Berita Terbaru :
Mo Salah Memang Berhati Mulia, Ini Sedekah Terbarunya setelah Liverpool Juara
Gempar,Bayi Perempuan Dibuang di Teras Rumah Warga
46.334 Ribu Peserta UTBK Mulai Ujian Masuk PTN, Sempat Molor 15 Menit
Mendikbud Nadiem Ingin Kepsek dari Guru Penggerak, Indra Merasa Heran
Blitar Diguncang Gempa 5.3 Skala Richter
Konvesi PSI: Bacalon Wali Kota Surabaya Berdebat Seru soal Pasar Turi hingga PHK Massal
BPCB Jatim Mulai Uji Coba Eskavasi Situs Kumitir Jatirejo
Polisi Tangkap Pencuri Motor Lengkap Dengan 7 Hasil Curian
Inspektorat Terjunkan 4 Tim Kejar Kutu Dalam Program BPNT
Pasukan Garuda Indonesia Mampu Akhiri Peperangan Antar Suku di Kongo
Lima Bulan Terakhir Jumlah Penderita HIV/Aids Bojonegoro Mencapai 39 Orang
TMMD Tulungagung Terapkan Protokol Kesehatan Selama Masa Pandemi Covid-19
Inovasi Batako Berbahan Dasar Abu Sisa Pembakaran Sampah
Menkes Serahkan Santunan Rp 300 Juta Kepada Nakes Gugur Covid 19
BMKG Instal Alat WRS Untuk Pemantauan Gempa Bumi atau Tsunami
   

Serba Kekurangan, Penderita Polio Mulai Dapat Santunan
Kesehatan  Kamis, 14-11-2019 | 20:05 wib
Reporter : Saiful Mualimin
Sejumlah dermawan yang iba berdatangan untuk meringankan beban hidup keluarga miskin penderita polio.
Jombang pojokpitu.com, Saat peringatan Hari Kesehatan Nasional, HKN, seorang pemuda di Jombang masih bergulat dengan sakit polio sejak puluhan tahun. Seluruh aktifitas pemuda harus dibantu kedua orangtuanya. Mulai dari makan minum dan berjalan harus bergantung pada orang lain.

Bagi Edi Susanto (25) menderita polio sejak usia balita. Setiap harinya  Suarmi  sang ibu dengan sabar dan telaten merawat pemuda yang mengalami kelumpuhan sejak kecil. Warga Desa Katemas Kecamatan Kudu Jombang itu hanya bisa menggantungkan kehidupannya dari bantuan orang lain.

Berawal  dari sakit panas dan kejang, Edi divonis terserang penyakit polio.  Kaki  tangan hingga tubuh semakin mengecil dan tidak mampu menopang tubuhnya. Sejumlah syaraf di otak mengalami gangguan, hingga menyebabkan tidak bisa berbicara.

Sejumlah dermawan yang iba dan peduli terus berdatangan ingin membantu meringankan kebutuhannya. Setelah sebelumnya mendapatkan bantuan kursi roda, kini bantuan lain terus berdatangan. "Kami merasa prihatin dengan sakit menahun yang dialami Edi yang seharusnya menjadi tulang punggung keluarganya itu," kaya Nurrohmi Handayani salah satu dermawan.

Ngarman orangtua Edi mengatakan, sudah berusaha mencarikan obat. Namun belum mampu menyembuhkan. Keterbatasan ekonomi membuat keluarga itu menunggu uluran tangan dermawan untuk memenuhi kebutuhan sang anak. (pul)

Berita Terkait

Serba Kekurangan, Penderita Polio Mulai Dapat Santunan

Belasan Tahun Pemuda Penderita Polio Ingin Kursi Roda Akhirnya Tercapai

Cegah Polio dan Difteri, Ratusan Balita Divaksin

PIN Polio Juga Tersedia Bagi Pengunjung Bandara Juanda
Berita Terpopuler
Tradisi Nyadar, Ritual Penghormatan Petani Garam Digelar di Tengah Pandemi Covi...selanjutnya
Life Style  15 jam

BMKG Instal Alat WRS Untuk Pemantauan Gempa Bumi atau Tsunami
Peristiwa  14 jam

Menkes Serahkan Santunan Rp 300 Juta Kepada Nakes Gugur Covid 19
Kesehatan  13 jam

Inovasi Batako Berbahan Dasar Abu Sisa Pembakaran Sampah
Teknologi  12 jam



Cuplikan Berita
Dua Kadis Terpapar Covid-19, Kantor Terpaksa Dilockdown
Pojok Pitu

Pemkot Surabaya Tepis Isu Pemecatan Kadis DKRTH Surabaya
Pojok Pitu

Diserang Tikus, Petani Ponorogo Resah
Jatim Awan

Rumah Pegawai Lapas Mojokerto Jadi Sasaran Pelemparan Bom Molotov
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber