Berita Terbaru :
Lagi, Ponorogo Tambah 11 Kasus Covid 19
Makin Banyak Peserta UTBK Reaktif
Nasib Kader Pemantau Pasien Covid-19 Belum Terima Intensif 4 Bulan
Dituduh Hina Pengusaha, Bupati Lumajang Diperiksa Cyber Crime Polda Jatim
Kokohkan Ekonomi di Pandemi Covid, TNI, Polri Bangun Program Ketahanan Pangan
Satlantas Polresta Mojokerto Amankan Ratusan Motor Sport Dan Musnahkan Knalpot Brong
Penyaluran BLT DD Tunggu Bansos Pangan Kemensos Berakhir
Geram Dengan Ulah Nitizen, Idi Laporkan 5 Akun Media Sosial
Pemilik Mobil Misterius Merupakan Residivis Pengedar Narkoba
Ingin Memulangkan Kedua Orang Tua ke Papua, Anak Nekat Rampas Ponsel
Kejari Kota Musnahkan Barang Bukti Narkotika
Residivis Jambret Babak Belur Dimassa
Tiga Pelaku Jambret Diringkus Tim Buser Polresta Banyuwangi
Hearing Komisi D, DPRD Ingatkan Pembangunan Fisik 2020 Harus Sesuai Dengan Perencanaan
Polisi Jemput Paksa Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Lahan Mantingan
   

Pulang Dari Sungai, Kakek Kumito Tewas Tersambar Kereta Api
Tapal Kuda Dan Madura  Sabtu, 16-11-2019 | 10:37 wib
Reporter : Syadid Fahmi
Beberapa potongan tubuh korban Kumito ditemukan jauh dari lokasi kejadian. Dugaan sementara korban Kumito tidak mengetahui datangnya kereta api. Foto Syadid Fahmi
Jember pojokpitu.com, Seorang kakek berusia 75 tahun di Jember, tewas dengan kondisi mengenaskan, akibat tertabrak kereta api.

Seketika warga Desa Patempuran, Kecamatan Kalisat, Jember dihebohkan dengan penemuan potongan kaki manusia di perlintasan kereta api, Jumat (15/11) malam. Selain potongan kaki, terdapat banyak ceceran darah di bantalan rel kereta api. Korban diduga tewas akibat tertabrak Kereta Api Sri Tanjung jurusan Yogyakrata Banyuwangi.

Penemuan tersebut dilaporkan kepada kepala dusun yang diteruskan kepada kepolisian setempat. Polisi lansung melakukan Olah Tempat Kejadian Perkara. Pada waktu bersamaan, juga ditemukan potongan tubuh bagian atas di jalur kereta api Desa Bedadung, Kecamatan Pakusari, Jember, yang berjarak kurang lebih 7 kilometer.

Jasad dibawa ke kamar mayat dan dilakukan pemeriksaan. Setelah dilakukan identifikasi, korban bernama Kumito (75) warga Desa Patemon, Kecamatan Pakusari, Jember.

Dari hasil pemeriksaan polisi dan saksi Sunardi, korban Kumito tewas tertabrak Kereta Api Sri Tanjung usai dari sungai desa. Hingga hingga kondisi tubuhnya hancur terpisah, karena terseret gerbong kereta api.

Hingga Sabtu dini hari, jasad korban masih disimpan di instalasi Kamar Mayat Rumah Sakit Soebandi, Jember, untuk menunggu keluarga. (pul)

Berita Terkait

Kereta Api Tabrak Ertiga, Seorang Bocah Tewas

Nasib Pasutri Ini Mengenaskan, Tewas Tertabrak Kereta Api

Melamun, Pria Tua Tewas Tersambar Kereta Api

Pemotor Tewas Ditabrak Kereta Api di Perlintasan Sebidang
Berita Terpopuler
Pemkab Bondowoso Akan Bangun Rumah Janda Tua Makan Daun Talas
Rehat  6 jam

Pemancing Tersangkut Karang, Lalu Digulung Ombak
Malang Raya  5 jam

Ini Patut Menjadi Perhatian, Biker Tewas Dilindas Truk
Peristiwa  5 jam

Selama Pandemi Corona Sudah 5 Nakes Sidoarjo Meninggal Dunia
Kesehatan  6 jam



Cuplikan Berita
Viral Hasil Tes Rapid Peserta UTBK Berubah
Pojok Pitu

Dokter dan Satpam Postif Covid 19, Puskesmas Wates Mojokerto Ditutup Sementara
Pojok Pitu

Delapan Terkena Corona, Membuat Ribuan Karyawan PT KTI Diliburkan
Jatim Awan

Ternyata Satu Tersangka Pengambilan Paksa Jenazah Positif Covid 19
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber