Berita Terbaru :
Begini Cara Santri Ngaji di Ruang Isolasi
Orkemiban, Minuman Tinggi Anti Oksidan Berbahan Daun Kelor
Dalam Keadaan Mabuk, Sekelompok Pemuda Merusak Warung Kopi dan Aniaya Orang
Tiga Tersangka Pengedar Narkoba Diamankan Polisi
Menteri Kelautan Dan Perikanan Cabut Permen Nomer 56 Tentang Ekspor Benih Lobster
31 Kabupaten di Jawa Tmur Berpotensi Terjadi Kekeringan
Karena Diputus Pacar Terjadi Penculikan dan Penganiayaan
Maling Alat Alat Bengkel Dimassa
Tahun Ajaran Baru Akan Berlangsung Secara Virtual
Pemkab Akan Rapid Tes Seluruh Santri Gontor
Pasar Lumbung Pangan Target Menjangkau Ke 28 Kabupaten Kota di Jatim
Wakapolda Cek Perkembangan Covid 19 di Ponpes Gontor
Selama 14 Hari Terakhir Angka Kesembuhan Mencapai 2.150
JTV Mendapatkan Penghargaan dari KPID
Tukang Sopir Dealer Meninggal Secara Mendadak Di Kamar Mandi
   

Solar Langka, Nelayan Tak Bisa Melaut
Pantura  Sabtu, 16-11-2019 | 14:15 wib
Reporter : Khusni Mubarok
Seperti inilah kondisi Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum di Desa Palang, Kecamatan Palang, Tuban. Foto: Khusni Mubarok
Tuban pojokpitu.com, Kelangkaan solar di SPBU, membuat nelayan di pesisir utara Tuban tak bisa melaut. Untuk sedekar mendapatkan solar, mereka harus mengantre selama berhari-hari.

Seperti kondisi SPBU di Desa Palang, Kecamatan Palang, Tuban. Barisan drum kosong milik nelayan berjejer hingga ratusan meter, untuk mengantre solar.

Menurut para nelayan, Pasirun, antrian seperti ini telah terjadi sejak lima hari terakhir. Untuk sedekar mendapatkan solar, mereka harus mengantre selama berhari-hari. "Kondisi ini, membuat sebagian nelayan tak bisa melaut, karena bahan bakar solar untuk mesin perahu mereka tidak ada," kata Pasirun. 

Seperti terpantau di Dermaga Desa Palang, Kecamatan Palang, terlihat ratusan perahu nelayan berjajar rapi di dermaga. Mereka tak melaut karena tak mendapatkan stok solar. 

"Untuk mengisi waktu luang, para nelayan memperbaiki dan membersihkan perahu serta memperbaiki jaring-jaring mereka yang rusak," imbuhnya.

Para nelayan berharap, langkanya solar ini cepat diatasi oleh pemerintah. Agar masyarakat khususnya nelayan, dapat kembalimelaut. 

Jika kelangkaan solar ini berlarut-larut, para nelayan tak dapat mencari ikan. Sehingga untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, mereka harus berhutang. (yos)

Berita Terkait

Dua Ratus Lebih Calon Penumpang Kapal Terlantar Gara-Gara Kelangkaan Solar

Kepala Dinas Perdagangan Bojonegoro Tanggapi Kelangkaan Solar

Pertamina Jamin Pasokan BBM Natal Tahun Baru Aman

Sejumlah SPBU di Probolinggo Masih Kosong Stok Solar dan Premium
Berita Terpopuler
Pemancing Tersangkut Karang, Lalu Digulung Ombak
Malang Raya  9 jam

Ini Patut Menjadi Perhatian, Biker Tewas Dilindas Truk
Peristiwa  9 jam

Pemkab Bondowoso Akan Bangun Rumah Janda Tua Makan Daun Talas
Rehat  10 jam

Strategi Tabung Haji Dan Umroh Ringankan Beban Jamaah Saat Pandemi COVID-19
Ekonomi Dan Bisnis  7 jam



Cuplikan Berita
Viral Hasil Tes Rapid Peserta UTBK Berubah
Pojok Pitu

Dokter dan Satpam Postif Covid 19, Puskesmas Wates Mojokerto Ditutup Sementara
Pojok Pitu

Delapan Terkena Corona, Membuat Ribuan Karyawan PT KTI Diliburkan
Jatim Awan

Ternyata Satu Tersangka Pengambilan Paksa Jenazah Positif Covid 19
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber