Berita Terbaru :
Pembelajaran Tata Surya Melalui Augmented Reality
Nokia C1, Hp Di Bawah 1 Juta Yang Oke
Bos Facebook Pilih Smartphone Ini Ketimbang Iphone
Mobil Wuling Ludes Terbakar di Tol Gempol-Pandaan
Kecanduan Pil Koplo, Seorang Anak Nekat Aniaya Kedua Orang Tuanya
Masih Banyak Warga Terjaring Razia Yustisi
Bupati Madiun Beranikan Diri Senam Bareng Pasien Positif Covid
Petugas Tertibkan Ribuan Alat Peraga Kampanye Liar
Razia Protokol Kesehatan,Tak Pakai Masker 120 Warga Dibawa ke Pengadilan Negeri
Marak Sumur Pompa Untuk Pertanian, Krisis Air Bersih di Ngawi Meluas
Menteri Desa PDTT Lounching Wisata Desa Dalam Upaya Membangkitkan Perekonomian Warga
Polije Bantu Peternak Alat Tetas Telur Otomatis
Pantai Tlangoh, Curi Perhatian Wisatawan
Dua Dara Berhijab Sulap Telenan Kayu Menjadi Sovenir Telenan Lukis Nan Cantik
Warga Kediri Memilih Berkebun Dengan Menanam Bunga Saat Pandemi Covid 19
   

Dibawah Pengaruh Miras, Bapak Anak Kompak Keroyok Satpam Pasar Dampit
Malang Raya  Jum'at, 15-11-2019 | 01:07 wib
Reporter : Khaerul Anwar
Malang pojokpitu.com, Entah apa yang merasuki bapak dan anak asal Kecamatan Ampel Gading, yang tega mengeroyok seorang satpam yang masih mantan kakak ipar.

Pelaku Sutarmin Priyanto (54) dan Ekta Agus Devia (23) bapak dan anak asal Desa Argoyuwono, Kecamatan Ampel Gading, Kabupaten Malang harus berurusan dengan Reskrim Polsek Dampit. Kedua pelaku melakukan pengeroyokan terhadap korbannya, Rusbi yang merupakan Satpam Pasar Dampit. 

Kasus berawal saat kepengurusan surat nikah yang hilang guna mengurus perceraian pelaku Sutarmin Priyanto. Saat Istri pelaku diantarkan korban Rusbi kakaknya ke wilayah Desa Argoyuwono, ternyata langsung pulang ke rumahnya wilayah Dampit.

Pelaku merasa tersinggung, sebab sudah tidak mau mampir ke rumahnya di Argoyuwono. Maka sambil mabuk miras, bapak anak mendatangi korban Rusbi di Pasar Dampit. Pelaku langsung meneroyok Rusbi hingga memar dan bengkak di paha. Korban yang tidak terima kemudian melapor ke Polsek Dampit. Tidak lama kemudian, kedua pelaku diamankan polisi di rumahnya.

Menurut Ipda Imam Arifin, Kanit Reskrim Polsek Dampit, atas perbuatannya, pelaku diganjar dengan pasal 170 KUHP tentang penganiayaan yang dilakukan bersama-sama di tempat umum, ancamannya hingga 5 tahun kurungan penjara. (pul)

Berita Terkait

Kantongi 14 Nama, Polisi Minta Pelaku Penganiayaan Menyerahkan Diri

Kakak Beradik Curi Motor, Bapak Tewas Dikeroyok Massa

Polsek Sukolilo Tangkap 1 DPO Pengeroyokan di Medokan, 2 DPO Masih Buron

Aremania Diduga Sweeping Plat L dan Keroyok Korban, 8 Pelaku Dicokok
Berita Terpopuler
Sulap Limbah Popok Bayi Jadi Pot Bunga yang Indah
Life Style  14 jam

Dua Dara Berhijab Sulap Telenan Kayu Menjadi Sovenir Telenan Lukis Nan Cantik
Life Style  12 jam

Warga Kediri Memilih Berkebun Dengan Menanam Bunga Saat Pandemi Covid 19
Life Style  13 jam

Marak Sumur Pompa Untuk Pertanian, Krisis Air Bersih di Ngawi Meluas
Peristiwa  8 jam



Cuplikan Berita
Janji Datangkan Samurai 500 M, Korban Justru Tertipu Rp 18 M
Pojok Pitu

Diduga Akibat Puntung Rokok Dibuang Sembarangan, Savana Kawah Wurung Terbakar
Pojok Pitu

Hingga Malam Hari Bukit Bentar Terbakar, Petugas Masih Lakukan Pemadaman Manual
Jatim Awan

Kebakaran Gudang Margomulyo, Tiga Isi Gudang Ludes Dilalap Api
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber