Berita Terbaru :
Dampak Corona, Orderan Grab Car Sepi
Kampung Siaga Corona, Warga Tanam Tanaman Obat Keluarga
Bumerang Buatan Atlet Lokal Dikenal Mancanegara
Longsor Jalur Pacitan Ponorogo, Material Tutup Seluruh Badan Jalan
Akses Jalan Jompo Secara Resmi Mulai Dibuka Kembali
Diduga Pasien Posotif Covid-19 Berkeliaran, Pasar Tradisional Lockdown
Jumlah PDP dan ODP Naik dan Positif Tetap 10 Orang
Sidak Diatas Kapal, Polisi Temukan Ratusan Penumpang Tidur Berdekatan
Pemerintah Beri Diskon Listrik 450 VA Dan 900 VA
Pengendara Motor Tercebur Ke Sungai, Evakuasi Sangat Dramatis
Takut Corona Mewabah, Warga Slambur Karantina Wilayah
Jokowi Putuskan Pembatasan Skala Besar dan Darurat Kesehatan
Per Hari Ini Jumlah Pasien Positif Corona 1.528, Tersebar di 32 Provinsi
Alat Rapid Test Baru Didistribusikan di Puskesmas Hari Ini
Wakil Bupati Sidoarjo Datangi Massa Terkait Penolakan Ruang Isolasi
   

Terlibat Pungli, Ali Hendro PNS ESDM Dituntut 2 Tahun Penjara
Hukum  Jum'at, 15-11-2019 | 18:59 wib
Reporter : Fakhrurrozi
Surabaya pojokpitu.com, Ali Hendro Santoso, pegawai negeri sipil di Dinas ESDM Pemprov Jatim dituntut 2 tahun penjara oleh Jaksa Kejari Surabaya. Dalam tuntutannya, Jaksa Rakhman, dari Kejari Surabaya, menyatakan terdakwa Ali Hendro Santoso terbukti secara sah dan meyakinkan terlibat dalam pungli Rp 50 juta terkait perijinan tambang di Lumajang.

Perbuatan Ali Hendro jelas melanggar pasal 11 Undang-Undang nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi, sebagaimana diubah dengan Undang-Undang nomor 20 tahun 2001 juncto pasal 55 ayat 1 KUHP. Hal yang memberatkan jaksa kepada terdakwa adalah perbuatannya tidak mendukung program pemerintah terkait pemberantasan tindak pidana korupsi.

Sementara hal yang meringankan, terdakwa tidak menikmati pungli Rp 50 juta tersebut dan merupakan tulang punggung keluarga. Atas pertimbangan tersebut, jaksa meminta majelis hakim menjatuhkan pidana hukuman 2 tahun penjara dan denda Rp 50 juta, subsider 3 bulan penjara.

Tuntutan ini dirasakan berat oleh terdakwa Ali Hendro. Ia berdalih dirinya tidak ada di lokasi saat Kholik Wicaksono, Kasi Evaluasi dan Pelaporan Pertambangan menerima pungli tersebut.

Kasus pungli di Dinas ESDM Pemprov Jatim menyeret dua orang, Kholik Wicaksono dan Ali Hendro Santoso. Kholik Wicaksono telah divonis 1 tahun penjara oleh Pengadilan Tipikor pada 24 April lalu.(end/vd:yan)

Berita Terkait

Ali Hendro Santoso, PNS Dinas ESDM Pemprov Jatim Divonis Hukuma 1,4 tahun

Terlibat Pungli, Ali Hendro PNS ESDM Dituntut 2 Tahun Penjara
Berita Terpopuler
Tidak Punya Ongkos, Satu Keluarga Asal Madura Dari Daerah Endemis Dapat Tiket Gr...selanjutnya
Peristiwa  6 jam

Dalam 2 Hari Sebanyak 125 ODR Dalam 1 Desa
Peristiwa  9 jam

Christina Sembuh Dari Corona, Resepnya Tidak Panik dan Terus Ikut Tahapan Pengo...selanjutnya
Sosok  11 jam

Gelar Tayub dan Reog Hajatan Sunatan Dibubarkan Muspika
Peristiwa  10 jam



Cuplikan Berita
Viral, Wakil Bupati Sidoarjo Ikut Memakamkan Pasien Positif Corona
Pojok Pitu

Seorang Dokter Sidoarjo Tertular Virus Covid 19, Satu Perawat PDP
Pojok Pitu

Gubernur Jatim Takziah ke Kediaman Ibunda Presiden Jokowi
Jatim Awan

Santri di Jombang Gelar Sholat Ghoib Ibunda Presiden
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber