Berita Terbaru :
Cendikiawan NU Dukung Kementan Kembangkan Antivirus Eucalyptus
Puluhan Peserta UTBK Rapid Test di Lokasi Ujian
Mo Salah Memang Berhati Mulia, Ini Sedekah Terbarunya setelah Liverpool Juara
Gempar,Bayi Perempuan Dibuang di Teras Rumah Warga
46.334 Ribu Peserta UTBK Mulai Ujian Masuk PTN, Sempat Molor 15 Menit
Mendikbud Nadiem Ingin Kepsek dari Guru Penggerak, Indra Merasa Heran
Blitar Diguncang Gempa 5.3 Skala Richter
Konvesi PSI: Bacalon Wali Kota Surabaya Berdebat Seru soal Pasar Turi hingga PHK Massal
BPCB Jatim Mulai Uji Coba Eskavasi Situs Kumitir Jatirejo
Polisi Tangkap Pencuri Motor Lengkap Dengan 7 Hasil Curian
Inspektorat Terjunkan 4 Tim Kejar Kutu Dalam Program BPNT
Pasukan Garuda Indonesia Mampu Akhiri Peperangan Antar Suku di Kongo
Lima Bulan Terakhir Jumlah Penderita HIV/Aids Bojonegoro Mencapai 39 Orang
TMMD Tulungagung Terapkan Protokol Kesehatan Selama Masa Pandemi Covid-19
Inovasi Batako Berbahan Dasar Abu Sisa Pembakaran Sampah
   

Solar Langka di Jalur Poros Pantura Lamongan Babat
Pantura  Kamis, 14-11-2019 | 14:23 wib
Reporter : Zulkifli Zakaria
Lamongan pojokpitu.com, Ketersedian Bahan Bakar Minyak (BBM) untuk jensi solar di Jalur Poros Pantura Lamongan Babat, sudah hampir tiga minggu ini mengalami kelangkaan. Bahkan tak jarang SPBU yang berada disepanajng jalur poros Pantura Lamongan Babat ini terpaksa dipenuhi oleh kendaraan jenis truk.

Banyaknya kendaraan yang terpaksa parkir di depan halaman-halaman SPBU di kawasan jalur poros Pantura Lamongan Babat ini, dikarenakan telah kehabisan solar. Para sopir terpaksa memakirkan kendaraannya di depan halaman SPBU sambil menunggu kedatangan truk Pertamina.

Andik, salah satu sopir truk yang berasal dari Tuban, mengkaui kalau sejak melintas di jalur poros pantura, mulai dari Babat hingga Lamongan, hampir semua SPBU ini kosng untuk jenis solar.

Sementara itu menurut Muflid petugas spbu, mengakui kalau sudah hampior tiga minggu terakhir ini untuk BBM jenis solar diakui kalau sering kossong, dan jatah dari pihak pertamina sendiri juga di kurangi.

Bahkan yang biasa nya setiap kali pengiriman BBM jenis solar ke SPBU ini dikirim 16 ribu liter, namun untuk saat ini hanya dijatah delapan ribu liter. Itu pun tidak setiap hari dikirim.

Selain itu juga ada beberapa SPBU di Lamongan yang terpaksa membatasi penjualan SPBU ini ke pihak konsumen. Dengnan pembatasan penjualan 3 ribu untuk kendaraan roda empat. Hal ini dilakukan untuk pemerataan penjualan. (yos)



Berita Terkait

Dua Ratus Lebih Calon Penumpang Kapal Terlantar Gara-Gara Kelangkaan Solar

Kepala Dinas Perdagangan Bojonegoro Tanggapi Kelangkaan Solar

Pertamina Jamin Pasokan BBM Natal Tahun Baru Aman

Sejumlah SPBU di Probolinggo Masih Kosong Stok Solar dan Premium
Berita Terpopuler
Gempar,Bayi Perempuan Dibuang di Teras Rumah Warga
Peristiwa  2 jam

Tradisi Nyadar, Ritual Penghormatan Petani Garam Digelar di Tengah Pandemi Covi...selanjutnya
Life Style  16 jam

BMKG Instal Alat WRS Untuk Pemantauan Gempa Bumi atau Tsunami
Peristiwa  15 jam

Menkes Serahkan Santunan Rp 300 Juta Kepada Nakes Gugur Covid 19
Kesehatan  14 jam



Cuplikan Berita
Dua Kadis Terpapar Covid-19, Kantor Terpaksa Dilockdown
Pojok Pitu

Pemkot Surabaya Tepis Isu Pemecatan Kadis DKRTH Surabaya
Pojok Pitu

Diserang Tikus, Petani Ponorogo Resah
Jatim Awan

Rumah Pegawai Lapas Mojokerto Jadi Sasaran Pelemparan Bom Molotov
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber