Berita Terbaru :
Pemkab Akan Rapid Tes Seluruh Santri Gontor
Pasar Lumbung Pangan Target Menjangkau Ke 28 Kabupaten Kota di Jatim
Wakapolda Cek Perkembangan Covid 19 di Ponpes Gontor
Selama 14 Hari Terakhir Angka Kesembuhan Mencapai 2.150
JTV Mendapatkan Penghargaan dari KPID
Tukang Sopir Dealer Meninggal Secara Mendadak Di Kamar Mandi
Lagi, Ponorogo Tambah 11 Kasus Covid 19
Makin Banyak Peserta UTBK Reaktif
Nasib Kader Pemantau Pasien Covid-19 Belum Terima Intensif 4 Bulan
Dituduh Hina Pengusaha, Bupati Lumajang Diperiksa Cyber Crime Polda Jatim
Kokohkan Ekonomi di Pandemi Covid, TNI, Polri Bangun Program Ketahanan Pangan
Satlantas Polresta Mojokerto Amankan Ratusan Motor Sport Dan Musnahkan Knalpot Brong
Penyaluran BLT DD Tunggu Bansos Pangan Kemensos Berakhir
Geram Dengan Ulah Nitizen, Idi Laporkan 5 Akun Media Sosial
Pemilik Mobil Misterius Merupakan Residivis Pengedar Narkoba
   

Jawa Timur Menyumbang 20 Persen Pertumbuhan Dagang di Dalam Negeri
Metropolis  Kamis, 14-11-2019 | 18:00 wib
Reporter : Ayul Anhdim
Surabaya pojokpitu.com, Perdagangan di dalam negeri memang sangat menjajikan dan mampu menyumbang pertumbuhan ekonomi terbesar di Indonesia. Maka dari itu, melalui misi dagang dalam negeri, diharapkan akan semakin meningkat perdagangan atar provinsi. Dalam misi dagang ini ditargetkan akan mendapatkan transaksi di atas Rp 600 milyar.

Pemerintah Provinsi Jawa Timur kembali mengekar misi dagang yang ketiga kalinya, kalo ini di gelar di kota surabaya dengan di gadiri 26 provinsi diseluruh Indonesia.

Perdagangan antar provinsi cukup tinggi di Jawa Timur, dengan menyumbang pdrb 18 persen dengan pertumbuhan 6 persen di atas rata-rata nasional dan 20 persen disumbang dari Jawa Timur.

Drajat Irawan,Kadisperindag Jatim, mengatakan, dalam misi dagang ini tidak hanya mencari keuntungan namun bertujuan mempertemukan penjual dan pedagang dari beberapa provinsi, dengan agar prodak prodak dari Jatim semakin dikenal juga menjaring pelaku usaha, disamping itu juga mencari subtitusi impor.

Dalam misi dagang yang digelar tahun ini terus mengalami peningkatan, misi dagang di makassar terdapat trandaksi Rp 268 milyar, di Kota Surabaya Rp 708 milyar dan di Lombok Rp 608 milyar, sedangkam untuk misi dagang hari ini ditargetkan mencapai Rp 700 milyar.

Dalam misi dagang hari ini dihadiri 77 pengusaha dari Pemprov Jatim dan 76 pengusaha dari 26 provinsi di Indonesia. (yos)

Berita Terkait

Jawa Timur Menyumbang 20 Persen Pertumbuhan Dagang di Dalam Negeri

Neraca Dagang Surplus, Jatim Siap Hadapi Pasar Bebas
Berita Terpopuler
Pemancing Tersangkut Karang, Lalu Digulung Ombak
Malang Raya  6 jam

Pemkab Bondowoso Akan Bangun Rumah Janda Tua Makan Daun Talas
Rehat  6 jam

Ini Patut Menjadi Perhatian, Biker Tewas Dilindas Truk
Peristiwa  6 jam

Selama Pandemi Corona Sudah 5 Nakes Sidoarjo Meninggal Dunia
Kesehatan  6 jam



Cuplikan Berita
Viral Hasil Tes Rapid Peserta UTBK Berubah
Pojok Pitu

Dokter dan Satpam Postif Covid 19, Puskesmas Wates Mojokerto Ditutup Sementara
Pojok Pitu

Delapan Terkena Corona, Membuat Ribuan Karyawan PT KTI Diliburkan
Jatim Awan

Ternyata Satu Tersangka Pengambilan Paksa Jenazah Positif Covid 19
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber