Berita Terbaru :
Rem Blong, Truk Hantam Mobil dan Motor
Janda Mucikari Jual Anak Bau Kencur Tarif Rp 800 Ribu
Bocah Diduga Disunat Makhluk Halus Gemparkan Warga Tuban
Hasil Swab, 19 Pegawai Dispendukcapil Positif Virus Corona
Siswa Tuna Netra Kelas 1 SLB Ikut Lomba Hafalan Alquran Tingkat Asia
PKB Rekom Gus Ipul Maju Pilwali Kota Pasuruan
Tabrak Dump Truk Parkir, Seorang Pengendara Tewas di Mojokerto
Dua Bakal Calon Bupati Sidoarjo Masih Menunggu Rekom DPP PDIP
Polda Jatim Gelar Lomba Dalmas Sabhara dan Wanteror Brimob
Sholawat Lita Machfud berkumandang di Kampung Surabaya
Sangat Penting Mencegah Konflik Dengan Teman
Satgas Covid Sidoarjo Gelar Razia Masker di Pasar Taman
KPU Sumenep Umumkan Pendaftaran Cabup dan Cawabup Segera Dibuka September
Gas Lpg 3 Kilogram di Magetan Mulai Sulit Didapat
Tercatat, Ratusan Hektar Sawah di Kabupaten Madiun Rusak Diserang Hama Wereng
   

Perhutani: yang Terbakar Hutan Produksi dan Hutan Lindung
Mataraman  Sabtu, 16-11-2019 | 18:00 wib
Reporter : M. Ramzi
Hingga Sabtu (16/11) sore, titik api masih terlihat di Gunung Lawu. Foto: M. Ramzi
Magetan pojokpitu.com, Hingga Sabtu (16/11) sore, kebakaran Gunung Lawu masih belum bisa dipadamkan. Angin kencang, membuat api terus meluas hingga tiga desa, mulai dari Bedagung, Sukowidi, dan Ngiliran. Petugas terus melakukan pemadaman api dengan cara manual.

Dari arah Kecamatan Sidorejo dan Kecamatan Panekan Kabupaten Magetan, misalnya. Terlihat tiga titik api atau kepulan asap dari gunung lawu. 

Kebakaran hutan gunung lawu, yang terjadi sejak Jumat (15/11) kemarin terus meluas. Dari Desa Bedagung, Sukowidi, hingga Ngiliran Kecamatan Panekan Magetan.

Asper BPKPH Lawu Selatan, Marwoto, mengatakan, yang terbakar awal merupakan hutan produksi, merembet ke hutan lindung. "Namun untuk luas lahan yang terbakar, kita belum bisa menjelaskan karena masih fokus penanganan pemadaman api," kata Marwoto.

Ada ratusan petugas gabungan dari TNI, Polri, perhutani, Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan masyarakat, terus berupaya memadamkan api dengan menggunakan alat seadanya, berupa ranting pohon basah. "Perhutani juga menerjunkan petugas khusus, yang terbiasa menangani kebakaran hutan Gunung Lawu," kata Marwoto.

Perhutani bersama petugas gabungan sudah membuat ilaran dan melokalisir kebakaran api dengan menerjunkan petugas. Ini diupayakan agar api tidak  menjalar ke petak lain. (yos)








Berita Terkait

Perhutani: yang Terbakar Hutan Produksi dan Hutan Lindung

Keluarga Korban Kebakaran Gunung Lawu Dapat Santunan Rp. 5 Juta

Korban Kebakaran Lawu Dapat Santunan dan Asuransi
Berita Terpopuler
Lagi, Perawat Senior RS Delta Surya Meninggal Akibat Covid 19
Metropolis  12 jam

Punggung Naga, Jalur Ekstrim Menuju Puncak Piramid
Mlaku - Mlaku  13 jam

Hasil Swab, 19 Pegawai Dispendukcapil Positif Virus Corona
Covid-19  1 jam

Tabrak Dump Truk Parkir, Seorang Pengendara Tewas di Mojokerto
Peristiwa  2 jam



Cuplikan Berita
Ratusan Ibu Hamil Swab Massal di Gelora Pancasila
Pojok Pitu

Begini Pengakuan Bupati Menanggapi Pemakzulan DPRD Jember
Pojok Pitu

Awal September Subsidi Gaji Dari Pemerintah Cair 1,2 Juta
Jatim Awan

Lupa Mematikan Kompor, 1 Rumah di Bojonegoro Terbakar
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber