Berita Terbaru :
Santri Covid-19 Terus Dilakukan Pengobatan
Paslon Wajib Paham Tentang Aturan Kampanye
Kekeringan Meluas, 5 Kecamatan Alami Krisis Air Bersih
Anggarkan 3,8 Miliar Untuk Ganti Atap Gor Ki Mageti
Covid Bertambah, Pemkab Ponorogo Siapkan 3 Gedung Shelter Baru
Pemerintah Terus Berupaya Meningkatkan Usaha Mikro Terdampak Covid di Jatim
Kesulitan Air Bersih, Warga Manfaatkan Air Sawah
Cegah Covid-19, Melalui Penyemprotan Disinfektan Diberbagai Tempat Rawan
Ratusan Ribu Ton Gula Petani Numpuk di Gudang
Kepergok Curi Motor Diwilayah Pakisaji, Warga Lowokwaru Jadi Amukan Massa
Peringati Hari Tani, Lapas Bojonegoro Gelar Pelatihan Budidaya Tanaman Hidroponik
Ribuan Warga di 18 Desa Menunda Menerima Bansos Pertanian
Dampak Pandemi Covid-19, Perusahaan Rokok Kurangi Jumlah Produksi
Selain di Ngawi, Warga Madiun Juga Jadi Korban Sasaran Peredaran Upal
Karbak TNI, Santri Mendapatkan Pelajaran Kedisiplinan dan Budidaya Udang Vaname
   

Untuk Dapatkan Solar, Para Sopir Pantura Rela Antri 6 Jam
Pantura  Jum'at, 15-11-2019 | 16:10 wib
Reporter : Zulkifli Zakaria
Tak jarang para sopir memarkirkan kendaraannya di pinggir jalan karena kehabisan solar. Foto: Zulkifli Zakaria
Lamongan pojokpitu.com, Kelangkaan BBM bersubsidi jenis solar di jalur Poros Pantura Lamongan Babat sudah terjadi hampir 3 minggu. Membuat banyak sopir mengeluh. Bahkan para sopir ini rela antri berjam-jam hanya untuk mendapatkan solar.

Di SPBU Kecamatan Deket Lamongan banyak kendaraan roda empat rela antri berjam-jam untuk mendapatkan BBM solar bersubsidi. Para sopir antri hampir 6 jam di halamanan SPBU, meskipun pihak SPBU belum bisa memastikan kapan pengiriman solar dilakukan.

Panjangnya antri hingga memanjang di kawasan jalur poros Pantura Lamongan Babat. Sehingga terjadi kemacetan di pinggir jalur Poros Pantura Lamongan Babat ini.

Manaf salah satu sopir travel dari Gresik hendak mencari solar di daerah Lamongan. Sebab semua SPBU di kawasan Gresik telah habis untuk BBM jenis Solar bersubsidi. "Jika ada, terpaksa pihak SPBU membatasi pembelian hanya Rp 100 ribu untuk semua kendaraan roda empat," kata Manaf.

Para sopir terpaksa menghentikan kendaraan karena BBM sudah habis. Apalagi saat ini solar didapat di hampir SPBU di kawasan Jalur Poros Pantura Lamongan Babat. (pul/vd:yan)

Berita Terkait

Dua Ratus Lebih Calon Penumpang Kapal Terlantar Gara-Gara Kelangkaan Solar

Kepala Dinas Perdagangan Bojonegoro Tanggapi Kelangkaan Solar

Pertamina Jamin Pasokan BBM Natal Tahun Baru Aman

Sejumlah SPBU di Probolinggo Masih Kosong Stok Solar dan Premium
Berita Terpopuler
Karbak TNI, Santri Mendapatkan Pelajaran Kedisiplinan dan Budidaya Udang Vaname
Peristiwa  11 jam

Selain di Ngawi, Warga Madiun Juga Jadi Korban Sasaran Peredaran Upal
Peristiwa  10 jam

Ribuan Warga di 18 Desa Menunda Menerima Bansos Pertanian
Peristiwa  8 jam

Kepergok Curi Motor Diwilayah Pakisaji, Warga Lowokwaru Jadi Amukan Massa
Malang Raya  6 jam



Cuplikan Berita
Janji Datangkan Samurai 500 M, Korban Justru Tertipu Rp 18 M
Pojok Pitu

Diduga Akibat Puntung Rokok Dibuang Sembarangan, Savana Kawah Wurung Terbakar
Pojok Pitu

Hingga Malam Hari Bukit Bentar Terbakar, Petugas Masih Lakukan Pemadaman Manual
Jatim Awan

Kebakaran Gudang Margomulyo, Tiga Isi Gudang Ludes Dilalap Api
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber