Berita Terbaru :
Kerajinan Kulit Handmade, Apik dan Awet
Patroli Skala Besar, Petugas Gabungan Sisir Warga Tak Pakai Masker
Menganggur, Seorang Pria Nekat Curi Sepeda
DPRD Surabaya Sayangkan Kebijakan Wajib Rapid Tes Terlalu Mendadak
Berkunjung ke Rumah Ibadat Wajib Patuhi Protokol Kesehatan
Percepatan Penyidikan Pembakaran Mobil Via Vallen, Pelaku Pije Masih Ditahan
Sempat Diburu, 3 Pelaku Tik-Tok di Jembatan Suramadu Akhirnya Diamankan Polisi
Sehari 100 Perawat Terpapar Covid, Surabaya dan Sidoarjo Paling Banyak
Begini Kata Gubernur tentang Wacana Pasien Covid-19 Dipindah ke Pulau Galang
Pusat UTBK di Surabaya Sediakan Rapid Test Gratis Sebelum Ujian
Guru dan Siswa SMK Buat Mobil Listrik Untuk Pelaku UMKM
Golkar Akan Definitifkan Calon di 9 Kabupaten Kota
Rumah Sakit Surabaya Mulai Adakan Rapid Test Untuk Peserta UTBK SBMPTN
Adik Via Vallen Lapor Pencemaran Nama Baik di Medsos
Antisipasi Konflik, Bupati Lumajang Cek Jalan Tambang
   

Pemprov Jatim Lempar Handuk ke Pemkot Terkait GBT
Sepak Bola  Jum'at, 15-11-2019 | 10:35 wib
Reporter : Ambari Taufiq
Foto dok pojokpitu.com
Surabaya pojokpitu.com, Beda pendapat antara Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur (Jatim) dan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya perihal tuan rumah FIFA World Cup U20 tahun 2021, Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya, usai sudah. Setelah Pemprov mulai mendukung. Seperti yang dikatakan oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Jatim, Supratomo, Kamis (14/11)

"Intinya, kami mendukung Surabaya menjadi Venue Piala Dunia U20. Kemarin itu hanya mis komunikasi saja," kata Supratomo.

Sementara, pihak KONI Jatim, yang diwakili oleh Ketua Umumnya, Erlangga Satriagung menjelaskan, bahwa Pemprov pastinya ingin sekali membantu Pemkot Surabaya, agar bisa terpilih menjadi Venue.

"Pemprov ini ingin membantu, khususnya dalam persiapan Venue tuan rumah Piala Dunia U-20. Enggak ada tujuan buruk seperti menggagalkan GBT jadi Venue," ungkap Erlangga.

Erlangga menambahkan, bahwa Gubernur Khofifah Indar Parawansa, sangat antusias, mengetahui Jawa Timur terpilih menjadi Venue.

"Pemprov dan Bu Gubernur ini ingin membantu, apakah itu masalah akses, atau aroma, kan masalah aroma bisa teratasi, kan ada teknologi yang canggih," imbuhnya.

Jikalau memang nantinya Pemkot Surabaya membutuhkan bantuan, maka Pemprov Jatim pasti pasang badan terlebih dahulu.

"Ada hal yang sangat penting, embuh yok opo carane Suroboyo tetap (tidak tahu bagaimana Surabaya tetap) menjadi Venue. Gubernur mendukung, dan masih konsisten seperti itu," tandasnya.

Sebelumnya, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, sempat mengajukan beberapa lokasi Venue FIFA World Cup U20 untuk menggantikan GBT jika tidak siap. Bahkan ia sempat mengatakan permasalahan bau sampah Benowo sampai ke dalam Stadion. Namun hal tersebut sudah usai, dan Pemprov Jatim mendukung penuh Pemkot Surabaya. (pul)

Berita Terkait

Resmi, Gelora GBT Surabaya Jadi Veneu Piala Dunia U 20

Waspada Penyimpangan Orientasi Seksual Pada Anak

Polda Jatim Kembali Tangkap Anggota Igata Cabuli Anak

Begini Komentar Ketua Umum PSSI Soal Tuan Rumah Piala Dunia U-20
Berita Terpopuler
Curi Bawang Merah, Pelaku Dimassa dan Motor Dibakar
Peristiwa  9 jam

Kembali Dibuka, Tempat Wisata di Blitar Terapkan Protokol Kesehatan
Mlaku - Mlaku  23 jam

Tugu Polisi Monumen Perjuangan Polri Karesidenan Besuki Akan Direnovasi
Tempo Doeloe  22 jam

Hama Ulat Mulai Serang Tanaman Jagung
Ekonomi Dan Bisnis  20 jam



Cuplikan Berita
Dua Kadis Terpapar Covid-19, Kantor Terpaksa Dilockdown
Pojok Pitu

Pemkot Surabaya Tepis Isu Pemecatan Kadis DKRTH Surabaya
Pojok Pitu

Diserang Tikus, Petani Ponorogo Resah
Jatim Awan

Rumah Pegawai Lapas Mojokerto Jadi Sasaran Pelemparan Bom Molotov
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber