Berita Terbaru :
Patroli Skala Besar, Petugas Gabungan Sisir Warga Tak Pakai Masker
Menganggur, Seorang Pria Nekat Curi Sepeda
DPRD Surabaya Sayangkan Kebijakan Wajib Rapid Tes Terlalu Mendadak
Berkunjung ke Rumah Ibadat Wajib Patuhi Protokol Kesehatan
Percepatan Penyidikan Pembakaran Mobil Via Vallen, Pelaku Pije Masih Ditahan
Sempat Diburu, 3 Pelaku Tik-Tok di Jembatan Suramadu Akhirnya Diamankan Polisi
Sehari 100 Perawat Terpapar Covid, Surabaya dan Sidoarjo Paling Banyak
Begini Kata Gubernur tentang Wacana Pasien Covid-19 Dipindah ke Pulau Galang
Pusat UTBK di Surabaya Sediakan Rapid Test Gratis Sebelum Ujian
Guru dan Siswa SMK Buat Mobil Listrik Untuk Pelaku UMKM
Golkar Akan Definitifkan Calon di 9 Kabupaten Kota
Rumah Sakit Surabaya Mulai Adakan Rapid Test Untuk Peserta UTBK SBMPTN
Adik Via Vallen Lapor Pencemaran Nama Baik di Medsos
Antisipasi Konflik, Bupati Lumajang Cek Jalan Tambang
Empat Rumah Ludes Terbakar Akibat Arus Pendek Listrik
   

Bayi Kembar Siam Asal Kendari Akhirnya Pulang
Kesehatan  Jum'at, 15-11-2019 | 10:42 wib
Reporter : Atiqoh Hasan
Bayi kembar siam ke-99 asal Kendari, Aqila-Azila akhirnya diperbolehkan pulang ke daerah asalnya. Melihat kondisi keduanya terus stabil dan menunjukkan peningkatan, termasuk berat badan yang sudah mencapai 11,5 kilogram. Foto Tika
Surabaya pojokpitu.com, Bayi kembar siam thoracoabdominophagus, dempet dada dan perut, Aqila-Azila Jumat (15/11) pagi diperbolehkan pulang ke Kendari. Sebelumnya Aqila-Azila menjalani operasi pemisahan pada 14 Agustus lalu, dan menjalani perawatan selama 3 bulan.

Kondisi keduanya pun berangsur stabil. Baik Aqila maupun Azila, yang sebelumnya memiliki luka pada bagian dada lebih lebar, mengakibatkan harus menjalani operasi kedua.

Saat ini, Aqila bahkan sudah bisa berdiri meskipun dari segi kemampuan berbahasa masih kurang. Sedangkan Azila tak jauh berbeda. Namun karena memiliki kelainan pada saluran pencernaan, tim dokter memberikan perhatian khusus. Azila harus diusahakan untuk buang air besar setiap hari, agar tidak mengalami makro kolon, atau pembesaran pada usus besar. Ibunya pun dilatih untuk bisa merawat Azila saat buang air besar karena memerlukan teknik tertentu.

Menurut Joni Wahyuhadi, Direktur Utama RSUD dr Soetomo, karena kondisi dinilai terus membaik itulah, Pemerintah Provinsi Jawa Timur akhirnya menyerahkan bayi Aqila-Azila pada Pemerintah Kota Kendari. Agar tetap dalam pemantauan tim medis. Begitu pula tim dokter kembar siam RSUD dr Soetomo tetap memantau perkembangan keduanya.

"Tim dokter kembar siam meminta agar perawatan Azila lebih hati-hati. Terlebih pada bagian dada yang tidak boleh mendapatkan tekanan. Sehingga tidak sembarang orang boleh menggendong," kata Joni Wahyuhadi.

Tim dokter akan terus memantau perkembangan bayi Aqila-Azila yang kini berusia 19 bulan, sampai nanti berusia 18 tahun. (pul/vd:yan)

Berita Terkait

Bayi Kembar Siam Asal Kendari Akhirnya Pulang

Alhamdulillah, 3 Bayi Kembar Lahir di RSU Aisyiyah Ponorogo dengan Selamat

Kepulangan Bayi Kembar Siam Tunggu Aqila Sehat

Gubernur Khofifah Jenguk Bayi Kembar Siam Asal Kendari
Berita Terpopuler
Curi Bawang Merah, Pelaku Dimassa dan Motor Dibakar
Peristiwa  7 jam

Kembali Dibuka, Tempat Wisata di Blitar Terapkan Protokol Kesehatan
Mlaku - Mlaku  21 jam

Tugu Polisi Monumen Perjuangan Polri Karesidenan Besuki Akan Direnovasi
Tempo Doeloe  20 jam

Hama Ulat Mulai Serang Tanaman Jagung
Ekonomi Dan Bisnis  18 jam



Cuplikan Berita
Dua Kadis Terpapar Covid-19, Kantor Terpaksa Dilockdown
Pojok Pitu

Pemkot Surabaya Tepis Isu Pemecatan Kadis DKRTH Surabaya
Pojok Pitu

Diserang Tikus, Petani Ponorogo Resah
Jatim Awan

Rumah Pegawai Lapas Mojokerto Jadi Sasaran Pelemparan Bom Molotov
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber