Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Malang Raya 

Lakukan Pemerasan Untuk Selesaikan Sengketa Tanah, Kades Ditangkap Polres Malang
Kamis, 14-11-2019 | 17:23 wib
Oleh : Khaerul Anwar
Malang pojokpitu.com, Seorang Kepala Desa Ngadireso, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang harus berurusan dengan hukum, setelah melakukan aksi pemerasan kepada warga yang memiliki kasus sengketa tanah. Warga tersebut dimintai uang sebesar Rp 60 juta untuk bisa menyelesaikan kasus tanahnya. Namun ia hanya bersedia memberikan Rp 20 juta, dan ia juga melaporkan kepada Unit Tipidkor Satreskrim Polres Malang, hingga terduga Kades Ngadireso tertangkap tangan membawa uang hasil pemerasan di dalam jok motornya.

Mugiono (50) warga Ngadireso, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang, yang berprofesi sebagai kepala desa dan harus diamankan Unit Tipidkor Satreskrim Polres Malang.

"Kades Mugiono diamankan lantaran melakukan tindak pemerasan untuk menyelesaikan kasus sengketa, dengan melibatkan dua orang sebagai mediator dan kades mematok harga Rp 60 juta untuk bisa menyelesaikan kasus tersebut," kata AKP Tiksnarto Andaru Rahutomo, Kasat Reskrim Polres Malang.

Mediator yang menyampaikan kepada korbannya, keberatan dengan permintaan uang sebesar Rp 60 juta. Melalui tawar menawar dengan oknum Kades Ngadireso, kemudian disepakati uang sebesar Rp 20 juta.

Saat itu, korban sudah berkoordinasi terlebih dahulu dengan kepolisian, hingga petugas menunggu dan mendapati kades tengah menerima uang tersebut, dan dimasukkan kedalam jok motornya.

Kades Mugiono yang membawa uang sebesar Rp 20 juta lantas ditangkap petugas Unit Tipidkor Satreskrim Polres Malang, dengan barang bukti uang, motor dan ponsel.

Kini, kades yang sudah menjabat selama 3 periode sejak 2007 ini harus mempertanggung jawabkan perbuatannya di hadapan penyidik Unit Tipidkor Satreskrim Polres Malang, dengan perbuatannya yang dilarang oleh negara tersebut.

Atas perbuatannya, terduga Kades Ngadireso dijerat dengan pasal 12 huruf e dan atau pasal 11 Undang-Undang RI nomor 31 tahun 1999, tentang tindak pidana pemberantasan korupsi, dengan ancaman 15 tahun kurungan penjara.(end)

Berita Terkait


Seorang Janda Menangis Mendatangi Pengadilan dan Bupati Mohon Keadilan

Hakim Sidang di Lokasi Sengketa Pembebasan Tanah Jalan Raya Wiyung

Hakim Gelar Sidang di Lokasi Perkara Nenek Gugat Keponakan

Lakukan Pemerasan Untuk Selesaikan Sengketa Tanah, Kades Ditangkap Polres Malang


Kasus Sengketa Tanah Antara Vihara Dharma Jaya Dengan Warga

Sidang Sengketa Tanah di Pintu Masuk Bandara Harun Thohir Mulai Disidangkan

Dipicu Sengketa Tanah, Seorang Warga Ponorogo Aniaya Tetangga Hingga Tewas

Ratusan Warga Demo Pengadilan, Kawal Sidang Sengketa Tanah
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber