mengatakan, yang terbakar awal merupakan hutan produksi, merembet ke hutan lindung. "Namun untuk luas lahan yang terbakar, kita belum bisa menjelaskan karena masih fokus penanganan pemadaman api," kata Marwoto.

Ada ratusan petugas gabungan dari TNI, Polri, perhutani, Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan masyarakat, terus berupaya memadamkan api dengan menggunakan alat seadanya, berupa ranting pohon basah. "Perhutani juga menerjunkan petugas khusus, yang terbiasa menangani kebakaran hutan Gunung Lawu," kata Marwoto.

Perhutani bersama petugas gabungan sudah membuat ilaran dan melokalisir kebakaran api dengan menerjunkan petugas. Ini diupayakan agar api tidak  menjalar ke petak lain. (yos)








Berita Terkait

Perhutani: yang Terbakar Hutan Produksi dan Hutan Lindung

Keluarga Korban Kebakaran Gunung Lawu Dapat Santunan Rp. 5 Juta

Korban Kebakaran Lawu Dapat Santunan dan Asuransi
Berita Terpopuler
Tradisi Nyadar, Ritual Penghormatan Petani Garam Digelar di Tengah Pandemi Covi...selanjutnya
Life Style  8 jam

BMKG Instal Alat WRS Untuk Pemantauan Gempa Bumi atau Tsunami
Peristiwa  7 jam

Menkes Serahkan Santunan Rp 300 Juta Kepada Nakes Gugur Covid 19
Kesehatan  6 jam

Inovasi Batako Berbahan Dasar Abu Sisa Pembakaran Sampah
Teknologi  5 jam



Cuplikan Berita
Dua Kadis Terpapar Covid-19, Kantor Terpaksa Dilockdown
Pojok Pitu

Pemkot Surabaya Tepis Isu Pemecatan Kadis DKRTH Surabaya
Pojok Pitu

Diserang Tikus, Petani Ponorogo Resah
Jatim Awan

Rumah Pegawai Lapas Mojokerto Jadi Sasaran Pelemparan Bom Molotov
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber