Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Peristiwa 

Sebanyak 11.141 Keluarga Nunggak Iuran BPJS Kesehatan, Total Mencapai Rp 17,2 Milyar
Jum'at, 15-11-2019 | 00:15 wib
Oleh : Avrizal Ilmi
Bojonegoro pojokpitu.com, Lebih dari 11 ribu keluarga di Bojonegoro, nunggak iuran BPJS kesehatan, keluarga yang menungga merata di semua kelas baik kelas satu dua maupun kelas tiga.

Total iuran yang belum dibayar mencapai Rp 17,2 milyar, kenaikan iuran mencapai 100 persen pada tahun 2020, dikhawatirkan semakin menambah banyak warga yang tidak mau membayar iuran. 

Meski kenaikan iuran BPJS Kesehatan masih berlaku pada tahun 2020 mendatang, namun di daerah masih banyak warga yang menunggak atau enggan membayar iuran BPJS Kesehatan, seperti di Kabupaten Bojonegoro.

Janoe Tegoeh Prasetijo, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Bojonegoro, mengatakan, data di kantor BPJS Kesehatan Cabang Bojonegoro, hingga saat ini tercatat ada lebih dari 11 ribu keluarga yang menunggak iuran.

"Keluarga yang menunggak merata di semua kelas,diantaranya kelas 1 ada 2.261 , keluarga , kelas dua ada 2.813 keluarga sedangkan kelas 3 ada 6.067 keluarga," kata Janoe Tegoeh.

Total iuran yang belum terbayar mencapai Rp 17,2 milyar, pihak BPJS mengaku sudah memperingatkan agar para peserta, yang rata-rata menunggak hingga 3 bulan ini untuk melakukan pembayaran melalui sambungan telefon.

Sementara, adanya pengumuman kenaikan iuran pada tahun 2020 direspon oleh para peserta BPJS di Bojonegoro, setiap hari ada puluhan warga yang mendatangi kantor bpjs untuk melakukan turun kelas, rata-rata mereka turun dari kelas satu ke kelas tiga. (yos)

Berita Terkait


Kunjungan Kemenkes,Tunggakan BPJS Sudah Dicairkan Rp 9,2 triliun

Layanan Overload, FKPI Usulkan Adanya Redistribusi BPJS

Tunggakan Klaim BPJS Kesehatan Tulungagung Capai Rp 119,7 Miliar

Tunggakan BPJS Capai Rp 50 Milyar, Pelayanan RSUD dr Iskak Tidak Terganggu


DPRD Sidak Kantor BPJS Kesehatan Saat Warga Antri

Begini Cara Menkes Dokter Terawan Mengatasi Defisit BPJS Kesehatan

Nodin Dibatalkan, Pemkot Madiun Hanya Evaluasi Program UHC BPJS Kesehatan

Tunggakan BPJS Kesehatan Cabang Madiun Rp 35,6 M ke Rumah Sakit

Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber